Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ETNOBOTANI TUMBUHAN PEWARNA ALAMI MASYARAKAT DESA MANTOBUA KABUPATEN MUNA

AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi · Vol. 2 No. 1 (2017) · pp. 34–41

DOI
10.36709/ampibi.v2i1.5055
ISSN
2723-6846, 2527-6735
Published
2017-02-02
Publisher
FKIP Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan organ tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami oleh masyarakat Desa Mantobua Kabupaten Muna.Metode yang digunakan yaitu survei eksploratif. Penentuan respon dengan menggunakan metode purposive sampling. Penentuan jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami dilakukan dengan cara mendeskripsikan ciri-ciri morfologi, sedangkan pemanfaatannya dideskripsikan berdasarkan organ yang dimanfaatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan pewarna alami yang ditemukan dan dimanfaatkan di Desa Mantobua terdiri 17 jenis, 15 famili, 14 bangsa, dan 2 kelas. Organ tumbuhan yang dimanfaatkan yaitu daun (10 jenis), buah (2 jenis), rimpang (2 jenis),bunga (1 jenis), batang (1 jenis), dan akar (1 jenis). Organ tumbuhan tersebut digunakan sebagai pewarna kerajinan (8 jenis), kosmetik (8 jenis), dan pewarna makanan (5 jenis). Bangsa yang paling dominan ditemukan berasal dari Zingiberales dan Caryophyllales. Habitus tumbuhan pewarna alami didominasi oleh tumbuhan perdu. Pengolahan tumbuhan secara umum dilakukan dengan cara direbus dan ditumbuk. Warna yang dihasilkan yaitu hijau (5 jenis), kuning (5 jenis), merah(5 jenis), dan jingga (2 jenis).KataKunci: Etnobotani,Tumbuhan Pewarna Alami, Mantobua

Collaboration network of the authors

40 authors · 97 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Murni SabiluUniversitas Halu Oleo4
Asmawati MunirUniversitas Halu Oleo4
La KolakaUniversitas Halu Oleo3
M SirihAffiliation unknown3
Sitti WirdhanaAffiliation unknown2
Lili DarlianAffiliation unknown2
Hittah Wahi SudrajatAffiliation unknown2
Suriana Gende EdeUniversitas Halu Oleo2
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo1
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo1
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo1
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo1
Lili Lili DarlianAffiliation unknown1
Marnitasari MarnitasariAffiliation unknown1
Amir AmirUniversitas Halu Oleo1
Muhammad YurisAffiliation unknown1
Dinarni DinarniAffiliation unknown1
Alimin AliminSyarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta1
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo1
Ferawati FerawatiAffiliation unknown1
Analuddin AnaluddinUniversitas Halu Oleo1
Vitry AnnyAffiliation unknown1
Amiruddin AmiruddinAffiliation unknown1
Hilda Yanti SyafiuddinAffiliation unknown1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Hadijah HadijahAffiliation unknown1
Alwi Ganing SintaAffiliation unknown1
Harpa Pria GawaksaAffiliation unknown1
Yeniyati YeniyatiAffiliation unknown1
Nur HasanahAffiliation unknown1
Lisda Erika RatmiAffiliation unknown1
Henny Irma SuriyaniAffiliation unknown1
Jahidin JahidinAffiliation unknown1
Muhammad Uksim AlrazikAffiliation unknown1
Muh IkbalAffiliation unknown1
Niar IndriawatiAffiliation unknown1
Ajeng PratiwiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ETNOBOTANI TUMBUHAN PEWARNA ALAMI MASYARAKAT DESA MANTOBUA KABUPATEN MUNA</dc:title>
	<dc:creator>Dalmatia, Dalmatia</dc:creator>
	<dc:creator>Damhuri, Damhuri</dc:creator>
	<dc:creator>Safilu, Safilu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan organ tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami oleh masyarakat Desa Mantobua Kabupaten Muna.Metode yang digunakan yaitu survei eksploratif. Penentuan respon dengan menggunakan metode purposive sampling. Penentuan jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami dilakukan dengan cara mendeskripsikan ciri-ciri morfologi, sedangkan pemanfaatannya dideskripsikan berdasarkan organ yang dimanfaatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan pewarna alami yang ditemukan dan dimanfaatkan di Desa Mantobua terdiri 17 jenis, 15 famili, 14 bangsa, dan 2 kelas. Organ tumbuhan yang dimanfaatkan yaitu daun (10 jenis), buah (2 jenis), rimpang (2 jenis),bunga (1 jenis), batang (1 jenis), dan akar (1 jenis). Organ tumbuhan tersebut digunakan sebagai pewarna kerajinan (8 jenis), kosmetik (8 jenis), dan pewarna makanan (5 jenis). Bangsa yang paling dominan ditemukan berasal dari Zingiberales dan Caryophyllales. Habitus tumbuhan pewarna alami didominasi oleh tumbuhan perdu. Pengolahan tumbuhan secara umum dilakukan dengan cara direbus dan ditumbuk. Warna yang dihasilkan yaitu hijau (5 jenis), kuning (5 jenis), merah(5 jenis), dan jingga (2 jenis).KataKunci: Etnobotani,Tumbuhan Pewarna Alami, Mantobua</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKIP Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-02-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/article/view/5055</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/ampibi.v2i1.5055</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi; Vol 2, No 1 (2017): Ampibi 4; 34-41</dc:source>
	<dc:source>2723-6846</dc:source>
	<dc:source>2527-6735</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/article/view/5055/3776</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)</dc:rights>
</oai_dc:dc>