Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA PERAWAT BERDASARKAN BEBAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS BEBAN KERJA KESEHATAN (ABK Kes) DI INSTALASI RAWAT INAP RSU ALIYAH KOTA KENDARI TAHUN 2020

Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo · Vol. 1 No. 3 (2020)

DOI
10.37887/jakk.v1i3.38089
ISSN
2797-6831
Published
2020-10-29
Publisher
Departemen AKK FKM UHO
Language
eng

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Rumah Sakit Umum (RSU) Aliyah memiliki kunjungan pasien yang meningkat dalam tiga tahun terakhir yang menunjukkan tingkat beban kerja perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan semakin tinggi. Selain itu, jika dilihat dari perbandingan keperawatan dan tempat tidur sebanyak 2:3, dengan rasio yang ada di RSU Aliyah sebanyak 13:60, maka dapat dikatakan bahwa RSU Aliyah terdapat kekurangan tenaga keperawatan. Tujuan: Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah tenaga keperawatan yang dibutuhkan berdasarkan beban kerja dengan menggunakan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kes). Metode: Jenis penelitian ini merupakan penilitian deskriptif observasional dengan menggunakan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kes) dengan teknik total sampling dan formulir work sampling yang dilaksanakan di Instalasi Rawat Inap RSU Aliyah. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja pada unit instalasi rawat inap RSU Aliyah sebanyak 13 orang. Hasil: Hasil penelitian menggunakan metode ABK berdasarkan beban kerja menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan tenaga keperawatan di seluruh ruang Instalasi Rawat Inap RSU Aliyah adalah sebanyak 57 orang dengan tenaga perawat yang tersedia sebanyak 13 orang termasuk kepala ruangan, yang diukur dari empat kategori yaitu waktu kerja tersedia, kategori kegiatan pokok standar beban kerja dan standar kelonggaran sehingga dapat disimpulkan bahwa RSU Aliyah khususnya di unit instalasi rawat inap masih banyak kekurangan tenaga perawat sebanyak 44 orang. Abstract Background: Aliyah General Hospital (RSU) has increased patient visits in the last three years which shows the level of workload of nurses in providing health services is getting higher. In addition, if it is seen from the ratio of nursing and bed as much as 2: 3, with the ratio in the Aliyah General Hospital of 13:60, it can be said that the Aliyah Hospital has a shortage of nursing personnel. Objectives: The purpose of this study is to determine the number of nursing personnel required based on the workload using themethod Health workload analysis (ABK Kes). Methods: This type of research is an observational descriptive study using themethod Health workload analysis (ABK Kes) with a total sampling technique and aform work sampling which is carried out at the Aliyah Hospital inpatient installation. The sample used in the study were all nurses who worked in the inpatient unit of the Aliyah Hospital as many as 13 people. Results: The results of the study using themethod ABK based on workload showed that the number of nursing staff needed in all rooms of the Aliyah Hospital inpatient was 57 people with 13 nurses available including the head of the room, which was measured from four categories, namely available working time, activity category. The main points of workload standards and leniency standards, so it can be concluded that the Aliyah General Hospital, especially in the inpatient unit, still has a shortage of nurses as many as 44 people.

