Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

HAMBATAN MASYARAKAT DALAM PENGURUSAN SERTIFIKAT TANAH DI DESA SIMBANGU KECAMATAN ANGATA KABUPATEN KONAWE SELATAN

SELAMI IPS · Vol. 13 No. 2 (2020) · pp. 173–181

DOI
10.36709/selami.v13i2.14305
ISSN
2745-6501, 1410-2323
Published
2020-09-27
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan, (2) untuk mengetahui upaya yang dilakukan kepala desa dalam menangani sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan masyarakat di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Teknik pengumpulan data yakni (1) Wawancara mendalam (Indepth Interview), (2) Dokumentasi. Responden dalam penelitian ini diperoleh dari 8 orang masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah. Sedangkan informan dalam penelitian ini yaitu 1 orang Kepala Desa, 1 orang Kepala Kantor PertanahanKonawe Selatan dan 4 orang Kepala Dusun. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yaitu memberikan gambaran/deskripsi mengenai hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan yaitu mahal, ketidaktahuan masyarakat tentang prosedur pendaftaran tanah, dan ketidakmauan masyarakat untuk mendaftarkan tanahnya karena prosesnya yang rumit.(2) Upaya yang dilakukan kepala desa dalam menangani sertifikat tanah pemukiman di Desa Simbangu adalah dengan menyelenggarakan program Ptsl (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), sedangkan upaya yang dilakukan Kepala Desa dalam menangani sertifikat tanah perkebunan masyarakat di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan ialah dengan mengusulkan Prona (Program Proyek Operasional Agraria).

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 96 co-authorship links · 7 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Islam Negeri Mataram
  • National Research and Innovation Agency
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Makmur KambolongUniversitas Halu Oleo5
Syahri Nehru HusainAffiliation unknown3
Sartono SartonoUniversitas Halu Oleo2
La Ode AslimUniversitas Halu Oleo2
Abdul Halim MomoAffiliation unknown2
Yudhystira ArdinugrahaAffiliation unknown2
Samiruddin T Samiruddin TAffiliation unknown2
Wa Ode ReniAffiliation unknown2
Syahbuddin SyahbuddinAffiliation unknown2
Bahtiar BahtiarUniversitas Islam Negeri Mataram1
Mayang MartriaAffiliation unknown1
Kalsum KalsumAffiliation unknown1
Azwar AzwarUniversitas Halu Oleo1
Suriyani BBUniversitas Halu Oleo1
Andi Audia WardanaAffiliation unknown1
Muh Najib HusainAffiliation unknown1
Muh NasirUniversitas Halu Oleo1
Isra IsraAffiliation unknown1
Taufik TaufikNational Research and Innovation Agency1
Liwaul LiwaulUniversitas Halu Oleo1
Jopang JopangUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhammad ElwanAffiliation unknown1
Erni QomariyahAffiliation unknown1
Rahman RahmanAffiliation unknown1
Rinding RindingAffiliation unknown1
Syamsul AlamAffiliation unknown1
Syafril AlrasidAffiliation unknown1
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo1
Justawan JustawanAffiliation unknown1
Wa Ode Kembar Sari WidyaningsiAffiliation unknown1
Muhammad Aswar LimiUniversitas Halu Oleo1
Abdi AbdiUniversitas Halu Oleo1
Anwar AnwarAffiliation unknown1
Hasmira HasmiraAffiliation unknown1
Wa Fiana Wa FianaAffiliation unknown1
Rifai NurAffiliation unknown1
Neli NeliAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/selami/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HAMBATAN MASYARAKAT DALAM PENGURUSAN SERTIFIKAT TANAH DI DESA SIMBANGU KECAMATAN ANGATA KABUPATEN KONAWE SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Agustina, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Karsadi, Karsadi</dc:creator>
	<dc:creator>Yusuf, Muh</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hambatan; Sertifikat Tanah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan, (2) untuk mengetahui upaya yang dilakukan kepala desa dalam menangani sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan masyarakat di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Teknik pengumpulan data yakni (1) Wawancara mendalam (Indepth Interview), (2) Dokumentasi. Responden dalam penelitian ini diperoleh dari 8 orang masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah. Sedangkan informan dalam penelitian ini yaitu 1 orang Kepala Desa, 1 orang Kepala Kantor PertanahanKonawe Selatan dan 4 orang Kepala Dusun. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yaitu memberikan gambaran/deskripsi mengenai hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan yaitu mahal, ketidaktahuan masyarakat tentang prosedur pendaftaran tanah, dan ketidakmauan masyarakat untuk mendaftarkan tanahnya karena prosesnya yang rumit.(2) Upaya yang dilakukan kepala desa dalam menangani sertifikat tanah pemukiman di Desa Simbangu adalah dengan menyelenggarakan program Ptsl (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), sedangkan upaya yang dilakukan Kepala Desa dalam menangani sertifikat tanah perkebunan masyarakat di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan ialah dengan mengusulkan Prona (Program Proyek Operasional Agraria). </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-09-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/selami/article/view/14305</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/selami.v13i2.14305</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">SELAMI IPS; Vol 13, No 2 (2020): Selami IPS; 173-181</dc:source>
	<dc:source>2745-6501</dc:source>
	<dc:source>1410-2323</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/selami/article/view/14305/9905</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Selami IPS</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>