Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

KINERJA PROTOKOL ROUTING PADA LINGKUNGAN WIRELESS MESH NETWORK DENGAN COMBINED SCALABLE VIDEO CODING

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 13 No. 1 (2015) · pp. 86–94

DOI
10.12962/j24068535.v13i1.a391
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2015-01-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

Teknologi wireless mesh network (WMN) yang beroperasi pada standar IEEE 802.11 merupakan teknologi jaringan nirkabel terdiri dari mesh router dan mesh client dipadukan dengan internet, teknologi seluler dan jaringan sensor. Seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan manusia, transmisi video melalui jaringan nirkabel semakin penting dan dibutuhkan. Umumnya, pembahasan transmisi video melalui teknologi jaringan nirkabel masih secara umum, sehingga memberikan tantangan dalam penggunaan throughput, end to end delay, packet loss dan PSNR. Combined Scalable Video Coding (CSCV) merupakan skema baru perkembangan dari H.264/MPEG-4. Pada penelitian ini CSCV digunakan untuk pengiriman video dengan standar IEEE 802.11 pada lingkungan WMN dan diaplikasikan pada protokol AODV, DSDV dan DSR. Untuk mengetahui kinerja protokol routing mana yang lebih baik dalam transmisi video CSVC digunakan metrik pengujian end to end delay, throughput, packet loss dan PSNR. Untuk analisis dan pengukuran data digunakan simulator NS-2, dan hasil percobaan simulasi yang dilakukan menunjukkan AODV memiliki nilai end to end delay yang rendah yaitu 0,57 detik, DSR memiliki nilai yang baik didalam throughput yaitu 31 kbps dan PSNR yaitu 22,7 dB, sedangkan DSDV memiliki packet loss yang rendah yaitu 56,4%.

Collaboration network of the authors

29 authors · 53 co-authorship links · 19 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Papua
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Universitas Sains dan Teknologi Jayapura
  • State University of Makassar
  • Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Other organisations
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Radityo AnggoroInstitut Teknologi Sepuluh Nopember5
Ary Mazharuddin ShiddiqiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember3
Muchammad HusniInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Muhammad Ilyas SyarifPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Andi Wawan IndrawanPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Jumadi Mabe ParenrengState University of Makassar1
Ary Masharuddin ShiddiqiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Faosan MapaAffiliation unknown1
Rakhmadany PrimanandaAffiliation unknown1
Noven Indra PrasetyaUniversitas Wijaya Kusuma Surabaya1
Wiwien WindiantoAffiliation unknown1
Muhammad Ziki ElfirmanUniversitas Muhammadiyah Banjarmasin1
Rachmat RachmatInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Faishal Halim SaputraInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Rizky Fenaldo MaulanaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Waskitho WibisonoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Wahyu SuadiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Henning Titi CiptaningtyasInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Muhammad AlkaffLambung Mangkurat University1
Eka SaputraUniversitas Papua1
Arnita IriantiUniversitas Sulawesi Barat1
Dwi Rochmat AryantoUniversitas Papua1
Tanwir TanwirUniversitas Sains dan Teknologi Jayapura1
Sri WidiastutiUniversitas Sains dan Teknologi Jayapura1
Rantika Tri Septyani SimanjuntakUniversitas Papua1
Kristia YuliawanUniversitas Papua1
Clara Amalia IsmayantiUniversitas Papua1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">KINERJA PROTOKOL ROUTING PADA LINGKUNGAN WIRELESS MESH NETWORK DENGAN COMBINED SCALABLE VIDEO CODING</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rantelinggi, Parma Hadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Djanali, Supeno</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Teknologi wireless mesh network (WMN) yang beroperasi pada standar IEEE 802.11 merupakan teknologi jaringan nirkabel terdiri dari mesh router dan mesh client dipadukan dengan internet, teknologi seluler dan jaringan sensor. Seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan manusia, transmisi video melalui jaringan nirkabel semakin penting dan dibutuhkan. Umumnya, pembahasan transmisi video melalui teknologi jaringan nirkabel masih secara umum, sehingga memberikan tantangan dalam penggunaan throughput, end to end delay,  packet loss dan PSNR. Combined Scalable Video Coding (CSCV) merupakan skema baru perkembangan dari H.264/MPEG-4. Pada penelitian ini CSCV digunakan untuk pengiriman video dengan  standar IEEE 802.11 pada lingkungan WMN dan diaplikasikan pada protokol AODV, DSDV dan DSR. Untuk mengetahui kinerja protokol routing mana yang lebih baik dalam transmisi video CSVC digunakan metrik pengujian end to end delay, throughput, packet loss dan PSNR.  Untuk analisis dan pengukuran data digunakan simulator NS-2, dan hasil percobaan simulasi yang dilakukan menunjukkan AODV memiliki nilai end to end delay  yang rendah yaitu 0,57 detik, DSR memiliki nilai yang baik didalam throughput yaitu 31 kbps dan PSNR yaitu 22,7 dB, sedangkan DSDV  memiliki packet loss  yang rendah yaitu 56,4%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2015-01-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/391</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v13i1.a391</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 13, No 1, Januari 2015; 86-94</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v13i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/391/280</dc:relation>
</oai_dc:dc>