Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MoringaoleiferaLamck.) DAN EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Chromolaenaodorata L.)

AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi · Vol. 1 No. 2 (2018) · pp. 1–6

DOI
10.36709/ampibi.v1i2.5029
ISSN
2723-6846, 2527-6735
Published
2018-12-01
Publisher
FKIP Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengaruh ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Tujuan Penelitian untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terbaik untuk menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus serta untuk mengetahui perbandingan efektivitas antibakteri ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terhadap bakteri uji. Metode penelitian Eksperimen menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK). Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumur (well difusion). Variabel bebas (X) adalah ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) dengn masingmasing konsentrasi 25%, 50% dan 75%, total perlakuan dalam penelitian ini sebanyak 3 perlakuan sehingga total keseluruhan perlakuan bakteri uji adalah 36 unit percobaan. Variabel terikat (Y) yaitu aktivitas antibakteri. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial berupa ANAVA dan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada perbedaan pengaruh yang nyata ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terhadap pertumbuhan E. coli dan S. aureus. (2) Perlakuan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lamck.) terbaik untuk menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus adalah konsentrasi 75%. (3) Perlakuan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terbaik untuk menghambat pertumbuhan E. coli adalah konsentrasi 25% sedangkan S. aureus adalah 50%. (4) Ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) mempunyai efektivitas penghambatan yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) terhadap pertumbuhan E. coli dan S. aureus.Kata Kunci: ekstrak, antibakteri, Moringa oleifera L, Chromolaena odorata L.

Collaboration network of the authors

40 authors · 90 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
M SirihAffiliation unknown6
Asmawati MunirUniversitas Halu Oleo5
Ahdiat AgriansyahAffiliation unknown4
Jahidin JahidinAffiliation unknown3
Mashuni MashuniAffiliation unknown2
Damhuri DamhuriAffiliation unknown2
Suarna SamaiAffiliation unknown2
Muhammad Aswan AswanAffiliation unknown2
Muh SyahruramadhanAffiliation unknown2
Asrul SaniAffiliation unknown1
Sri AmbardiniUniversitas Halu Oleo1
Dirvamena BoerUniversitas Halu Oleo1
Darwis SulemanUniversitas Halu Oleo1
Susi IsrawatiAffiliation unknown1
Fahyuddin FahyuddinAffiliation unknown1
Santi SeptianaAffiliation unknown1
Sartina ButonAffiliation unknown1
Novi NurdiyantiAffiliation unknown1
Maryce Agusthinus WalukouUniversitas Halu Oleo1
Arvida ArvidaAffiliation unknown1
Nursamdiyanti NursamdiyantiAffiliation unknown1
Harpa Pria GawaksaAffiliation unknown1
Narsa NarsaAffiliation unknown1
Akmalsyah AkmalsyahAffiliation unknown1
Reza Ighnas Adhi Jaya RindraAffiliation unknown1
HM SirihAffiliation unknown1
Astaliati AstaliatiAffiliation unknown1
Muh. SirihAffiliation unknown1
Sri DarmiantiAffiliation unknown1
Nurul Adha HAffiliation unknown1
Sri Wahyuningsi Dwi AstutiAffiliation unknown1
Saprin SaprinAffiliation unknown1
Rasna HengkiAffiliation unknown1
Nuning MartianingsihAffiliation unknown1
Hittah Wahi SudrajatAffiliation unknown1
Amiruddin AmiruddinAffiliation unknown1
Sarina SarinaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MoringaoleiferaLamck.) DAN EKSTRAK DAUN     KIRINYUH (Chromolaenaodorata L.)</dc:title>
	<dc:creator>Priono, Andri</dc:creator>
	<dc:creator>Yanti, Nur Arfa</dc:creator>
	<dc:creator>Darlian, Lili</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengaruh ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Tujuan Penelitian untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terbaik untuk menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus serta untuk mengetahui perbandingan efektivitas antibakteri ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terhadap bakteri uji. Metode penelitian Eksperimen menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK). Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumur (well difusion). Variabel bebas (X) adalah ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) dengn masingmasing konsentrasi 25%, 50% dan 75%, total perlakuan dalam penelitian ini sebanyak 3 perlakuan sehingga total keseluruhan perlakuan bakteri uji adalah 36 unit percobaan. Variabel terikat (Y) yaitu aktivitas antibakteri. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial berupa ANAVA dan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada perbedaan pengaruh yang nyata ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terhadap pertumbuhan E. coli dan S. aureus. (2) Perlakuan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lamck.) terbaik untuk menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus adalah konsentrasi 75%. (3) Perlakuan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terbaik untuk menghambat pertumbuhan E. coli adalah konsentrasi 25% sedangkan S. aureus adalah 50%. (4) Ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) mempunyai efektivitas penghambatan yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) terhadap pertumbuhan E. coli dan S. aureus.Kata Kunci : ekstrak, antibakteri, Moringa oleifera L, Chromolaena odorata L.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKIP Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/article/view/5029</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/ampibi.v1i2.5029</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi; Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2; 1-6</dc:source>
	<dc:source>2723-6846</dc:source>
	<dc:source>2527-6735</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/article/view/5029/3752</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 JURNAL AMPIBI (Almuni Pendidikan Biologi)</dc:rights>
</oai_dc:dc>