Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE, ALAT PELINDUNG DIRI, DAN LAMA PAPARAN DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF GEJALA DERMATITIS KONTAK PADA PEDAGANG IKAN DI PASAR MANDONGA DAN PASAR ANDUONOHU KOTA KENDARI TAHUN 2019

Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo · Vol. 1 No. 1 (2020)

DOI
10.37887/jk3-uho.v1i1.12238
ISSN
2723-519X
Published
2020-06-28
Publisher
Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penyakit kulit yang paling relevan dalam kaitannya dengan populasi umum adalah dermatitis. Dermatitis yang muncul akibat dari kekuatan sensitisasi allergen maupun senyawa sejenis mengakibatkan reaksi hipersensitivitas tipe lambat pada paparan berulang. Dermatitis kontak pada pedagang ikan diakibatkan oleh paparan air rendaman ikan pekerjaan basah yang diberi bahan pengawet. Penelitian ini bertujuan agar dapat melihat hubungan hygiene personal, Alat Pelindung Diri dan Lama Paparan pada keluhan subjektif gejala dermatitis kontak pada pedagang ikan di Pasar Mandonga dan Pasar Anduonohu Kota Kendari. Pada penelitian ini mengenakan salah satu penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan salah satu pendekatan cross sectional study. Populasi pedagang ikan berjumlah 80 orang. Uji statistic menggunakan uji Chi square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara personal hygiene dengan keluhan subjektif gejala dermatitis (nilai p value = 0,000), ada hubungan antara Lama Paparan dengan keluhan subjektif gejala dermatitis (nilai p value = 0,00), ada hubungan antara pemakaian Alat Pelingung Diri dengan keluhan subjektif gejala dermatitis (nilai p value = 0.001). Diharapkan agar pedagang ikan Perlu diperhatikan lagi masalah Alat Pelindung Diri pada penjual ikan sebagai salah satu bentuk pencegahan dari kejadian gangguan kulit seperti dermatitis kontak

Collaboration network of the authors

40 authors · 195 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo10
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown8
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo7
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo7
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo5
Suhadi SuhadiAffiliation unknown3
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo3
Irma IrmaAffiliation unknown3
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo3
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo2
Fifi Nirmala GUniversitas Halu Oleo2
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo2
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo2
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Febriana MuchtarAffiliation unknown2
Sri WahyuniUniversitas Halu Oleo1
Putriana AlnurAffiliation unknown1
Sarlina SarlinaAffiliation unknown1
Nurul Islafiah IsmailAffiliation unknown1
Reni MeliahsariAffiliation unknown1
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown1
Rahayu NingsihAffiliation unknown1
Rahma YaniAffiliation unknown1
Mustafsyira MustafsyiraAffiliation unknown1
Annisa SabarniatiAffiliation unknown1
Uni ZulfianiAffiliation unknown1
Juliyanti JuliyantiAffiliation unknown1
Haspianti SapitriAffiliation unknown1
Riry NoviyantiAffiliation unknown1
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo1
Reski Desiauliani RohendiAffiliation unknown1
Hastin HastinAffiliation unknown1
Asyad KaryadiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jk3uho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE, ALAT PELINDUNG DIRI, DAN LAMA PAPARAN DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF GEJALA DERMATITIS KONTAK PADA PEDAGANG IKAN  DI PASAR MANDONGA DAN PASAR ANDUONOHU  KOTA KENDARI TAHUN 2019</dc:title>
	<dc:creator>Ahmad, Annisa Febrianti</dc:creator>
	<dc:creator>Asfian, Pitrah</dc:creator>
	<dc:creator>Pratiwi, Arum Dian</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyakit kulit yang paling relevan dalam kaitannya dengan populasi umum adalah dermatitis. Dermatitis yang muncul akibat dari kekuatan sensitisasi allergen maupun senyawa sejenis mengakibatkan reaksi hipersensitivitas tipe lambat pada paparan berulang. Dermatitis kontak pada pedagang ikan diakibatkan oleh paparan air rendaman ikan pekerjaan basah yang diberi bahan pengawet. Penelitian ini bertujuan agar dapat melihat hubungan hygiene personal, Alat Pelindung Diri dan Lama Paparan pada keluhan subjektif gejala dermatitis kontak pada pedagang ikan di Pasar Mandonga dan Pasar Anduonohu Kota Kendari. Pada penelitian ini mengenakan salah satu penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan salah satu pendekatan cross sectional study. Populasi pedagang ikan berjumlah 80 orang. Uji statistic menggunakan uji Chi square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara personal hygiene dengan keluhan subjektif gejala dermatitis (nilai p value = 0,000), ada hubungan antara Lama Paparan dengan keluhan subjektif gejala dermatitis (nilai p value = 0,00), ada hubungan antara pemakaian Alat Pelingung Diri dengan keluhan subjektif gejala dermatitis (nilai p value = 0.001). Diharapkan agar pedagang ikan Perlu diperhatikan lagi masalah Alat Pelindung Diri pada penjual ikan sebagai salah satu bentuk pencegahan dari kejadian gangguan kulit seperti dermatitis kontak</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-06-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jk3uho/article/view/12238</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jk3-uho.v1i1.12238</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo; Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)</dc:source>
	<dc:source>2723-519X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jk3-uho.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jk3uho/article/view/12238/8608</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>