Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PERUBAHAN MORFOLOGI DAN KEMATIAN HAMA BELALANG KEMBARA (Locusta migratoria) MELALUI PEMBERIAN EKSTRAK TANAMAN TUBA (Derris ellitica) SEBAGAI INSEKTISIDA

AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi · Vol. 7 No. 2 (2022) · pp. 84–91

DOI
10.36709/ampibi.v7i2.24485
ISSN
2723-6846, 2527-6735
Published
2022-04-02
Publisher
FKIP Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal di Desa Morome, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan bahwa petani terganggu dengan banyaknya hama belalang kembara yang menyerang tanman jagung sehingga dibutuhkan insektisida alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan morfologi dan kematian hama belalang kembara (Locusta migratoria) melalui pemberian ekstrak tanaman tuba (Derris elliptica). Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Pendidikan Biologi FKIP dan Laboratorium Jurusan Biologi FMIPA Universitas Halu Oleo Kendari. Subjek penelitian yaitu akar tanaman tuba sebanyak 750 gr dan hama belalang kembara sebanyak 24 ekor dengan teknik pemilihan sampel secara Purposive Sampling. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tidak terjadi perubahan morfologi pada kelompok perlakuan dan terjadi kematian hama belalang kembara melalui pemberian ekstrak tanaman tuba dimana konsentrasi 35% (X3) hama belalang kembara mengalami kematian sebanyak 5 ekor (100%), konsentrasi 25% (X2) hama belalang kembara mengalami kematian sebanyak 3 ekor (60%), konsentrasi 15% (X1) hama belalang kembara mengalami kematian sebanyak 1 ekor (20%) sedangkan pada konsentrasi 0% (X0) hama belalang kembara tidak mengalami kematian.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 89 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Cenderawasih University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jamili JamiliAffiliation unknown4
Lili DarlianAffiliation unknown4
I Wayan SuamaAffiliation unknown3
Murni SabiluUniversitas Halu Oleo3
Asmawati MunirUniversitas Halu Oleo3
Muzuni MuzuniAffiliation unknown2
Suriana SurianaAffiliation unknown2
Ahdiat AgriansyahAffiliation unknown2
Irfan IdoAffiliation unknown2
Hittah Wahi SudrajatAffiliation unknown2
Parakkasi ParakkasiAffiliation unknown2
Fitra SalehAffiliation unknown1
Syamsul Razak HaratyUniversitas Halu Oleo1
Al RubaiynAffiliation unknown1
L. M. Iradat SalihinAffiliation unknown1
Ahmad HidayatAffiliation unknown1
Yuliana YulianaCenderawasih University1
Irawati IrawatiAffiliation unknown1
Asmudin AsmudinAffiliation unknown1
Barti BartiAffiliation unknown1
Muhammad SirihUniversitas Halu Oleo1
Munawar MunawarAffiliation unknown1
Hamrina HamrinaAffiliation unknown1
Sitti Wirdhana BakarengAffiliation unknown1
Normayanti NormayantiAffiliation unknown1
Tri Purnama SandhiAffiliation unknown1
Sitti WirdhanaAffiliation unknown1
Hasbia HasbiaAffiliation unknown1
Zumaria ZumariaAffiliation unknown1
Sitti Wirdhana Ahmad BAffiliation unknown1
Analuddin AnaluddinUniversitas Halu Oleo1
Haswan HaswanAffiliation unknown1
Ruslin RuslinUniversitas Halu Oleo1
Makrawati MakrawatiAffiliation unknown1
Suci Cahaya RezkiAffiliation unknown1
La Ode SafiuddinAffiliation unknown1
Sitti AsrianiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERUBAHAN MORFOLOGI DAN KEMATIAN HAMA BELALANG KEMBARA (Locusta migratoria) MELALUI PEMBERIAN EKSTRAK TANAMAN TUBA (Derris ellitica) SEBAGAI INSEKTISIDA</dc:title>
	<dc:creator>Maulidaniati, Maulidaniati</dc:creator>
	<dc:creator>Jahidin, Jahidin</dc:creator>
	<dc:creator>Amiruddin, Amiruddin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">morfologi; tanaman tuba; belalang kembara; insektisida</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Berdasarkan hasil observasi awal di Desa Morome, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan bahwa petani terganggu dengan banyaknya hama belalang kembara yang menyerang tanman jagung sehingga dibutuhkan insektisida alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan morfologi dan kematian hama belalang kembara (Locusta migratoria) melalui pemberian ekstrak tanaman tuba (Derris elliptica). Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di  Laboratorium Jurusan Pendidikan Biologi FKIP dan Laboratorium Jurusan Biologi FMIPA Universitas Halu Oleo Kendari. Subjek penelitian yaitu akar tanaman tuba sebanyak 750 gr dan hama belalang kembara sebanyak 24 ekor dengan teknik pemilihan sampel secara Purposive Sampling. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tidak terjadi perubahan morfologi pada kelompok perlakuan dan terjadi kematian hama belalang kembara  melalui pemberian ekstrak tanaman tuba dimana konsentrasi 35% (X3) hama belalang kembara mengalami kematian sebanyak 5 ekor (100%), konsentrasi 25% (X2) hama belalang kembara mengalami kematian sebanyak 3 ekor (60%), konsentrasi 15% (X1) hama belalang kembara mengalami kematian sebanyak 1 ekor (20%) sedangkan pada konsentrasi 0% (X0) hama belalang kembara tidak mengalami kematian.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKIP Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/article/view/24485</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/ampibi.v7i2.24485</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi; Vol 7, No 2 (2022): Edisi Agustus 2022; 84-91</dc:source>
	<dc:source>2723-6846</dc:source>
	<dc:source>2527-6735</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/article/view/24485/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>