Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Pengembangan Komoditas Unggulan Sub Sektor Hortikultura Di Kabupaten Konawe

Jurnal Perencanaan Wilayah · Vol. 6 No. 1 (2021) · pp. 46–58

DOI
10.33772/jpw.v6i1.17334
ISSN
2502-4205
Published
2021-04-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Komuditas unggulan pada suatu wilayah perlu untuk ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui komoditas basis di Kabupaten Konawe, (2) mengetahui ketersediaan lahan untuk pengembangan komoditas unggulan subsektor hortikultura, (3) mendapatkan informasi tentang kelayakan usahatani komoditas unggulan, dan (4) mengetahui strategi pengembangan komoditas unggulan sub sektor hortikultura di Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan yaitu (1) Loqation Question (LQ) dan Dinamyc Location Question (DLQ), (2) analisis spasial, (3) R/C ratio, dan (4) SWOT. Hasil penelitian yaitu (1) cabai rawit merupakan komoditi unggulan nasional subsektor hortikultura dengan nilai LQ dan DLQ rata-rata tahun 2015-2019 yakni 1,35 dan 7,69 dengan kriteria basis dan berpotensi untuk dikembangkan, (2) potensi lahan yang tersedia seluas 2901,59 ha atau 46,19 %, (3) Usahatani cabai rawit di Kabupaten Konawe juga layak untuk dikembangkan dengan nilai kelayakan R/C ratio yakni 2,40, (4) Strategi pengembangan komoditas unggulan dapat dilakukan dengan perluasan lahan dan areal tanam komoditas unggulan, peningkatan kemandirian petani melalui pembinaan dan penyuluhan, pemanfaatan keterampilan dan pengalaman petani dalam meningkatkan produksi yang berkualitas, bersaing di pasaran serta dapat memenuhi kebutuhan dan permintaan konsumen, serta pengembangan kawasan komoditas unggulan berdasarkan potensi wilayah. Kata Kunci: holtikultura, komuditas unggulan, pengembangan

Collaboration network of the authors

40 authors · 84 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • STKIP Taman Siswa Bima
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Munirwan ZaniUniversitas Halu Oleo2
La Ode AlwiUniversitas Halu Oleo2
R. Marsuki IswandiAffiliation unknown2
Azhar BafadalUniversitas Halu Oleo2
Husin husinAffiliation unknown2
Salahuddin SalahuddinUniversitas Gadjah Mada2
Kadir KadirAffiliation unknown1
La Ode SuriadiAffiliation unknown1
Marfuatun MarfuatunUniversitas Halu Oleo1
Eriksan EriksanUniversitas Halu Oleo1
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo1
Agustono SlametUniversitas Halu Oleo1
Andi NurmasUniversitas Halu Oleo1
AGUNG YUSWANAUniversitas Halu Oleo1
ROBIATUL ADAWIYAHUniversitas Halu Oleo1
MUSLIMAH MUSLIMAHAffiliation unknown1
Muh. TaqwaAffiliation unknown1
Muhammad TaslimAffiliation unknown1
Bahari BahariUniversitas Sulawesi Tenggara1
Rusdin RusdinAffiliation unknown1
Ine FausayanaUniversitas Halu Oleo1
Muhamad IsrahAffiliation unknown1
Lukman YunusAffiliation unknown1
Imelda IsamuAffiliation unknown1
Muhammad Arief DirgantoroUniversitas Halu Oleo1
La Aman TabiaAffiliation unknown1
Endryawan EndryawanAffiliation unknown1
Andi Muhammad Adli IkhtiarAffiliation unknown1
Ikhfa YunisaAffiliation unknown1
M. NastisAffiliation unknown1
La Ode GeoAffiliation unknown1
Muh. Syawal SarananiAffiliation unknown1
Muh. SyarifAffiliation unknown1
Muhamad HimanAffiliation unknown1
Ilyas IlyasSTKIP Taman Siswa Bima1
Astuti Yeni AcehAffiliation unknown1
Syamsir NurAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppw/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Pengembangan Komoditas Unggulan Sub Sektor Hortikultura Di Kabupaten Konawe</dc:title>
	<dc:creator>Angreini, Nurlina</dc:creator>
	<dc:creator>Rahim, Manat</dc:creator>
	<dc:creator>Salam, Idrus</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Komuditas unggulan pada suatu wilayah perlu untuk ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui komoditas basis di Kabupaten Konawe, (2) mengetahui ketersediaan lahan untuk pengembangan komoditas unggulan subsektor hortikultura, (3) mendapatkan informasi tentang kelayakan usahatani komoditas unggulan, dan (4) mengetahui strategi pengembangan komoditas unggulan sub sektor hortikultura di Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan yaitu (1) Loqation Question (LQ) dan Dinamyc Location Question (DLQ), (2) analisis spasial, (3) R/C ratio, dan (4) SWOT. Hasil penelitian yaitu (1) cabai rawit merupakan komoditi unggulan nasional subsektor hortikultura dengan nilai LQ dan DLQ rata-rata tahun 2015-2019 yakni 1,35 dan 7,69 dengan kriteria basis dan berpotensi untuk dikembangkan, (2) potensi lahan yang tersedia seluas 2901,59 ha atau 46,19 %, (3) Usahatani cabai rawit di Kabupaten Konawe juga layak untuk dikembangkan dengan nilai kelayakan R/C ratio yakni 2,40, (4) Strategi pengembangan komoditas unggulan dapat dilakukan dengan perluasan lahan dan areal tanam komoditas unggulan, peningkatan kemandirian petani melalui pembinaan dan penyuluhan, pemanfaatan keterampilan dan pengalaman petani dalam meningkatkan produksi yang berkualitas, bersaing di pasaran serta dapat memenuhi kebutuhan dan permintaan konsumen, serta pengembangan kawasan komoditas unggulan berdasarkan potensi wilayah. Kata Kunci : holtikultura, komuditas unggulan, pengembangan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppw/article/view/17334</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpw.v6i1.17334</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Perencanaan Wilayah; Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Perencanaan Wilayah; 46-58</dc:source>
	<dc:source>2502-4205</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpw.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppw/article/view/17334/11686</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Nurlina Angreini, Manat Rahim, Idrus Salam</dc:rights>
</oai_dc:dc>