Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMAUAN MEMBAYAR (WILLINNGNESS TO PAY) IURAN PESERTA JKN MANDIRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAMBO KOTA KENDARI TAHUN 2020

Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo · Vol. 1 No. 3 (2020)

DOI
10.37887/jakk.v1i3.38090
ISSN
2797-6831
Published
2020-10-30
Publisher
Departemen AKK FKM UHO
Language
eng

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Tunggakan iuran peserta Mandiri di Indonesia sudah mencapai Rp.3,4 Triliun pada tahun 2017. Segmen peserta yang paling banyak menunggak iuran kepesertaan adalah Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU). Segmen tersebut juga cenderung memiliki tingkat kepatuhan yang rendah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang hubungan dengan kemauan membayar iuran JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo tahun 2020.Metode: Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini menggunakan teknik penarikan sampel probability sampling dengan menggunakanrandom sampling..Populasi pada penelitian ini berjumlah 170 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 120 orang.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara pendapatan dengan kemauan membayar iuran JKN Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo (p value = 0.030 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan kemauan membayar iuran JKN Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo (p value = 0.7610.05), ada hubungan bermakna antara mutu pelayanandengan kemauan membayar iuran JKN Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo (p value = 0,0360.05), tidak ada hubungan bermakna antara riwayat penyakit dengan kemauan membayar iuran JKN Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo (p value = 0,6610.05).Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian adanya hubungan bermakna antara pendapatan dan mutu pelayanan dengan kemauan membayariuran JKN Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo Kota Kendari Tahun 2020. AbstractBackground: The arrears of independent participant contributions in Indonesia have reachedIDR 3.4 trillion in 2017. The participant segment with the most outstanding membership fees was Participants who did not receive wages. These segments also tend to have low rates.objectives: This study aims to determine the factors associated with the willingness to pay the National Health Insurance contribution in the working area of the Nambo Community Health Center in 2020. Methods: The results of this study indicate that there is a relationship between income and willingness to pay JKN Mandiri dues in the work area of the Nambo Puskesmas (p value = 0.030 0.05), there is no relationship between knowledge and willingness to pay JKN Mandiri dues in the work area of Puskesmas Nambo (p value = 0.7610.05), there is a relationship between a quality of health services and the willingness to pay the JKN Mandiri dues in the work area of the Nambo Puskesmas (p value = 0.0360.05), there is no relationship between history of illness and the willingness to pay the JKN Mandiri dues in the work area of the Nambo Puskesmas p = 0.6610.05).Conclusion: the conclusions obtained isthis study indicate that there is a relationship between income and the willingness to pay the JKN Mandiri dues in the work area of the Nambo Puskesmas and a quality of health services and the willingness to pay the JKN Mandiri dues in the work area of the Nambo Puskesmas.

Collaboration network of the authors

40 authors · 269 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Sriwijaya University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suhadi SuhadiAffiliation unknown11
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo9
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo7
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown6
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo6
Lymbran TinaAffiliation unknown6
Irma IrmaAffiliation unknown6
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo5
Sabril MunandarAffiliation unknown5
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown5
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo5
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo4
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo4
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo4
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo4
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo3
Elisabeth Yoseph SukariaAffiliation unknown3
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo3
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown3
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo3
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown3
Fifi Nirmala GAffiliation unknown3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo3
Muh AmirUniversitas Halu Oleo2
Farit RezalAffiliation unknown2
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo2
Nur FajarAffiliation unknown2
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown2
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo2
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo2
Indrawati IndrawatiSriwijaya University2
Febriana MuchtarAffiliation unknown2
Akhyar AbdullahUniversitas Halu Oleo2
ainurrafiq ainurrafiqAffiliation unknown2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR  YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMAUAN MEMBAYAR (WILLINNGNESS TO  PAY) IURAN PESERTA JKN MANDIRI DI WILAYAH KERJA  PUSKESMAS NAMBO KOTA KENDARI TAHUN  2020</dc:title>
	<dc:creator>Binsar, Binsar</dc:creator>
	<dc:creator>Sabilu, Yusuf</dc:creator>
	<dc:creator>Rahman, Rahman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak Latar Belakang: Tunggakan iuran peserta Mandiri di Indonesia sudah mencapai Rp.3,4 Triliun pada tahun 2017. Segmen peserta yang paling banyak menunggak iuran kepesertaan adalah Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU). Segmen tersebut juga cenderung memiliki tingkat kepatuhan yang rendah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang hubungan dengan kemauan membayar iuran JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo tahun 2020.Metode: Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini menggunakan teknik penarikan sampel probability sampling dengan menggunakanrandom sampling. .Populasi pada penelitian ini berjumlah 170 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 120 orang.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara pendapatan dengan kemauan membayar iuran JKN Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo (p value = 0.030 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan kemauan membayar iuran JKN Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo (p value = 0.7610.05), ada hubungan bermakna antara mutu pelayanandengan kemauan membayar iuran JKN Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo (p value = 0,0360.05), tidak ada hubungan bermakna antara  riwayat penyakit dengan kemauan membayar iuran JKN Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo (p value = 0,6610.05).Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian adanya hubungan bermakna antara pendapatan dan mutu pelayanan dengan kemauan  membayariuran JKN Mandiri di wilayah kerja Puskesmas Nambo Kota Kendari Tahun 2020. AbstractBackground: The arrears of independent participant contributions in Indonesia have reachedIDR 3.4 trillion in 2017. The participant segment with the most outstanding membership fees was Participants who did not receive wages. These segments also tend to have low rates.objectives: This study aims to determine the factors associated with the willingness to pay the National Health Insurance contribution in the working area of the Nambo Community Health Center in 2020.                            Methods: The results of this study indicate that there is a relationship between income and willingness to pay JKN Mandiri dues in the work area of the Nambo Puskesmas (p value = 0.030 0.05), there is no relationship between knowledge and willingness to pay JKN Mandiri dues in the work area of Puskesmas Nambo (p value = 0.7610.05), there is a relationship between a quality of health services and the willingness to pay the JKN Mandiri dues in the work area of the Nambo Puskesmas (p value = 0.0360.05), there is no relationship between history of illness and the willingness to pay the JKN Mandiri dues in the work area of the Nambo Puskesmas p = 0.6610.05).Conclusion: the conclusions obtained isthis study indicate that there is a relationship between income and the willingness to pay the JKN Mandiri dues in the work area of the Nambo Puskesmas and a quality of health services and the willingness to pay the JKN Mandiri dues in the work area of the Nambo Puskesmas.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen AKK FKM UHO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/38090</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jakk.v1i3.38090</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo; Vol 1, No 3 (2020): JAKK (Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan)</dc:source>
	<dc:source>2797-6831</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jakk.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jakk-uho/article/view/38090/18228</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>