Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

MODEL KNOWLEDGE SHARING BERBASIS KOMPETENSI: STUDI KASUS BIRO KEPEGAWAIAN PADA SEBUAH INSTITUSI PEMERINTAH

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 8 No. 2 (2010) · pp. 21–37

DOI
10.12962/j24068535.v8i2.a314
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2010-07-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

Knowledge organisasi paling banyak berupa knowledge tersirat (tacit knowledge) yang tersimpan di pemikiran (otak) pegawai dan diperlukan dalam aktivitas-aktivitas organisasi, karenanya knowledge tersirat pegawai sebuah organisasi/perusahaan merupakan aset yang berharga. Namun, banyak perusahaan yang tidak mengetahui potensi knowledge tersembunyi pegawainya. Akibatnya, ketika seorang pegawai yang memiliki knowledge meninggalkan perusahaan maka perusahaan akan kehilangan knowledge pegawai tersebut. Selain itu, perusahaan juga tidak dapat mengidentifikasi pegawai yang memiliki kompetensi teknikal yaitu pegawai yang memiliki knowledge dan menjadi referensi knowledge bagi pegawai lainnya, sehingga potensi pengetahuan dan keahlian pegawai tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh perusahaan yang akhirnya akan berpengaruh pada karir pegawai tersebut yang cenderung tidak meningkat. Keadaan tersebut kini menjadi masalah yang harus segera diselesaikan oleh Biro Kepegawaian (Rowai) pada sebuah institusi pemerintah. Rowai harus dapat mengetahui siapa saja pegawainya yang memiliki knowledge. Knowledge tersirat yang dimiliki oleh pegawai dan masih berada di kepala masing-masing dapat terlihat jika mereka secara bersama-sama melakukan suatu pekerjaan atau kegiatan di mana di dalamnya terdapat proses knowledge sharing. Knowledge sharing itu sendiri dianggap sebagai hubungan sosial antar orang dan dapat dimodelkan sebagai jejaring hubungan (network of relationships). Model jejaring knowledge sharing dapat diketahui dengan cara memeriksa struktur dari relasi sosial knowledge sharing di dalam perusahaan dengan menggunakan Social Network Analysis (SNA). SNA dapat mendukung knowledge sharing dengan fokus pada berbagai penggunaan inti dari pengelolaan knowledge (knowledge management), salah satunya adalah mengidentifikasi kepakaran dan knowledge pribadi. Penelitian ini menggunakan SNA untuk mengidentifikasi model knowledge sharing berbasis kompetensi di Rowai. Berdasarkan model knowledge sharing yang dihasilkan dan dengan menggunakan hasil perhitungan kuantitatif beberapa fungsi SNA dan statistik, keadaan jejaring network (knowledge network) dan knowledge sharing di Rowai dapat diketahui. Selain itu, pegawai Rowai yang kompeten yaitu pegawai yang memiliki knowledge dan menjadi referensi knowledge bagi banyak pegawai, juga dapat diketahui. Hasil-hasil tersebut dapat membantu Rowai untuk mengelola knowledge pegawainya, memberdayakan karir pegawai yang kompeten, dan meningkatkan komitmen terhadap kegiatan knowledge sharing di Rowai.

Collaboration network of the authors

14 authors · 36 co-authorship links · 10 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • University of Indonesia
  • Institut Pariwisata Trisakti
  • Badan Pusat Statistik
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sofian LusaInstitut Pariwisata Trisakti3
Herlambang PermadiBadan Pusat Statistik1
Puja Putri AbdullahUniversity of Indonesia1
Rina RahmawatiUniversity of Indonesia1
Assaf AriefUniversity of Indonesia1
Prasetyo AdiUniversity of Indonesia1
Ferdian Maulana AkbarUniversity of Indonesia1
Robby HermansyahUniversity of Indonesia1
Nadya SafitriUniversity of Indonesia1
Damayanti ElisabethUniversity of Indonesia1
Yeni ApriyanaAffiliation unknown1
Raden TrimanadiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">MODEL KNOWLEDGE SHARING BERBASIS KOMPETENSI: STUDI KASUS BIRO KEPEGAWAIAN PADA SEBUAH INSTITUSI PEMERINTAH</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Muliahati, Rini</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sensuse, Dana Indra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Knowledge organisasi paling banyak berupa knowledge tersirat (tacit knowledge) yang tersimpan di pemikiran (otak) pegawai dan diperlukan dalam aktivitas-aktivitas organisasi, karenanya knowledge tersirat pegawai sebuah organisasi/perusahaan merupakan aset yang berharga. Namun, banyak perusahaan yang tidak mengetahui potensi knowledge tersembunyi pegawainya. Akibatnya, ketika seorang pegawai yang memiliki knowledge meninggalkan perusahaan maka perusahaan akan kehilangan knowledge pegawai tersebut. Selain itu, perusahaan juga tidak dapat mengidentifikasi pegawai yang memiliki kompetensi teknikal yaitu pegawai yang memiliki knowledge dan menjadi referensi knowledge bagi pegawai lainnya, sehingga potensi pengetahuan dan keahlian pegawai tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh perusahaan yang akhirnya akan berpengaruh pada karir pegawai tersebut yang cenderung tidak meningkat. Keadaan tersebut kini menjadi masalah yang harus segera diselesaikan oleh Biro Kepegawaian (Rowai) pada sebuah institusi pemerintah. Rowai harus dapat mengetahui siapa saja pegawainya yang memiliki knowledge. Knowledge tersirat yang dimiliki oleh pegawai dan masih berada di kepala masing-masing dapat terlihat jika mereka secara bersama-sama melakukan suatu pekerjaan atau kegiatan di mana di dalamnya terdapat proses knowledge sharing. Knowledge sharing itu sendiri dianggap sebagai hubungan sosial antar orang dan dapat dimodelkan sebagai jejaring hubungan (network of relationships). Model jejaring knowledge sharing dapat diketahui dengan cara memeriksa struktur dari relasi sosial knowledge sharing di dalam perusahaan dengan menggunakan Social Network Analysis (SNA). SNA dapat mendukung knowledge sharing dengan fokus pada berbagai penggunaan inti dari pengelolaan knowledge (knowledge management), salah satunya adalah mengidentifikasi kepakaran dan knowledge pribadi. Penelitian ini menggunakan SNA untuk mengidentifikasi model knowledge sharing berbasis kompetensi di Rowai. Berdasarkan model knowledge sharing yang dihasilkan dan dengan menggunakan hasil perhitungan kuantitatif beberapa fungsi SNA dan statistik, keadaan jejaring network (knowledge network) dan knowledge sharing di Rowai dapat diketahui. Selain itu, pegawai Rowai yang kompeten yaitu pegawai yang memiliki knowledge dan menjadi referensi knowledge bagi banyak pegawai, juga dapat diketahui. Hasil-hasil tersebut dapat membantu Rowai untuk mengelola knowledge pegawainya, memberdayakan karir pegawai yang kompeten, dan meningkatkan komitmen terhadap kegiatan knowledge sharing di Rowai.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2010-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/314</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v8i2.a314</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 8, No 2, Juli 2010; 21-37</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/314/261</dc:relation>
</oai_dc:dc>