Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

IDENTIFIKASI PENYEBAB PENGEMBALIAN BERKAS KLAIM BPJS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2020

Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo · Vol. 1 No. 2 (2020)

DOI
10.37887/jakk.v1i2.38095
ISSN
2797-6831
Published
2020-07-26
Publisher
Departemen AKK FKM UHO
Language
eng

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Dalam proses pengajuan klaim di RSUD Bahteramas ke BPJS Kendari ditemukan adanya pengembalian berkas klaim di bulan Januari, Februari, dan Maret tahun 2019.Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi Penyebab Pengembalian Berkas Klaim BPJS Rawat Inap di RSUD Bahtermas dilihat dari aspek Dispute Administrasi, Dispute Koding, dan Dispute Medis.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan case study.Hasil: Penyebab pengembalian berkas klaim BPJS berdasarkan Dispute Administrasi disebabkan karena adanya penyalahgunaan kartu, cara pulang pasien yang tidak sesuai, tidak adanya bukti penunjang dan terapi, serta terdapat kesalahan pada data demografi. Kedua, penyebab pengembalian berkas klaim BPJS berdasarkan Dispute Koding disebabkan karena koding yang tidak sesuai dengan diagnosis, ketidakjelasan pada penulisan dokter yang membuat diagnosis yang diajukan tidak tepat, serta tidak terisinya diagnosa akhir diresume medis. Ketiga, penyebab pengembalian berkas klaim BPJS berdasarkan Dispute Medis disebabkan karena adanya ketidaksepahaman antara verifikator dengan petugas klaim di rumah sakit mengenai diagnosis yang diajukan, banyaknya kasusnya bedah yang mengalami Permasalahan disebabkan karena tidak disertai dengan bukti penunjang. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa adanya kasus penyalahgunaan kartu dari pasien peserta BPJS yang berobat dengan menggunakan kartu milik orang lain yang dikarenakan pemahaman sebagian pasien yang masih kurang terkait penyalahgunaan kartu, diagnosa yang tidak disertai dengan penunjang dan terapi, Kesalahan pengkodingan yang disebabkan penulisan dokter, kesalahan penginputan pemulangan pasien, kesalahan pada data demografi, dan rata-rata kasus bedah yang mengalami dispute klaim karena tidak disertai dengan penunjang. AbstractBackground: In the process of filing a claim at Bahteramas Regional Hospital to Kendari BPJS, it was found that the claim file was returned in January, February, and March 2019.Objectives: The purpose of the study was to identify the cause of returning the Inpatient BPJS Claim File at the Bahtermas Regional Hospital in terms of Administrative Dispute, Coding Dispute, and Medical Dispute.Methods: This study is a qualitative study with a case study approach.Results: The cause of returning BPJS claim files based on Administrative Dispute was due to card misuse, inappropriate way of returning patients, lack of supporting evidence and therapy, and errors in demographic data. Second, the cause of returning BPJS claim file based on Dispute Coding is caused by coding that is not in accordance with the diagnosis, unclear writing of the doctor that makes the diagnosis submitted incorrectly, as well as not filling the final diagnosis in the medical resume. Third, the cause of returning BPJS claim files based on Medical Dispute is due to a disagreement between verifiers and claimants at the hospital regarding the proposed diagnosis, the many cases of surgery that have problems caused by not being accompanied by supporting evidence.Conclusion: Research shows that there are cases of card abuse from BPJS participant patients who seek treatment using someone else's card which is due to the understanding of some patients who are still lacking related to card misuse, diagnoses that are not accompanied by support and therapy, coding errors caused by doctor writing, errors the input of patient discharge, errors in demographic data, and the average surgical case that has a dispute claim because it is not accompanied by support.

