Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

INVENTARISASI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT BAGI MASYARAKAT KELURAHAN LAPUKO KECAMATAN MORAMO KABUPATEN KONAWE SELATAN

AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi · Vol. 1 No. 1 (2016) · pp. 33–40

DOI
10.36709/ampibi.v1i1.5024
ISSN
2723-6846, 2527-6735
Published
2016-05-01
Publisher
FKIP Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Inventarisasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Bagi Masyarakat Kelurahan Lapuko Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan”. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional, (2) Untuk mengetahui organ tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional, (3) Untuk mengetahui cara pemanfaatan tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat. Penelitian ini dilakukan melalui teknik wawancara dan eksplorasi (penjelajahan). Obyek yang diteliti dalam penelitian ini adalah tumbuhan berkhasiat obat yang digunakan oleh masyarakat Kelurahan Lapuko yang ditemukan di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sebanyak 26 suku yang terdiri dari 43 jenis, 30 jenis dari kelas Dicotyledoneae dan 13 jenis dari kelas Monocotyledoneae. Organ tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat sebagai ramuan obat tradisional meliputi akar, rimpang, batang, daun, buah, kulit buah, getah dan biji. Cara pemanfaatan tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat setempat yaitu untuk pengobatan dalam dikonsumsi langsung tanpa harus diolah dan ada juga yang diolah dengan cara direbus, ditumbuk, diparut atau diremas. Untuk pengobatan luar dengan cara ditempelkan, dioles atau digosok. Ramuan pengobatan dapat berasal dari satu jenis tumbuhan atau lebih yang diolah secara bersama-sama untuk memperoleh khasiat pengobatan yang maksimal. Kata kunci: Inventarisasi, Tumbuhan Obat, Lapuko.

Collaboration network of the authors

40 authors · 102 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Lili DarlianAffiliation unknown5
M SirihAffiliation unknown4
Hittah Wahi SudrajatAffiliation unknown4
Jahidin JahidinAffiliation unknown4
Damhuri DamhuriAffiliation unknown3
Murni SabiluUniversitas Halu Oleo3
La KolakaUniversitas Halu Oleo2
Suarna SamaiAffiliation unknown2
Pallawagau SappaileAffiliation unknown2
Harfina HarfinaAffiliation unknown2
HM SirihAffiliation unknown2
Amiruddin AmiruddinAffiliation unknown2
Muhammad SirihUniversitas Halu Oleo1
Suriana SurianaAffiliation unknown1
Mariati MariatiAffiliation unknown1
Akmalsyah AkmalsyahAffiliation unknown1
Wa Ode Rahma Iziah. AAffiliation unknown1
Muh IkbalAffiliation unknown1
Ratna RatnaAffiliation unknown1
Sri DarmiantiAffiliation unknown1
Nurul Adha HAffiliation unknown1
La Ode Muh Nur AlamAffiliation unknown1
Safilu SafiluAffiliation unknown1
Nazlan Ramli SaputraAffiliation unknown1
Sarwiana SarwianaAffiliation unknown1
Nurmiati NurmiatiAffiliation unknown1
Wa Ode NursiaAffiliation unknown1
Muh. SirihAffiliation unknown1
Putu Setiawan AseraAffiliation unknown1
Ana AstrianiAffiliation unknown1
Aprilia DamayantiAffiliation unknown1
Wa Ode NurtinaAffiliation unknown1
Deska VaridiAffiliation unknown1
Wa Ode SusiantiAffiliation unknown1
Sukmawati SukmawatiAffiliation unknown1
Dedi NasrandiAffiliation unknown1
Sofiana ImasAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">INVENTARISASI TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT BAGI MASYARAKAT KELURAHAN LAPUKO KECAMATAN MORAMO KABUPATEN KONAWE SELATAN</dc:title>
	<dc:creator>Rezki, Suci Cahaya</dc:creator>
	<dc:creator>Munir, Asmawati</dc:creator>
	<dc:creator>Parakkasi, Parakkasi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Inventarisasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Bagi Masyarakat Kelurahan Lapuko Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan”. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional, (2) Untuk mengetahui organ tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional, (3) Untuk mengetahui cara pemanfaatan tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat. Penelitian ini dilakukan melalui teknik wawancara dan eksplorasi (penjelajahan). Obyek yang diteliti dalam penelitian ini adalah tumbuhan berkhasiat obat yang digunakan oleh masyarakat Kelurahan Lapuko yang ditemukan di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sebanyak 26 suku yang terdiri dari 43 jenis, 30 jenis dari kelas Dicotyledoneae dan 13 jenis dari kelas Monocotyledoneae. Organ tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat sebagai ramuan obat tradisional meliputi akar, rimpang, batang, daun, buah, kulit buah, getah dan biji. Cara pemanfaatan tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat setempat yaitu untuk pengobatan dalam dikonsumsi langsung tanpa harus diolah dan ada juga yang diolah dengan cara direbus, ditumbuk, diparut atau diremas. Untuk pengobatan luar dengan cara ditempelkan, dioles atau digosok. Ramuan pengobatan dapat berasal dari satu jenis tumbuhan atau lebih yang diolah secara bersama-sama untuk memperoleh khasiat pengobatan yang maksimal. Kata kunci : Inventarisasi, Tumbuhan Obat, Lapuko.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKIP Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/article/view/5024</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/ampibi.v1i1.5024</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi; Vol 1, No 1 (2016): Ampibi 1; 33-40</dc:source>
	<dc:source>2723-6846</dc:source>
	<dc:source>2527-6735</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/article/view/5024/3746</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)</dc:rights>
</oai_dc:dc>