Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK PADA NELAYAN DI DESA TANJUNG PINANG KECAMATAN KUSAMBI KABUPATEN MUNA BARAT TAHUN 2021

Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo · Vol. 4 No. 1 (2023)

DOI
10.37887/jk3-uho.v4i1.36101
ISSN
2723-519X
Published
2023-04-19
Publisher
Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

AbstrakDermatitis kontak merupakan suatu bentuk reaksi inflamasi kulit yang dapat bersifat akut atau kronis akibat paparan dari luar atau alergen yang menyerang kulit. Dermatitis kontak dapat ditandai dengan ruam merah dan gatal. Kejadian penyakit kulit pada nelayan di Desa Tanjung Pinang dikarenakan oleh hewan laut atau jamur. Karena lautan adalah tempat kerja yang lembab dan basah, jamur bisa tumbuh di kulit dan menyebabkan penyakit dermatitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak pada nelayan di Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat Tahun 2021. Jenis penelitian adalah observational analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan sampel sebanyak 107 dari populasi 147 nelayan dengan mempergunakan teknik simple random sampling. Alat bantu yang diggunakan yaitu kuesioner dan di uji dengan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan secara statistik (ρ value 0,05) untuk variabel personal hygiene (ρ value = 0,022), lama kontak (ρ value = 0,000), penggunaan APD (ρ value = 0,010). Sebaliknya tidak ada hubungan secara statistik (ρ value 0,05) untuk variabel riwayat penyakit kulit sebelumnya (ρ value = 0,758) pada nelayan. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara personal hygiene, lama kontak (lama pajanan) dan penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan kejadian dermatitis kontak, namun tidak ada hubungan antara riwayat penyakit kulit sebelumnya dengan kejadian dermatitis kontak pada nelayan.Kata Kunci: dermatitis kontak, lama kontak, penggunaan alat pelindung diri (APD), personal hygiene, riwayat penyakit kulit

Collaboration network of the authors

40 authors · 214 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo9
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown8
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo7
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo6
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo5
Sartiah YusranAffiliation unknown5
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo4
Suhadi SuhadiAffiliation unknown3
Irma IrmaAffiliation unknown3
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo3
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo3
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo3
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo3
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Heny BaharuddinAffiliation unknown2
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo2
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo2
Fifi Nirmala GUniversitas Halu Oleo2
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo2
Farit RezalAffiliation unknown2
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Sri WahyuniUniversitas Halu Oleo1
Dwi Apri AnggraeniAffiliation unknown1
Rizki Eka Sakti Octaviani KohaliAffiliation unknown1
Fidya RamadhaniAffiliation unknown1
Putriana AlnurAffiliation unknown1
Ratna KombaisAffiliation unknown1
Fitriyani FitriyaniAffiliation unknown1
Nur Vandila KalapatAffiliation unknown1
Sarlina SarlinaAffiliation unknown1
Safbrin Burton SaffiruAffiliation unknown1
Rayhanatu QalbiAffiliation unknown1
Waode SalmaAffiliation unknown1
Siti SarbiaAffiliation unknown1
Okta ReskiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jk3uho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK PADA NELAYAN DI DESA TANJUNG PINANG KECAMATAN KUSAMBI KABUPATEN MUNA BARAT TAHUN 2021</dc:title>
	<dc:creator>Saharlina, Saharlina</dc:creator>
	<dc:creator>Pratiwi, Arum Dian</dc:creator>
	<dc:creator>Ruwiah, Ruwiah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakDermatitis kontak merupakan suatu bentuk reaksi inflamasi kulit yang dapat bersifat akut atau kronis akibat paparan dari luar atau alergen yang menyerang kulit. Dermatitis kontak dapat ditandai dengan ruam merah dan gatal. Kejadian penyakit kulit pada nelayan di Desa Tanjung Pinang dikarenakan oleh hewan laut atau jamur. Karena lautan adalah tempat kerja yang lembab dan basah, jamur bisa tumbuh di kulit dan menyebabkan penyakit dermatitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak pada nelayan di Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat Tahun 2021. Jenis penelitian adalah observational analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan sampel sebanyak 107 dari populasi 147 nelayan dengan mempergunakan teknik simple random sampling. Alat bantu yang diggunakan yaitu kuesioner dan di uji dengan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan secara statistik (ρ value 0,05) untuk variabel personal hygiene (ρ value = 0,022), lama kontak (ρ value = 0,000), penggunaan APD (ρ value = 0,010). Sebaliknya tidak ada hubungan secara statistik (ρ value 0,05) untuk variabel riwayat penyakit kulit sebelumnya (ρ value = 0,758) pada nelayan. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara personal hygiene, lama kontak (lama pajanan) dan penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan kejadian dermatitis kontak, namun tidak ada hubungan antara riwayat penyakit kulit sebelumnya dengan kejadian dermatitis kontak pada nelayan.Kata Kunci: dermatitis kontak, lama kontak, penggunaan alat pelindung diri (APD), personal hygiene, riwayat penyakit kulit</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-04-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jk3uho/article/view/36101</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jk3-uho.v4i1.36101</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo; Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)</dc:source>
	<dc:source>2723-519X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jk3-uho.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jk3uho/article/view/36101/18073</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>