Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KINERJA PETUGAS KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS LOEA KABUPATEN KOLAKA TIMUR TAHUN 2022

Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo · Vol. 4 No. 2 (2023)

DOI
10.37887/jakk.v4i2.43173
ISSN
2797-6831
Published
2023-07-31
Publisher
Departemen AKK FKM UHO
Language
eng

Abstract

Abstrak Latar Belakang:Motivasi dapat diartikan sebagai daya pendorong yang membuat seseorang anggota organisasi mau dan juga rela menggerakkan kemampuan dalam bentuk keahlian atau keterampilan, tenaga dan waktunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang akan menjadi tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi yang telah ditentukan.Motivasi yang rendah dapat memberikan pengaruh berkurangnya kinerja petugas kesehatan. Berdasarkan hasil survei dengan kepala Puskesmas Loea di ketahui bahwa masih ada petugas kesehatan yang kurang disiplin saat melakukan pekerjaan. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh rendahnya motivasi petugas kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kinerja petugas kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di puskesmas Loea kabupaten Kolaka Timur tahun 2022. Metode:Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan design cross sectional. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Loea yaitu sebanyak 48 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan MetodeTotal Sampling. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square padataraf signifikan α = 0,05, analisis bivariat didapatkan ada hubungan fisiologis dengan kinerja petugas kesehatan (nilai p= 0.001 0,05), ada hubungan keamanan kerja dengan kinerja petugas kesehatan ( nilai p= 0.000 0,05), ada hubungan sosial dengan kinerja petugas kesehatan (nilai p= 0.000 0,05), ada hubungan penghargaan dengan kinerja petugas kesehatan (nilai p = 0.001 0,05) dan ada hubungan aktualisasi diri dengan kinerja petugas kesehatan (nilai p= 0.000 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara fisiologis, keamanan kerja, sosial, penghargaan dan aktualisasi diri terhadap kinerja petugas kesehatan di Puskesmas Loea. Sehingga pihak Puskesmas perlu memperhatikan lagi kebutuhan petugas kesehatan yang dapat menambah semangat serta dorongan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan sebaik mungkin. Abstract Background: Motivation can be interpreted as a driving force that makes a member of an organization willing and also mobilizes abilities in the form of skills or skills, energy and time to carry out various activities that will be their responsibility and fulfill their obligations within the framework of marketing goals and various organizational goals that have been determined Low motivation can have the effect of reducing the performance of health workers. Based on the results of a survey with the head of the Loea Health Center, it is known that there are still health workers who lack discipline in carrying out their work. This is probably caused by the low motivation of health workers. Objectives: To find out the relationship between motivation and the performance of health workers during the Covid-19 pandemic at the Loea Health Center in East Kolaka district in 2022. Methods:research methods using quantitative research methods with cross sectional design. The total population in this study were all health workers at the Loea Health Center, namely 48 people. Sampling was carried out using the Total Sampling Method. Results:Based on the results of the Chi-Square statistical test at a significant level α = 0.05, bivariate analysis found that there was a physiological relationship with the performance of health workers (p value = 0.001

Collaboration network of the authors

40 authors · 224 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rahman RahmanAffiliation unknown11
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown6
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo6
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown6
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown5
Suhadi SuhadiAffiliation unknown4
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo4
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown4
Amrin FarzanAffiliation unknown4
Irma IrmaAffiliation unknown4
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo3
Andi Faizal FachlevyAffiliation unknown3
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo3
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo3
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo2
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Syawal SaptaputraAffiliation unknown2
Vebi Yogawana PutriAffiliation unknown2
Putu Eka ErawanAffiliation unknown2
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo2
Hilda HarunAffiliation unknown2
Sri Tungga DewiAffiliation unknown2
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo2
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo2
Kamrin KamrinUniversitas Halu Oleo1
Ismawati IsmawatiUniversitas Halu Oleo1
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo1
Etin Rahmaniar EliAffiliation unknown1
Rosmina RosminaAffiliation unknown1
M. TUFAILA HEMONUniversitas Halu Oleo1
Desy RahmawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KINERJA PETUGAS KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS LOEA KABUPATEN KOLAKA TIMUR TAHUN 2022</dc:title>
	<dc:creator>Rofi’i, Siti Alifah</dc:creator>
	<dc:creator>Yuniar, Nani</dc:creator>
	<dc:creator>Ahmad, La Ode Ali Imran</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak 


Latar Belakang:Motivasi dapat diartikan sebagai daya pendorong yang membuat seseorang anggota organisasi mau dan juga rela menggerakkan kemampuan dalam bentuk keahlian atau keterampilan, tenaga dan waktunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang akan menjadi tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi yang telah ditentukan.Motivasi yang rendah dapat memberikan pengaruh berkurangnya kinerja petugas kesehatan. Berdasarkan hasil survei dengan kepala Puskesmas Loea di ketahui bahwa masih ada petugas kesehatan yang kurang disiplin saat melakukan pekerjaan. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh rendahnya motivasi petugas kesehatan. 

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kinerja petugas kesehatan pada masa pandemi Covid-19 di puskesmas Loea kabupaten Kolaka Timur tahun 2022.

Metode:Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan design cross sectional. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Loea yaitu sebanyak 48 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan MetodeTotal Sampling.

Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square padataraf signifikan  α = 0,05, analisis bivariat didapatkan ada hubungan fisiologis dengan kinerja petugas kesehatan (nilai p= 0.001 0,05), ada hubungan keamanan kerja dengan kinerja petugas kesehatan ( nilai p= 0.000 0,05), ada hubungan sosial dengan kinerja petugas kesehatan (nilai p= 0.000 0,05), ada hubungan penghargaan dengan kinerja petugas kesehatan (nilai p = 0.001 0,05) dan ada hubungan aktualisasi diri dengan kinerja petugas kesehatan (nilai p= 0.000 0,05). 

Kesimpulan: Terdapat hubungan antara fisiologis, keamanan kerja, sosial, penghargaan dan aktualisasi diri terhadap kinerja petugas kesehatan di Puskesmas Loea. Sehingga pihak Puskesmas perlu memperhatikan lagi kebutuhan petugas kesehatan yang dapat menambah semangat serta dorongan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan sebaik mungkin.

Abstract


Background: Motivation can be interpreted as a driving force that makes a member of an organization willing and also mobilizes abilities in the form of skills or skills, energy and time to carry out various activities that will be their responsibility and fulfill their obligations within the framework of marketing goals and various organizational goals that have been determined Low motivation can have the effect of reducing the performance of health workers. Based on the results of a survey with the head of the Loea Health Center, it is known that there are still health workers who lack discipline in carrying out their work. This is probably caused by the low motivation of health workers.

Objectives: To find out the relationship between motivation and the performance of health workers during the Covid-19 pandemic at the Loea Health Center in East Kolaka district in 2022.

Methods:research methods using quantitative research methods with cross sectional design. The total population in this study were all health workers at the Loea Health Center, namely 48 people. Sampling was carried out using the Total Sampling Method.

Results :Based on the results of the Chi-Square statistical test at a significant level α = 0.05, bivariate analysis found that there was a physiological relationship with the performance of health workers (p value = 0.001 </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen AKK FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/43173</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jakk.v4i2.43173</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo; Vol 4, No 2 (2023): JAKK (Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan)</dc:source>
	<dc:source>2797-6831</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jakk.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/43173/18859</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>