Jurnal SINTA 2
MATAKULIAH "PROJEK PERANGKAT LUNAK" UNTUK MENGATASI KESENJANGAN TEORI DAN PRAKTIK PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 2 No. 2 (2003) · pp. 91–97
- ISSN
- 2406-8535, 1412-6389
- Published
- 2003-07-01
- Publisher
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Language
- eng
Abstract
Kemajuan teknologi pada dekade kini menunjukkan bahwa pemanfaatan peralatan elektronika seperti personal komputer, pembangkit kontrol manufaktur, dan peralatan otomatisasi lainnya menjadi semakin penting dan dominan. Perangkat lunak sebagai komponen inti pada peralatan-peralatan tersebut menjadi semakin dominan posisinya di dalam mekanisme sistemnya. Kegiatan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang terstruktur dan terencana dengan baik dalam rangka membangun suatu sistem perangkat lunak mutlak diperlukan untuk menghasilkan produk perangkat lunak yang berkualitas tinggi. Kurikulum Nasional untuk Pendidikan Tinggi bidang Informatika telah mencantumkan matakuliah Rekayasa Perangkat Lunak sebagai salah satu matakuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa tingkat sarjana. Untuk itu, mulai tahun ketiga, mahasiswa telah diperkenalkan secara teoritis tentang ilmu-ilmu RPL. Akan tetapi sampai saat ini kesenjangan antara teori yang didapatkan dengan aplikasinya di dunia nyata masih cukup besar. Untuk memperkecil kesenjangan antara teori dan praktik terhadap ilmu-ilmu RPL tersebut diperlukan satu tahap pemahaman lagi yaitu pengetahuan praktis untuk membangun suatu perangkat lunak. Tahap pemahaman tersebut dapat diperoleh melalui pemberian matakuliah ‘Projek Perangkat Lunak' yang berisi praktik-praktik pembangunan perangkat lunak dengan kasus nyata yang dihadapi oleh para pelaku di lapangan (baca: industri). Matakuliah tersebut bertujuan untuk menghilangkan kesenjangan antara teori di kuliah dengan aplikasinya di lapangan. Hal ini dapat dicapai dengan memberikan modus pengajaran yang baru, yaitu adanya interaksi antara mahasiswa, pengajar, dan pihak industri secara langsung dalam memecahkan persoalan-persoalan dari pihak industri. Disamping itu, diperlukan sarana pokok berupa standard dokumentasi yang baku, mudah, dan cocok digunakan baik oleh mahasiswa di kuliah, maupun oleh pihak industri yang memerlukannya. Dengan adanya standard dokumen tersebut, pihak pengembang dapat melaksanakan kegiatan RPL dengan lebih mudah, dan pada akhirnya budaya untuk menerapkan praktik RPL yang benar dalam pengembangan perangkat lunak akan terwujud. Tulisan ini berisi gambaran umum penyelenggaraan kuliah berarah projek (dalam hal ini kuliah Projek Perangkat Lunak) berdasarkan pengalaman penulis yang pernah terlibat selama empat tahun pertama penyelenggaraan kuliah ini pada Departemen Teknik Informatika ITB yang mulai diselenggarakan sejak tahun ajaran 1998. Kata kunci: Rekayasa Perangkat Lunak, Projek Perangkat Lunak.
Collaboration network of the authors
36 authors · 56 co-authorship links · 12 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- University of Brawijaya
- Universitas Gadjah Mada
- Mercu Buana University
- Ghent University
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Chastine Fatichah | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 4 |
| Achmad Arwan | University of Brawijaya | 2 |
| Suhadi Lili | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Dyah Sulistyowati Rahayu | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Bayu Priyambadha | University of Brawijaya | 1 |
| Aldy Sefan Rezanaldy | Affiliation unknown | 1 |
| Abdul Munif | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Vico Ade Candra | Affiliation unknown | 1 |
| Imam Kuswardayan | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Rahmi Ika Noviana | Affiliation unknown | 1 |
| Faizal Johan | Affiliation unknown | 1 |
| Widyanti Kartika | Affiliation unknown | 1 |
| Darlis Heru Murti | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Choiru Zain | Affiliation unknown | 1 |
| Kusbandono Ari Bowo | Affiliation unknown | 1 |
| Lutfi Rizal Gozali | Affiliation unknown | 1 |
| Ratih Nur Esti Anggraini | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Mohammad Ahmaluddin Zinni | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Fadli Husein Wattiheluw | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Lukman Hakim | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Ulima Inas Shabrina | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Muhammad Iskandar Java | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Divi Galih Prasetyo Putri | Universitas Gadjah Mada | 1 |
| Muhammad Shulhan Khairy | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Endang Wahyu Pamungkas | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Fernandes Sinaga | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Lukman Hakim | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Andrew Lomaksan Manuel Tampubolon | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Thio Marta Elisa Yuridis Butar Butar | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Riyanarto Sarno | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Bambang Jokonowo | Mercu Buana University | 1 |
| Jan Claes | Ghent University | 1 |
| Achmad Arwan | University of Brawijaya | 1 |
| Tiara Rahmania Hadiningrum | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Bella Dwi Mardiana | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.