Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

DENSE VISUAL WORD SPATIAL ARRANGEMENT DAN PENERAPANNYA PADA PENGENALAN GAMBAR SECARA OTOMATIS

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 13 No. 2 (2015) · pp. 116–124

DOI
10.12962/j24068535.v13i2.a480
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2015-07-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

Bag of visual word (BoVW) merupakan metode yang menjelaskan isi dari gambar. Metode ini hanya menghitung banyaknya word dan tidak memberikan informasi spatial. Terdapat metode Visual word spatial arrangement (WSA) dimana metode ini memberikan informasi spatial tentang word tertentu pada gambar dengan menggunakan interest point sebagai detektor. WSA kurang dapat memberikan informasi yang penting pada gambar dikarenakan interest point yang dihasilkan oleh detektor dapat memberikan titik-titik yang berpotensi tidak merupakan representasi yang penting dari gambar tersebut. Pada paper ini diusulkan metode dense visual word spatial arrangement (DVSA) yang merupakan modifikasi metode dari WSA. Metode ini tidak menggunakan detektor interest point untuk menghitung deskriptor lokal melainkan dengan menghitung deskriptor lokal pada bagian komponen piksel-piksel yang saling berdekatan. Hasil pengujian pada 4485 gambar dengan 15 jenis kelas menggunakan 10-fold cross validation untuk 2 word metode yang diusulkan memberikan peningkatan performa sebesar 12.68 % dari akurasi BoVW sedangkan akurasi WSA lebih baik 15.62 % dari BoVW. Untuk 4 word metode yang diusulkan memberikan peningkatan performa akurasi sebesar 30.99 % dari akurasi BoVW dan peningkatan performa 18.16 % dari WSA. Sedangkan untuk 6 word metode yang diusulkan memberikan peningkatan performa sebesar 29.98 % dari akurasi BoVW dan peningkatan performa 18.75 % dari WSA. Peningkatan performa akurasi sebesar 36.2 % didapatkan oleh metode yang diusulkan dengan 6 word terhadap BoVW dengan 2 word. Peningkatan performa sampai 18.75 % yang dihasilkan DVSA dibandingkan WSA dan peningkatan performa sampai 30.99 % dibandingkan BoVW dengan jumlah word yang sama menunjukkan metode yang diusulkan kompetitif untuk mengenali jenis gambar.

Collaboration network of the authors

22 authors · 31 co-authorship links · 4 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Hasanuddin University
  • UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Politeknik Negeri Nusa Utara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Chastine FatichahInstitut Teknologi Sepuluh Nopember7
Nanik SuciatiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Hendra MesraHasanuddin University2
Ricky Eka PutraAffiliation unknown1
Michael Ndung'uAffiliation unknown1
Gigih Prasetyo CahyonoAffiliation unknown1
Ahmad Hifdhul AbrorUIN Sunan Ampel Surabaya1
Stendy Budi Hartono SakurPoliteknik Negeri Nusa Utara1
Ahmad Hayam BrilianAffiliation unknown1
Aditya BagusmulyaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Yunan Helmi MahendraInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Nurseno Bayu AjiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Siprianus Septian ManekInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Martini Dwi Endah SusantiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Adenuar PurnomoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Heru Purnomo IpungInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Supeno DjanaliInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Edio da CostaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Nenden Siti FatonahInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Fajar Astuti HermawatiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">DENSE VISUAL WORD SPATIAL ARRANGEMENT DAN PENERAPANNYA PADA PENGENALAN GAMBAR SECARA OTOMATIS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fajarianto, Gama Wisnu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tjandrasa, Handayani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Bag of visual word (BoVW) merupakan metode yang menjelaskan isi dari gambar. Metode ini hanya menghitung banyaknya word dan tidak memberikan informasi spatial. Terdapat metode Visual word spatial arrangement (WSA) dimana metode ini memberikan informasi spatial tentang word tertentu pada gambar dengan menggunakan interest point sebagai detektor. 
WSA kurang dapat memberikan informasi yang penting pada gambar dikarenakan interest point yang dihasilkan oleh detektor dapat memberikan titik-titik yang berpotensi tidak merupakan representasi yang penting dari gambar tersebut. Pada paper ini diusulkan metode dense visual word spatial arrangement (DVSA) yang merupakan modifikasi metode dari WSA. Metode ini tidak menggunakan detektor interest point untuk menghitung deskriptor lokal melainkan dengan menghitung deskriptor lokal pada bagian komponen piksel-piksel yang saling berdekatan. 
Hasil pengujian pada 4485 gambar dengan 15 jenis kelas menggunakan 10-fold cross validation untuk 2 word metode yang diusulkan memberikan peningkatan performa sebesar 12.68 % dari akurasi BoVW sedangkan akurasi WSA lebih baik 15.62 % dari BoVW. Untuk 4 word metode yang diusulkan memberikan peningkatan performa akurasi sebesar 30.99 % dari akurasi BoVW dan peningkatan performa 18.16 % dari WSA. Sedangkan untuk 6 word metode yang diusulkan memberikan peningkatan performa sebesar 29.98 % dari akurasi BoVW dan peningkatan performa 18.75 % dari WSA. Peningkatan performa akurasi sebesar 36.2 % didapatkan oleh metode yang diusulkan dengan 6 word terhadap BoVW dengan 2 word. Peningkatan performa sampai 18.75 % yang dihasilkan DVSA dibandingkan WSA dan peningkatan performa sampai 30.99 % dibandingkan BoVW dengan jumlah word yang sama menunjukkan metode yang diusulkan kompetitif untuk mengenali jenis gambar.
</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2015-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/480</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v13i2.a480</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 13, No 2, Juli 2015; 116-124</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v13i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/480/294</dc:relation>
</oai_dc:dc>