Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

GAMBARAN PROSES PENGELOLAAN REKAM MEDIK DI PUSKESMAS MATA KOTA KENDARI TAHUN 2020

Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo · Vol. 1 No. 4 (2021)

DOI
10.37887/jakk.v1i4.38107
ISSN
2797-6831
Published
2021-01-29
Publisher
Departemen AKK FKM UHO
Language
eng

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan yang telah diberikan kepada pasien.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran proses pengelolaan rekam medik ditinjau dari penamaan, penomoran,coding, dan penyimpanan rekam medik di puskesmas mata kota kendari.Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam observasi dan dokumentasi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan Penamaan rekam medis di Puskesmas Mata Kota Kendari menggunakan penamaan langsung yaitu penamaan sesuai dengan identitas asli, dalam penamaan rekam medik di Puskesmas Mata sudah sesuai dengan SOP. Penomoran rekam medis di Puskesmas Mata Kota Kendari menggunakan UNS (Unit Numbering System) yaitu satu nomor digunakan untuk kunjungan seterusnya, sedangkan pemberian kode pasien di Puskesmas Mata Kota Kendari dilakukan oleh petugas poli atau dokter, tapi belum berjalan dengan baik karena petugas rekam medis belum mengetahui ketepatan pemberian kode. Filling /penyimpanan rekam medis di Puskemas Mata Kota Kendari menggunakan sistem sentralisasi, namun belum berjalan dengan baik karena terdapat masalah yang menghambat pelayanan baik dari segi keterbatasan sumber daya manusia yang ada serta sarana dan prasarana yang kurang mendukung.Kesimpulan: Penamaan rekam medis di Puskesmas Mata Kota Kendari menggunakan penamaan langsung dan sudah sesuai dengan SOP. Penomoran rekam medis menggunakan UNS (Unit Numbering System) yaitu satu nomor pasien digunakan untuk seterusnya, dalam penomoran belum berjalan secara optimal. Pemberian kode pasien dilakukan oleh petugas poli pelayanan atau dokter. Filling/penyimpanan rekam medis menggunakan sistem sentralisasi dan belum berjalan dengan baik karena keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana. Kata Kunci: Penamaan, Penomoran, Coding, Penyimpanan Rekam Medik. AbstractBackground: Medical records are files containing patient records and identification documents, examination results, medication, actions and services provided to patients.Objectives: The purpose of this study was to see an overview of the medical record management process in terms of naming, numbering, coding, and storage of medical records at the eye health center of Kendari City.Methods: This research method is qualitative research with a case study approach, in-depth interviews, observation and documentation.Result: The results showed that the naming of medical records at the Mata Health Center of Kendari City used direct naming, namely naming according to the original identity, in naming medical records at the Mata Health Center it was in accordance with the SOP. The numbering of medical records at the Kendari City Mata Health Center uses the UNS (Unit Numbering System) where one number is used for the next visit, while the patient code is given at the Kendari City Mata Health Center by poly officers or doctors, but it has not gone well because the medical record officer does not know coding accuracy. Filling / storing medical records at the Kendari City Mata Health Center uses a centralized system, but it has not been running well because there are problems that hinder service both in terms of the limitations of existing human resources and inadequate facilities and infrastructure.Conclusion: Naming medical records at the Kendari City Mata Health Center uses direct naming and is in accordance with the SOP. The numbering of medical records uses the UNS (Unit Numbering System), which is one patient number used for the next, in that the numbering has not run optimally. The patient code is given by the service poly officer or doctor. Filling/storing of medical records uses a centralized system and has not run well due to limited human resources and facilities and infrastructure. Keywords: Naming, Numbering, coding, Storage of Medical Records.

