Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

PENGEMBANGAN PENCEGAHAN SERANGAN DISTRIBUTED DENIAL OF SERVICE (DDOS) PADA SUMBER DAYA JARINGAN DENGAN INTEGRASI NETWORK BEHAVIOR ANALYSIS DAN CLIENT PUZZLE

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 13 No. 1 (2015) · pp. 53–67

DOI
10.12962/j24068535.v13i1.a388
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2015-01-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

Denial of Service (DoS) merupakan permasalahan keamanan jaringan yang sampai saat ini terus berkembang secara dinamis. Semakin tinggi kemampuan komputasi suatu komputer penyerang, serangan DoS yang dapat dihasilkan juga semakin membahayakan. Serangan ini dapat mengakibatkan ketidakmampuan server untuk melayani service request yang sah. Karena itu serangan DoS sangat merugikan dan perlu diberikan pencegahan yang efektif. Ancaman berikutnya yang juga sangat membahayakan adalah Distributed Denial of Service (DDoS), dimana serangan ini memanfaatkan sejumlah besar komputer untuk menjalankan serangan DoS kepada server, web service, atau sumber daya jaringan lain. Mengingat resiko besar yang diakibatkan serangan DDoS ini, banyak peneliti yang terdorong untuk merancang mekanisme penga-manan sumber daya jaringan. Pada penelitian ini, penulis mengkhususkan pokok permasalahan pada pengamanan web service. Penulis mengemuka-kan sebuah mekanisme untuk mengamankan web service dengan cara melakukan filtrasi dan validasi permintaan yang diterima untuk mengakses sumber daya jaringan. Filtrasi dan validasi ini dilakukan dengan gabungan metode Network Behavior Analysis (NBA) dan Client Puzzle (CP). Metode NBA menjadi lapisan pertahanan pertama untuk mendeteksi apakah sedang terjadi serangan DDoS dengan mengukur tingkat kepadatan jaringan/Network density. Dari metode NBA, didapatkan IP Address yang perlu divalidasi dengan metode CP sebagai lapisan pertahanan kedua. Apabila suatu service request sudah berhasil melewati proses filtrasi dan validasi ini, maka service request ini baru akan dilayani. Dari hasil percobaan, terbukti metode ini dapat mendeteksi serangan DDoS sekaligus menjamin bahwa service request yang sah mendapat pelayanan yang seharusnya sehingga server dapat melayani service request dengan baik.

Collaboration network of the authors

17 authors · 28 co-authorship links · 2 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • University of Brawijaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Radityo AnggoroInstitut Teknologi Sepuluh Nopember3
Fajar BaskoroInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Annisaa Sri IndrawantiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Muchammad HusniInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Wahyu NugrohoAffiliation unknown1
Dian Hanifudin SubhiAffiliation unknown1
Johan Ericka Wahyu PrakasaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Mohamad DimyatiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Dian Rahma HayunInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Supeno DjanaliInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Ary Mazharuddin ShiddiqiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Wahyu SuadiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Baskoro Adi PratomoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Fariz Andri BakhtiarUniversity of Brawijaya1
Listyanti Dewi AstutiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGEMBANGAN PENCEGAHAN SERANGAN DISTRIBUTED DENIAL OF SERVICE (DDOS) PADA SUMBER DAYA JARINGAN DENGAN INTEGRASI NETWORK BEHAVIOR ANALYSIS DAN CLIENT PUZZLE</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Geges, Septian</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wibisono, Waskitho</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Denial of Service (DoS) merupakan permasalahan keamanan jaringan yang sampai saat ini terus berkembang secara dinamis. Semakin tinggi kemampuan komputasi suatu komputer penyerang, serangan DoS yang dapat dihasilkan juga semakin membahayakan. Serangan ini dapat mengakibatkan ketidakmampuan server untuk melayani service request yang sah. Karena itu serangan DoS sangat merugikan dan perlu diberikan pencegahan yang efektif. Ancaman berikutnya yang juga sangat membahayakan adalah Distributed Denial of Service (DDoS), dimana serangan ini memanfaatkan sejumlah besar komputer untuk menjalankan serangan DoS kepada server, web service, atau sumber daya jaringan lain. Mengingat resiko besar yang diakibatkan serangan DDoS ini, banyak peneliti yang terdorong untuk merancang mekanisme penga-manan sumber daya jaringan. 
         Pada penelitian ini, penulis mengkhususkan pokok permasalahan pada pengamanan web service. Penulis mengemuka-kan sebuah mekanisme untuk mengamankan web service dengan cara melakukan filtrasi dan validasi permintaan yang diterima untuk mengakses sumber daya jaringan. Filtrasi dan validasi ini dilakukan dengan gabungan metode Network Behavior Analysis (NBA) dan Client Puzzle (CP). Metode NBA menjadi lapisan pertahanan pertama untuk mendeteksi apakah sedang terjadi serangan DDoS dengan mengukur tingkat kepadatan jaringan/Network density. Dari metode NBA, didapatkan IP Address yang perlu divalidasi dengan metode CP sebagai lapisan pertahanan kedua. Apabila suatu service request sudah berhasil melewati proses filtrasi dan validasi ini, maka service request ini baru akan dilayani.
         Dari hasil percobaan, terbukti metode ini dapat mendeteksi serangan DDoS sekaligus menjamin bahwa service request yang sah mendapat pelayanan yang seharusnya sehingga server dapat melayani service request dengan baik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2015-01-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/388</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v13i1.a388</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 13, No 1, Januari 2015; 53-67</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v13i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/388/277</dc:relation>
</oai_dc:dc>