Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

TRADISI KAMOMOOSE PADA MASYARAKAT GU DI KECAMATAN LAKUDO KABUPATEN BUTON TENGAH

SELAMI IPS · Vol. 2 No. 46 (2017)

DOI
10.36709/selami.v2i46.8519
ISSN
2745-6501, 1410-2323
Published
2017-12-19
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Abstrak: Manusia dalam kehidupannya selalu membutuhkan orang lain, begitupun antara laki-laki dan perempuan yang telah memasuki usia dewasa dan telah memenuhi ketentuan hukumnya, lazimnya ini disebut pernikahan, namun sebelum pada tahap pernikahan pada masyarakat lokal terdapat tahapan yang unik yaitu tahapan pemilihan pasangan atau jodoh. Realitas tersebut terdapat pada masyarakat Gu di Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah yang disebut dengan istilah kamomoose, namun dengan seiring perkembangan kehidupan manusia yang selalu dipengaruhi oleh perkembangan zaman menyebabkan tradisi ini mengalami pergeseran tujuan dan alat pelaksanaannya. Namun demikian tradisi ini masih tetap hidup dan dilestarikan dikalangan masyarakat lokal, denganberbagai upaya yang dilakuakan agar tetap eksis ditengah perkembangan zaman.Kata Kunci: Tradisi Kamomoose, dan pencarian jodoh pada Masyarakat Gu Lakudo

Collaboration network of the authors

40 authors · 78 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Abdul Halim MomoAffiliation unknown3
La IruAffiliation unknown2
Nerlin NerlinAffiliation unknown2
Salimin AAffiliation unknown2
La Ode DzakirUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Al Tafakur La OdeUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Hariono HarionoUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Haerul PurnamaUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Salim SalimUniversitas Halu Oleo1
Darnawati DarnawatiUniversitas Halu Oleo1
Jamiludin JamiludinUniversitas Halu Oleo1
La BatiaUniversitas Halu Oleo1
La Ode JuhardinAffiliation unknown1
Siti HanadiraAffiliation unknown1
Wa Ode HijrahAffiliation unknown1
Risnawati WaleleiAffiliation unknown1
Harpian HarpianAffiliation unknown1
Samiruddin T Samiruddin TAffiliation unknown1
Anggraeni AnggraeniAffiliation unknown1
Andriani AndrianiUniversitas Halu Oleo1
Andi Syahrir PAffiliation unknown1
Abdul SyabanAffiliation unknown1
Santi SantiAffiliation unknown1
La Iru La IruAffiliation unknown1
Riska DefianaAffiliation unknown1
Ridwan RidwanUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry1
Desy H SadirAffiliation unknown1
Hamuni HamuniAffiliation unknown1
Adi IndrawanAffiliation unknown1
arjun sulaniAffiliation unknown1
Rayon AlimranAffiliation unknown1
Rosmawaty RosmawatyAffiliation unknown1
Anas NikoyanUniversitas Halu Oleo1
Neviaty p. ZamaniAffiliation unknown1
Lalang LalangAffiliation unknown1
Jamaluddin JamaluddinAffiliation unknown1
Fercee PrimulaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/selami/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TRADISI KAMOMOOSE PADA MASYARAKAT GU DI KECAMATAN LAKUDO KABUPATEN BUTON TENGAH</dc:title>
	<dc:creator>Riska, Riska</dc:creator>
	<dc:creator>Irawaty, Irawaty</dc:creator>
	<dc:creator>Asuru, Arsidik</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Manusia dalam kehidupannya selalu membutuhkan orang lain, begitupun antara laki-laki dan perempuan yang telah memasuki usia dewasa dan telah memenuhi ketentuan hukumnya, lazimnya ini disebut pernikahan, namun sebelum pada tahap pernikahan pada masyarakat lokal terdapat tahapan yang unik yaitu tahapan pemilihan pasangan atau jodoh. Realitas tersebut terdapat pada masyarakat Gu di Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah yang disebut dengan istilah kamomoose, namun dengan seiring perkembangan kehidupan manusia yang selalu dipengaruhi oleh perkembangan zaman menyebabkan tradisi ini mengalami pergeseran tujuan dan alat pelaksanaannya. Namun demikian tradisi ini masih tetap hidup dan dilestarikan dikalangan masyarakat lokal, denganberbagai upaya yang dilakuakan agar tetap eksis ditengah perkembangan zaman.Kata Kunci: Tradisi Kamomoose, dan pencarian jodoh pada Masyarakat Gu Lakudo</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/selami/article/view/8519</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/selami.v2i46.8519</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">SELAMI IPS; Vol 2, No 46 (2017): Selami IPS</dc:source>
	<dc:source>2745-6501</dc:source>
	<dc:source>1410-2323</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/selami/article/view/8519/6220</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 SELAMI</dc:rights>
</oai_dc:dc>