Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

VERIFIKASI SIGNATURE PADA KOLABORASI SISTEM DETEKSI INTRUSI JARINGAN TERSEBAR DENGAN HONEYPOT

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 12 No. 2 (2014) · pp. 70–82

DOI
10.12962/j24068535.v12i2.a324
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2014-07-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

Sistem Deteksi Intrusi atau IDS merupakan suatu sistem yang banyak digunakan oleh para administrator jaringan untuk mendeteksi adanya usaha-usaha penyusupan secara proaktif berdasarkan signature atau anomali dengan cara mengeluarkan alert (peringatan) sebagai hasil dari pendeteksiannya. Namun dalam implementasinya, IDS terkadang mengeluarkan alert yang salah (true negative) atau tidak dapat mendeteksi intrusi yang bersifat Zero-Day attack, sehingga menyebabkan administrator kesulitan dalam menganalisa serangan dan tindakan yang tepat selanjutnya. Untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, maka perlu dilakukan suatu kolaborasi antar IDS maupun dengan teknologi keamanan jaringan yang lain dengan tujuan untuk membuat pendeteksian intrusi menjadi lebih baik. Pada penelitian ini, diajukan suatu bentuk Kolaborasi IDS dengan teknologi keamanan jaringan, yaitu dengan Honeypot. Selain itu diajukan pula suatu mekanisme perbaikan signature hasil analisis Honeypot dengan tujuan agar signature bisa langsung digunakan oleh IDS tanpa terjadi kesalahan. Pengujian pada lima belas skenario serangan yang dilakukan menunjukkan bahwa konsep kolaborasi dan mekanisme perbaikan signature yang diajukan mampu mereduksi alert true negative dan zero-day attack sebesar 85%. Karena dari lima belas skenario serangan hanya dua skenario serangan yang tidak berhasil terdeteksi oleh IDS dan Honeypot.

Collaboration network of the authors

34 authors · 64 co-authorship links · 15 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • State University of Makassar
  • Universitas Papua
  • Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Lambung Mangkurat University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Radityo AnggoroInstitut Teknologi Sepuluh Nopember5
Ary Mazharuddin ShiddiqiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember3
Waskitho WibisonoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Wiwien WindiantoAffiliation unknown2
Shofiya SyidadaUniversitas Wijaya Kusuma Surabaya1
Muhammad Ilyas SyarifPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Andi Wawan IndrawanPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Jumadi Mabe ParenrengState University of Makassar1
Ary Masharuddin ShiddiqiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Faosan MapaAffiliation unknown1
David Yulianto SantosoAffiliation unknown1
ND NugraeniAffiliation unknown1
Khakim GhozaliInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Purno WidodoAffiliation unknown1
Wahyu NugrohoAffiliation unknown1
Erry YudiantoAffiliation unknown1
Nunut Priyo JatmikoAffiliation unknown1
Arief PrasetyoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Royyana Muslim IjtihadieInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Januar BisaptantoAffiliation unknown1
Rakhmadany PrimanandaAffiliation unknown1
Parma Hadi RantelinggiUniversitas Papua1
Muhammad Ziki ElfirmanUniversitas Muhammadiyah Banjarmasin1
Rachmat RachmatInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Faishal Halim SaputraInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Rizky Fenaldo MaulanaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Wahyu SuadiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Henning Titi CiptaningtyasInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Muhammad AlkaffLambung Mangkurat University1
Handayani TjandrasaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Edio da CostaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">VERIFIKASI SIGNATURE PADA KOLABORASI SISTEM DETEKSI INTRUSI JARINGAN TERSEBAR DENGAN HONEYPOT</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Prasetya, Noven Indra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Djanali, Supeno</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Husni, Muchammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Sistem Deteksi Intrusi atau IDS merupakan suatu sistem yang banyak digunakan oleh para administrator jaringan untuk mendeteksi adanya usaha-usaha penyusupan secara proaktif berdasarkan signature atau anomali dengan cara mengeluarkan alert (peringatan) sebagai hasil dari pendeteksiannya. Namun dalam implementasinya, IDS terkadang mengeluarkan alert yang salah (true negative) atau tidak dapat mendeteksi intrusi yang bersifat Zero-Day attack, sehingga menyebabkan administrator kesulitan dalam menganalisa serangan dan tindakan yang tepat selanjutnya. Untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, maka perlu dilakukan suatu kolaborasi antar IDS maupun dengan teknologi keamanan jaringan yang lain dengan tujuan untuk membuat pendeteksian intrusi menjadi lebih baik. Pada penelitian ini,  diajukan suatu bentuk Kolaborasi IDS dengan teknologi keamanan jaringan, yaitu dengan Honeypot. Selain itu diajukan pula suatu mekanisme perbaikan signature hasil analisis Honeypot dengan tujuan agar signature bisa langsung digunakan oleh IDS tanpa terjadi kesalahan. Pengujian pada lima belas skenario serangan yang dilakukan menunjukkan bahwa konsep kolaborasi dan mekanisme perbaikan signature yang diajukan mampu mereduksi alert true negative dan zero-day attack sebesar 85%. Karena dari lima belas skenario serangan hanya dua skenario serangan yang tidak berhasil terdeteksi oleh IDS dan Honeypot.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2014-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/324</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v12i2.a324</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 12, No 2, Juli 2014; 70-82</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v12i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/324/271</dc:relation>
</oai_dc:dc>