Collaboration network of the authors

40 authors · 200 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo7
Rahman RahmanAffiliation unknown7
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo6
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo5
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo5
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo5
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo5
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo5
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo4
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo4
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo4
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo3
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo3
Elisabeth Yoseph SukariaAffiliation unknown3
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown3
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo3
Lymbran TinaAffiliation unknown3
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo3
Nurnajma Indah ArifAffiliation unknown2
Nurul MutmainaAffiliation unknown2
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown2
Kurnia Wulan RamadhaniAffiliation unknown2
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo2
Sartiah YusranAffiliation unknown2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
Sarnilawati SarnilawatiAffiliation unknown1
Kadek Dwi SuciasihAffiliation unknown1
devi savitry effendiAffiliation unknown1
Sarlina SarlinaAffiliation unknown1
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo1
Nur Hasanah SAffiliation unknown1
Wa Ode SalmiatiAffiliation unknown1
Adelia PratiwiAffiliation unknown1
Agnes Mersatika HaryonoAffiliation unknown1
Mutiah Pratiwi.AAffiliation unknown1
Delistiani DelistianiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IDENTIFIKASI PENYEBAB PENGEMBALIAN BERKAS KLAIM BPJS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA  TAHUN 2020</dc:title>
	<dc:creator>Amir, Icha Bernitasari</dc:creator>
	<dc:creator>Suhadi, Suhadi</dc:creator>
	<dc:creator>Harun, Hilda</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak  Latar Belakang: Dalam proses pengajuan klaim di RSUD Bahteramas ke BPJS Kendari ditemukan adanya pengembalian berkas klaim di bulan Januari, Februari, dan Maret tahun 2019.Tujuan: Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi Penyebab Pengembalian Berkas Klaim BPJS Rawat Inap di RSUD Bahtermas dilihat dari aspek Dispute Administrasi, Dispute Koding, dan Dispute Medis.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan case study.Hasil: Penyebab pengembalian berkas klaim BPJS berdasarkan Dispute Administrasi disebabkan karena adanya penyalahgunaan kartu, cara pulang pasien yang tidak sesuai, tidak adanya bukti penunjang dan terapi, serta terdapat kesalahan pada data demografi. Kedua, penyebab pengembalian berkas klaim BPJS berdasarkan Dispute Koding disebabkan karena koding yang tidak sesuai dengan diagnosis, ketidakjelasan pada penulisan dokter yang membuat diagnosis yang diajukan tidak tepat, serta tidak terisinya diagnosa akhir diresume medis. Ketiga, penyebab pengembalian berkas klaim BPJS berdasarkan Dispute Medis disebabkan karena adanya ketidaksepahaman antara verifikator dengan petugas klaim di rumah sakit mengenai diagnosis yang diajukan, banyaknya kasusnya bedah yang mengalami Permasalahan disebabkan karena tidak disertai dengan bukti penunjang. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa adanya kasus penyalahgunaan kartu dari pasien peserta BPJS yang berobat dengan menggunakan kartu milik orang lain yang dikarenakan pemahaman sebagian pasien yang masih kurang terkait penyalahgunaan kartu, diagnosa yang tidak disertai dengan penunjang dan terapi, Kesalahan pengkodingan yang disebabkan penulisan dokter, kesalahan penginputan pemulangan pasien, kesalahan pada data demografi, dan rata-rata kasus bedah yang mengalami dispute klaim karena tidak disertai dengan penunjang. AbstractBackground: In the process of filing a claim at Bahteramas Regional Hospital to Kendari BPJS, it was found that the claim file was returned in January, February, and March 2019.Objectives: The purpose of the study was to identify the cause of returning the Inpatient BPJS Claim File at the Bahtermas Regional Hospital in terms of Administrative Dispute, Coding Dispute, and Medical Dispute.Methods: This study is a qualitative study with a case study approach.Results: The cause of returning BPJS claim files based on Administrative Dispute was due to card misuse, inappropriate way of returning patients, lack of supporting evidence and therapy, and errors in demographic data. Second, the cause of returning BPJS claim file based on Dispute Coding is caused by coding that is not in accordance with the diagnosis, unclear writing of the doctor that makes the diagnosis submitted incorrectly, as well as not filling the final diagnosis in the medical resume. Third, the cause of returning BPJS claim files based on Medical Dispute is due to a disagreement between verifiers and claimants at the hospital regarding the proposed diagnosis, the many cases of surgery that have problems caused by not being accompanied by supporting evidence.Conclusion: Research shows that there are cases of card abuse from BPJS participant patients who seek treatment using someone else's card which is due to the understanding of some patients who are still lacking related to card misuse, diagnoses that are not accompanied by support and therapy, coding errors caused by doctor writing, errors the input of patient discharge, errors in demographic data, and the average surgical case that has a dispute claim because it is not accompanied by support.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen AKK FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-07-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/38095</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jakk.v1i2.38095</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo; Vol 1, No 2 (2020): JAKK (Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan)</dc:source>
	<dc:source>2797-6831</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jakk.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/38095/18230</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>