Collaboration network of the authors

40 authors · 141 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Indonesia Open University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo9
Rahman RahmanAffiliation unknown6
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown6
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown3
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo3
Amrin FarzanAffiliation unknown3
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo3
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo3
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Suhadi SuhadiAffiliation unknown2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo2
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown2
Syawal SaptaputraAffiliation unknown2
Vebi Yogawana PutriAffiliation unknown2
Siti Marwa UmarAffiliation unknown2
Febriana MuchtarAffiliation unknown2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo1
Puput WallyAffiliation unknown1
Asri Nur AmaliaAffiliation unknown1
Reski Amalia DarlinAffiliation unknown1
Komang Sari TrianiAffiliation unknown1
Putri FatmawatiAffiliation unknown1
Wa Ode Sofyan KartinaAffiliation unknown1
Ahmad YaniIndonesia Open University1
Nur Asmi Pati GeeoAffiliation unknown1
A.Yuyun Surista DewiAffiliation unknown1
Herlinayanti HerlinayantiAffiliation unknown1
Wa Ode Merisa Sintia SaifulAffiliation unknown1
Indriati PratiwiAffiliation unknown1
Aulia RahmawatiAffiliation unknown1
Sri Tungga DewiAffiliation unknown1
Sitti Salma Amaliah KarimAffiliation unknown1
Siti Alifah Rofi’iAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA PERAWAT BERDASARKAN BEBAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS BEBAN KERJA KESEHATAN (ABK Kes) DI INSTALASI RAWAT INAP RSU ALIYAH KOTA KENDARI TAHUN 2020</dc:title>
	<dc:creator>Hasrawati, Hasrawati</dc:creator>
	<dc:creator>Ahmad, La Ode Ali Imran</dc:creator>
	<dc:creator>Hartoyo, Agnes Mersatika</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak  Latar Belakang: Rumah Sakit Umum (RSU) Aliyah memiliki kunjungan pasien yang meningkat dalam tiga tahun terakhir yang menunjukkan tingkat beban kerja perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan semakin tinggi. Selain itu, jika dilihat dari perbandingan keperawatan dan tempat tidur sebanyak 2:3, dengan rasio yang ada di RSU Aliyah sebanyak 13:60, maka dapat dikatakan bahwa RSU Aliyah terdapat kekurangan tenaga keperawatan. Tujuan: Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah tenaga keperawatan yang dibutuhkan berdasarkan beban kerja dengan menggunakan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kes). Metode: Jenis penelitian ini merupakan penilitian deskriptif observasional dengan menggunakan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kes) dengan teknik total sampling dan formulir work sampling yang dilaksanakan di Instalasi Rawat Inap RSU Aliyah. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja pada unit instalasi rawat inap RSU Aliyah sebanyak 13 orang. Hasil: Hasil penelitian menggunakan metode ABK berdasarkan beban kerja menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan tenaga keperawatan di seluruh ruang Instalasi Rawat Inap RSU Aliyah adalah sebanyak 57 orang dengan tenaga perawat yang tersedia sebanyak 13 orang termasuk kepala ruangan, yang diukur dari empat kategori yaitu waktu kerja tersedia, kategori kegiatan pokok standar beban kerja dan standar kelonggaran sehingga dapat disimpulkan bahwa RSU Aliyah khususnya di unit instalasi rawat inap masih banyak kekurangan tenaga perawat sebanyak 44 orang. Abstract Background : Aliyah General Hospital (RSU) has increased patient visits in the last three years which shows the level of workload of nurses in providing health services is getting higher. In addition, if it is seen from the ratio of nursing and bed as much as 2: 3, with the ratio in the Aliyah General Hospital of 13:60, it can be said that the Aliyah Hospital has a shortage of nursing personnel.  Objectives: The purpose of this study is to determine the number of nursing personnel required based on the workload using themethod Health workload analysis (ABK Kes).  Methods: This type of research is an observational descriptive study using themethod Health workload analysis (ABK Kes) with a total sampling technique and aform work sampling which is carried out at the Aliyah Hospital inpatient installation. The sample used in the study were all nurses who worked in the inpatient unit of the Aliyah Hospital as many as 13 people.  Results: The results of the study using themethod ABK based on workload showed that the number of nursing staff needed in all rooms of the Aliyah Hospital inpatient was 57 people with 13 nurses available including the head of the room, which was measured from four categories, namely available working time, activity category. The main points of workload standards and leniency standards, so it can be concluded that the Aliyah General Hospital, especially in the inpatient unit, still has a shortage of nurses as many as 44 people. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen AKK FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/38089</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jakk.v1i3.38089</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo; Vol 1, No 3 (2020): JAKK (Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan)</dc:source>
	<dc:source>2797-6831</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jakk.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/38089/18227</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>