Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI PADA KLINIK PRATAMA DI KOTA KENDARI TAHUN 2023

Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo · Vol. 4 No. 4 (2024)

DOI
10.37887/jakk.v4i4.46990
ISSN
2797-6831
Published
2024-01-16
Publisher
Departemen AKK FKM UHO
Language
eng

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Klinik Pratama sebagai penyedia jasa pelayanan kesehatan pada penatalaksanaan administrasi di Klinik Calista Farma dan Klinik Fonaselab Medical yaitu masih adanya data pasien yang masih ditulis secara manual pada lembar kertas, dan juga beberapa informasi pasien menambahkan bahwa sulitnya berkunjung pada klinik yaitu dalam proses registrasi yang dilakukan secara berulang kali dikarenakan data mereka tidak tersimpan dalam klinik. Hal ini menjadi salah satu kelemahan karena apabila riwayat medis pasien hilang maka dapat berakibat bahwa dokter tidak bias melakukan pemeriksaan lanjutan berdasarkan riwayat tersebut. Jika benar-benar hilang, maka bias dipastikan bahwa pasien tersebut harus melakukan pemeriksaan ulang seperti sebelumnya yang terkesan tidak efisien baik bagi tenaga kesehatan maupun pasien. Tujuan: Mengetahui penatalaksanaan administras di Klinik Pratama di Kota Kendari tahun 2023. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Melalui metode wawancara mendalam yang melibatkan informan yaitu PJ Klinik dan administrator. Hasil: Penatalaksanaana dministrasi pada aspek registrasi di Klinik Fonaselab yaitu sudah sesuai dengan peraturan kemenkes RI pada penetapan sumberdaya manusia, sarana dan prasarana serta pengunaan teknologi, hanya saja terdapat kendala teknologi yang dugunakan masih manual kurang efisien dalam memberikan pelayanan. Sedangkan pada Klinik Pratama Callista Farma aspekregistrasinya tidak sesuai dengan peraturam Kemenkes RI Nomor 028/MENKES/PER/I/2011, hanya saja terdapat kendala dalam penyediaan sumberdaya manusianya yang masih kurang. Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengarsipan di Klinik Fonaselab yaitu sesuai dengan peraturan Permenkes RIyang menjelaskan bahwa jenis, kualifikasi, dan jumlah tenaga kesehatan lain serta tenaga non kesehatan disesuikan dengan kebutuhan dan jenis pelayanan yang diberikan klinik, sarana dan prasarana pada penatalaksanaan Administrasi Pada Aspek penyediaan sarana dan prasarana pengarsipan di Klinik Pratama Fonaselab yaitu sudah sepenuhnya terpenuhi untuk memberikan pelayananan, serta teknologi yang digunakan sudah membantu dengan pengadaan pengarsipan secara online. Sedangkan Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengarsipan di Klinik Callista Farma yaitu pada penyediaan sumberdaya manusia belum sesuai dengan peraturan Kemenkes RI dimana penyediaan SDM yang masih kurang sehingga pada pelayanan juga diberikan tidak maximal, akan tetapi pada penyediaan sarana dan prasarana sudah sepenuhnya di adakan yang menunjang pelayanan yang prima. Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengumpulan dokumen di Klinik Fonaselab dan Callista Farma sudah semua sesuai dan dibuat sebaik mungkin dimana pengumpulan dokumen sudah dilakukan secara online yang mempemudah pemberian pelayanan kepada pasien. Kesimpulan: Proses penatalaksanaan administrasi di aspek registrasi sudah sesuai dengan peraturan Kemenkes RI, sedangkan pada aspek pengarsipan walaupun sudah baik tetapi memiliki hambatan pada penyediaan SDM, begitupula pada aspek pengumpulan dokumen yang pelaksanaanya sudah baik sudah dilakukansecara online.. Abstract Background: Pratama Clinic as a health service provider in administrative management at Calista Farma Clinic and Fonaselab Medical Clinic, namely that there is still patient data that is still written manually on paper sheets, and also some patient information adds that the difficulty of visiting the clinic is in the registration process which is carried out repeatedly because their data is not stored in the clinic.spect of document collection, which was already well implemented online.This is one of the weaknesses because if the patient's medical history is lost, it can result in the doctor not being able to conduct further examinations based on that history. If it is really lost, then it is certain that the patient will have to re-examine as before which seems inefficient for both health workers and patients. Objective: To find out how the administration of Primary Clinic in Kendari City in 2023. Methods: This type of research is qualitative research using a descriptive qualitative approach with a phenomenological approach. through in-depth interview methods involving informants, namely PJ Clinics and administrators. Results: Administrative management in the registration aspect at the Fonaselab Clinic is in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health regarding the determination of human resources, facilities and infrastructure as well as the use of technology, however there are obstacles that the technology used is still manual and less efficient in providing services. Meanwhile, at the Callista Farma Pratama Clinic, the registration aspect is not in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health Number 028/MENKES/PER/I/2011, it's just that there are obstacles in providing human resources which are still lacking. Administrative management in the archiving aspect at the Fonaselab Clinic is in accordance with the regulations of the Republic of Indonesia Minister of Health which explains that the type, qualifications and number of other health personnel and non-health personnel are adjusted to the needs and types of services provided by the clinic, facilities and infrastructure in administrative management in the aspect of providing facilities and The archiving infrastructure at the Pratama Fonaselab Clinic is fully equipped to provide services, and the technology used has helped with the provision of online archiving. Meanwhile, administrative management in the archiving aspect at the Callista Farma Clinic, namely the provision of human resources, is not yet in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health, where the provision of human resources is still lacking so that the services provided are not optimal, however the provision of facilities and infrastructure has been fully provided to support the services provided. prime. The administrative management of the document collection aspect at the Fonaselab and Callista Farma Clinics is all appropriate and made as good as possible where document collection is done online which makes it easier to provide services to patients. Conclusion: management process in the registration aspect is in accordance with the regulations of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, while in the archiving aspect, although it is good, it has obstacles in the provision of human resources, as well as in the aspect of document collection, which is already well implemented online.

