Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

OPTIMASI ROUTING PADA PROTOKOL AODV_EXT DENGAN MENGGUNAKAN LINK EXPIRATION TIME (LET)

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 13 No. 2 (2015) · pp. 143–151

DOI
10.12962/j24068535.v13i2.a483
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2015-07-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

Proses flooding pada MANET merupakan suatu teknik pada fase route discovery yang digunakan oleh source node un-tuk mengirimkan route request packet (RREQ) pada node-node disekitarnya. Proses ini seringkali menimbulkan transmisi ulang yang tidak perlu dan menyebabkan congestion dan packet collision dimana fenomena ini dikenal dengan broadcast storm. Protokol AODV_EXT merupakan pengembangan dari protokol AODV yang menerapkan algoritma pengaturan RREQ forwarding pada intermediate node. Pada proses flooding tersebut maka RREQ packet akan diteruskan oleh inter-mediate node ke node-node selanjutnya apabila densitas node tetangga memenuhi batasan yang ditetapkan. Metode ini mengurangi terjadinya kemacetan jaringan akibat adanya transmisi ulang. Pergerakan node memiliki peran penting pada MANET. Mobilitas node sering menyebabkan perubahan pada topologi jaringan serta putusnya jalur yang menyebabkan proses route discovery perlu dilakukan kembali. Maka pada penelitian ini diusulkan suatu optimasi pemilihan rute pada jaringan MANET dengan mempertimbangkan link lifetime yang ada aki-bat pergerakan node. Algoritma Link Expiration Time (LET) digunakan untuk memperkirakan lamanya dua buah node untuk dapat saling berhubungan. LET dihitung berdasarkan jangkauan transmisi serta kecepatan relatif antara dua buah node. Routing protocol yang menggunakan nilai LET akan dapat menemukan rute yang paling stabil. Berdasarkan hal itu maka algoritma LET akan diterapkan pada protokol AODV_EXT dengan tujuan dapat meningkatkan performance pada protokol tersebut. Network Simulator 2 (NS2) digunakan untuk mengevaluasi modifikasi dari protokol AODV_EXT dengan menggunakan Link Expiration Time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protokol R-AODV_EXT memiliki kinerja yang lebih baik da-ripada AODV_EXT untuk parameter packet delivery ratio (PDR), throughput, number of packets dropped, dan average end-to-end delay.

Collaboration network of the authors

33 authors · 63 co-authorship links · 15 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • State University of Makassar
  • Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Universitas Papua
  • Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Lambung Mangkurat University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Radityo AnggoroInstitut Teknologi Sepuluh Nopember5
Ary Mazharuddin ShiddiqiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember3
Waskitho WibisonoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Noven Indra PrasetyaUniversitas Wijaya Kusuma Surabaya2
Muhammad Ilyas SyarifPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Andi Wawan IndrawanPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Jumadi Mabe ParenrengState University of Makassar1
Ary Masharuddin ShiddiqiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Faosan MapaAffiliation unknown1
David Yulianto SantosoAffiliation unknown1
ND NugraeniAffiliation unknown1
Khakim GhozaliInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Purno WidodoAffiliation unknown1
Wahyu NugrohoAffiliation unknown1
Erry YudiantoAffiliation unknown1
Nunut Priyo JatmikoAffiliation unknown1
Arief PrasetyoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Royyana Muslim IjtihadieInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Januar BisaptantoAffiliation unknown1
Rakhmadany PrimanandaAffiliation unknown1
Parma Hadi RantelinggiUniversitas Papua1
Muhammad Ziki ElfirmanUniversitas Muhammadiyah Banjarmasin1
Rachmat RachmatInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Faishal Halim SaputraInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Rizky Fenaldo MaulanaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Wahyu SuadiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Henning Titi CiptaningtyasInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Muhammad AlkaffLambung Mangkurat University1
Handayani TjandrasaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Edio da CostaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">OPTIMASI ROUTING PADA PROTOKOL AODV_EXT DENGAN MENGGUNAKAN LINK EXPIRATION TIME (LET)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Windianto, Wiwien</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Djanali, Supeno</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Husni, Muchammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Proses flooding pada MANET merupakan suatu teknik pada fase route discovery yang digunakan oleh source node un-tuk mengirimkan route request packet (RREQ) pada node-node disekitarnya. Proses ini seringkali menimbulkan transmisi ulang yang tidak perlu dan menyebabkan congestion dan packet collision dimana fenomena ini dikenal dengan broadcast storm. Protokol AODV_EXT merupakan pengembangan dari protokol AODV yang menerapkan algoritma pengaturan RREQ forwarding pada intermediate node. Pada proses flooding tersebut maka RREQ packet akan diteruskan oleh inter-mediate node ke node-node selanjutnya apabila densitas node tetangga memenuhi batasan yang ditetapkan. Metode ini mengurangi terjadinya kemacetan jaringan akibat adanya transmisi ulang.
Pergerakan node memiliki peran penting pada MANET. Mobilitas node sering menyebabkan perubahan pada topologi jaringan serta putusnya jalur yang menyebabkan proses route discovery perlu dilakukan kembali. Maka pada penelitian ini diusulkan suatu optimasi pemilihan rute pada jaringan MANET dengan mempertimbangkan link lifetime yang ada aki-bat pergerakan node. Algoritma Link Expiration Time (LET) digunakan untuk memperkirakan lamanya dua buah node untuk dapat saling berhubungan. LET dihitung berdasarkan jangkauan transmisi serta kecepatan relatif antara dua buah node. Routing protocol yang menggunakan nilai LET akan dapat menemukan rute yang paling stabil. Berdasarkan hal itu maka algoritma LET akan diterapkan pada protokol AODV_EXT dengan tujuan dapat meningkatkan performance pada protokol tersebut.
Network Simulator 2 (NS2) digunakan untuk mengevaluasi modifikasi dari protokol AODV_EXT dengan menggunakan Link Expiration Time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protokol R-AODV_EXT memiliki kinerja yang lebih baik da-ripada AODV_EXT untuk parameter packet delivery ratio (PDR), throughput, number of packets dropped, dan average end-to-end delay.
</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2015-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/483</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v13i2.a483</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 13, No 2, Juli 2015; 143-151</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v13i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/483/297</dc:relation>
</oai_dc:dc>