Collaboration network of the authors

40 authors · 212 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo8
Suhadi SuhadiAffiliation unknown7
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo6
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo6
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo5
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo5
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown4
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo4
Junaid JunaidAffiliation unknown3
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo3
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo2
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown2
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo2
Nur FajarAffiliation unknown2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
Ika RustikaAffiliation unknown2
Nurfatimah NurfatimahUniversitas Halu Oleo1
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo1
Irmawati IrmawatiUniversitas Halu Oleo1
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo1
Reski RamdanaUniversitas Halu Oleo1
Agis Indri LestaryUniversitas Halu Oleo1
Vina AuraningtyasUniversitas Halu Oleo1
Riska MulyaniUniversitas Halu Oleo1
inen mpungiAffiliation unknown1
Herawahyuni HerawahyuniAffiliation unknown1
NUR HIKMAAffiliation unknown1
Wa Ode Widya AstutiAffiliation unknown1
Sitti MartikalAffiliation unknown1
Wa Ode Fati AzahraAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">GAMBARAN PROSES PENGELOLAAN REKAM MEDIK DI PUSKESMAS MATA KOTA KENDARI TAHUN 2020</dc:title>
	<dc:creator>.P, Jumilda Bulawan</dc:creator>
	<dc:creator>Zainuddin, Asnia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak Latar Belakang: Rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan yang telah diberikan kepada pasien.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran proses pengelolaan rekam medik ditinjau dari penamaan, penomoran,coding, dan penyimpanan rekam medik di puskesmas mata kota kendari.Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam observasi dan dokumentasi.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan Penamaan rekam medis di Puskesmas Mata Kota Kendari menggunakan penamaan langsung yaitu penamaan sesuai dengan identitas asli, dalam penamaan rekam medik di Puskesmas Mata sudah sesuai dengan SOP. Penomoran rekam medis di Puskesmas Mata Kota Kendari menggunakan UNS (Unit Numbering System) yaitu satu nomor  digunakan untuk kunjungan seterusnya, sedangkan pemberian kode pasien di Puskesmas Mata Kota Kendari dilakukan oleh petugas poli atau dokter, tapi belum berjalan dengan baik karena petugas rekam medis belum mengetahui ketepatan pemberian kode. Filling /penyimpanan rekam medis di Puskemas Mata Kota Kendari menggunakan sistem sentralisasi, namun belum berjalan dengan baik karena terdapat masalah yang menghambat pelayanan baik dari segi keterbatasan sumber daya manusia yang ada serta sarana dan prasarana yang kurang mendukung.Kesimpulan: Penamaan rekam medis di Puskesmas Mata Kota Kendari menggunakan penamaan langsung dan sudah sesuai dengan SOP. Penomoran rekam medis menggunakan UNS (Unit Numbering System) yaitu satu nomor pasien digunakan untuk seterusnya, dalam penomoran belum berjalan secara optimal. Pemberian kode pasien dilakukan oleh petugas poli pelayanan atau dokter. Filling/penyimpanan rekam medis menggunakan sistem sentralisasi dan belum berjalan dengan baik karena keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana.                                          Kata Kunci : Penamaan, Penomoran, Coding, Penyimpanan Rekam Medik. AbstractBackground: Medical records are files containing patient records and identification documents, examination results, medication, actions and services provided to patients.Objectives: The purpose of this study was to see an overview of the medical record management process in terms of naming, numbering, coding, and storage of medical records at the eye health center of Kendari City.Methods: This research method is qualitative research with a case study approach, in-depth interviews, observation and documentation.Result : The results showed that the naming of medical records at the Mata Health Center of Kendari City used direct naming, namely naming according to the original identity, in naming medical records at the Mata Health Center it was in accordance with the SOP. The numbering of medical records at the Kendari City Mata Health Center uses the UNS (Unit Numbering System) where one number is used for the next visit, while the patient code is given at the Kendari City Mata Health Center by poly officers or doctors, but it has not gone well because the medical record officer does not know coding accuracy. Filling / storing medical records at the Kendari City Mata Health Center uses a centralized system, but it has not been running well because there are problems that hinder service both in terms of the limitations of existing human resources and inadequate facilities and infrastructure.Conclusion : Naming medical records at the Kendari City Mata Health Center uses direct naming and is in accordance with the SOP. The numbering of medical records uses the UNS (Unit Numbering System), which is one patient number used for the next, in that the numbering has not run optimally. The patient code is given by the service poly officer or doctor. Filling/storing of medical records uses a centralized system and has not run well due to limited human resources and facilities and infrastructure. Keywords: Naming, Numbering, coding, Storage of Medical Records.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen AKK FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/38107</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jakk.v1i4.38107</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo; Vol 1, No 4 (2021): JAKK (Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan)</dc:source>
	<dc:source>2797-6831</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jakk.v1i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/38107/18238</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>