Collaboration network of the authors

40 authors · 173 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo7
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo5
Febriana MuchtarAffiliation unknown5
Suhadi SuhadiAffiliation unknown5
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo5
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo4
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo3
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown3
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo3
Listy HandayaniUniversitas Halu Oleo2
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo2
La Ode Liaumin AzimUniversitas Halu Oleo2
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
Sri Tungga DewiAffiliation unknown2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo2
Mawaddatul WarahmaUniversitas Halu Oleo1
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo1
Syaffikka SyaffikkaUniversitas Halu Oleo1
Ulfa HardiantiUniversitas Halu Oleo1
Yulita YulitaUniversitas Halu Oleo1
Annisya IskandarUniversitas Halu Oleo1
Sitti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo1
Muh. Dimas AdhitamaUniversitas Halu Oleo1
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo1
Wulan Endang SariUniversitas Halu Oleo1
Sarnilawati SarnilawatiAffiliation unknown1
Wiwik Muthmainnah S SaadAffiliation unknown1
Siti HasrianiAffiliation unknown1
Rahman RahmanAffiliation unknown1
Pebrianti PebriantiAffiliation unknown1
Putri FatmawatiAffiliation unknown1
Nur Asmi Pati GeeoAffiliation unknown1
Siti Marwa UmarAffiliation unknown1
Annisa Aidzin BastianAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PENATALAKSANAAN ADMINISTRASI PADA KLINIK PRATAMA DI KOTA KENDARI TAHUN 2023</dc:title>
	<dc:creator>Wally, Puput</dc:creator>
	<dc:creator>Jafriati, Jafriati</dc:creator>
	<dc:creator>Hartoyo, Agnes Mersatika</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak 
Latar Belakang : Klinik Pratama sebagai penyedia jasa pelayanan kesehatan pada penatalaksanaan administrasi di Klinik Calista Farma dan Klinik Fonaselab Medical yaitu masih adanya data pasien yang masih ditulis secara manual pada lembar kertas, dan juga beberapa informasi pasien menambahkan bahwa sulitnya berkunjung pada klinik yaitu dalam proses registrasi yang dilakukan secara berulang kali dikarenakan data mereka tidak tersimpan dalam klinik. Hal  ini menjadi salah satu kelemahan karena apabila riwayat medis pasien hilang maka dapat berakibat bahwa dokter tidak bias melakukan pemeriksaan lanjutan berdasarkan riwayat  tersebut. Jika benar-benar hilang, maka bias dipastikan bahwa pasien tersebut harus melakukan pemeriksaan ulang seperti sebelumnya yang terkesan tidak efisien baik bagi tenaga kesehatan maupun pasien. 

Tujuan: Mengetahui penatalaksanaan administras di Klinik Pratama di Kota Kendari tahun 2023. 

Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Melalui metode wawancara mendalam yang melibatkan informan yaitu PJ Klinik dan administrator.
 
Hasil : Penatalaksanaana dministrasi pada aspek registrasi di Klinik Fonaselab yaitu sudah sesuai dengan peraturan kemenkes RI pada penetapan sumberdaya manusia, sarana dan prasarana serta pengunaan teknologi, hanya saja terdapat kendala teknologi yang dugunakan masih manual kurang efisien dalam memberikan pelayanan. Sedangkan pada Klinik Pratama Callista Farma aspekregistrasinya tidak sesuai dengan peraturam Kemenkes RI Nomor 028/MENKES/PER/I/2011, hanya saja terdapat kendala dalam penyediaan sumberdaya manusianya yang masih kurang. Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengarsipan di Klinik Fonaselab yaitu sesuai dengan peraturan Permenkes RIyang menjelaskan bahwa jenis, kualifikasi, dan jumlah tenaga kesehatan lain serta tenaga non kesehatan disesuikan dengan kebutuhan dan jenis pelayanan yang diberikan klinik, sarana dan prasarana pada penatalaksanaan Administrasi Pada Aspek penyediaan sarana dan prasarana pengarsipan di Klinik Pratama Fonaselab yaitu sudah sepenuhnya terpenuhi untuk memberikan pelayananan,  serta teknologi yang digunakan sudah membantu dengan pengadaan pengarsipan secara online. Sedangkan Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengarsipan di Klinik Callista Farma yaitu pada penyediaan sumberdaya manusia belum sesuai dengan peraturan Kemenkes RI dimana penyediaan SDM yang masih kurang sehingga pada pelayanan juga diberikan tidak maximal, akan tetapi pada penyediaan sarana dan prasarana sudah sepenuhnya di adakan yang menunjang pelayanan yang prima. Penatalaksanaan administrasi pada aspek pengumpulan dokumen di Klinik Fonaselab dan Callista Farma sudah semua sesuai dan dibuat sebaik mungkin dimana pengumpulan dokumen sudah dilakukan secara online yang mempemudah pemberian pelayanan kepada pasien.

Kesimpulan : Proses penatalaksanaan administrasi di aspek registrasi sudah sesuai dengan peraturan Kemenkes RI, sedangkan pada aspek pengarsipan walaupun sudah baik tetapi memiliki hambatan pada penyediaan SDM, begitupula pada aspek pengumpulan dokumen yang pelaksanaanya sudah baik sudah dilakukansecara online. 

.
Abstract
Background: Pratama Clinic as a health service provider in administrative management at Calista Farma Clinic and Fonaselab Medical Clinic, namely that there is still patient data that is still written manually on paper sheets, and also some patient information adds that the difficulty of visiting the clinic is in the registration process which is carried out repeatedly because their data is not stored in the clinic.spect of document collection, which was already well implemented online.This is one of the weaknesses because if the patient's medical history is lost, it can result in the doctor not being able to conduct further examinations based on that history. If it is really lost, then it is certain that the patient will have to re-examine as before which seems inefficient for both health workers and patients. 
Objective : To find out how the administration of Primary Clinic in Kendari City in 2023.

Methods : This type of research is qualitative research using a descriptive qualitative approach with a phenomenological approach. through in-depth interview methods involving informants, namely PJ Clinics and administrators. 

Results : Administrative management in the registration aspect at the Fonaselab Clinic is in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health regarding the determination of human resources, facilities and infrastructure as well as the use of technology, however there are obstacles that the technology used is still manual and less efficient in providing services. Meanwhile, at the Callista Farma Pratama Clinic, the registration aspect is not in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health Number 028/MENKES/PER/I/2011, it's just that there are obstacles in providing human resources which are still lacking. Administrative management in the archiving aspect at the Fonaselab Clinic is in accordance with the regulations of the Republic of Indonesia Minister of Health which explains that the type, qualifications and number of other health personnel and non-health personnel are adjusted to the needs and types of services provided by the clinic, facilities and infrastructure in administrative management in the aspect of providing facilities and The archiving infrastructure at the Pratama Fonaselab Clinic is fully equipped to provide services, and the technology used has helped with the provision of online archiving. Meanwhile, administrative management in the archiving aspect at the Callista Farma Clinic, namely the provision of human resources, is not yet in accordance with the regulations of the Indonesian Ministry of Health, where the provision of human resources is still lacking so that the services provided are not optimal, however the provision of facilities and infrastructure has been fully provided to support the services provided. prime. The administrative management of the document collection aspect at the Fonaselab and Callista Farma Clinics is all appropriate and made as good as possible where document collection is done online which makes it easier to provide services to patients.
Conclusion: management process in the registration aspect is in accordance with the regulations of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, while in the archiving aspect, although it is good, it has obstacles in the provision of human resources, as well as in the aspect of document collection, which is already well implemented online.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen AKK FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-01-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/46990</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jakk.v4i4.46990</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo; Vol 4, No 4 (2024): JAKK ( Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan)</dc:source>
	<dc:source>2797-6831</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jakk.v4i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/46990/19632</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>