Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PEMETAAN KASUS COVID-19 DI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2020

Endemis Journal · Vol. 1 No. 4 (2021)

DOI
10.37887/ej.v1i4.16663
ISSN
2723-0139
Published
2021-01-30
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

AbstrakCorona virus adalah salah satu patogen utama yang pada umumnya menyerang sistem pernapasan manusia. Wabah Corona Virus (CoV) sebelumnya termasuk Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) -CoV dan - Middle East Respiratory Syndrome (MERS) -CoV yang telah ditandai sebagai agen yang merupakan ancaman kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepadatan penduduk dengan kejadian covid-19 di Sulawesi Tenggara Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik. Penelitian ini di laksanakan di beberapa kecamatan yang ada di Sulawesi tenggara. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita covid-19 yang tinggal Sulawesi Tenggara. Teknik Sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Sampel penelitian ini diambil menggunakan data sekunder berdasarkan data Kasus Per 11 Mei 2020 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Data diolah menggunakan perangkat lunak GIS untuk mendapatkan pemetaan. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kejadian Covid-19 dengan kepadatan penduduk (p = 0,133, r = 0,380). Angka kumulatif penemuan kasus Covid-19 tertinggi pada Kabupaten Bombana dengan rincian 65 kasus dan beberapa daerah belum ditemukan kasus sama sekali seperti Muna Barat, Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, Buton Utara, Konawe Kepualauan dan Konawe Utara, kepadatan penduduk tertinggi yaitu di Kota Kendari dan terendah di Konawe Utara. Secara statistic tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepdatan pendudukdengan kejadian COVID-19 Sulawesi Tenggara.Kata Kunci: Pemetaan, Covid-19

Collaboration network of the authors

40 authors · 223 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo11
Febriana MuchtarAffiliation unknown10
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo5
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown5
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo5
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo4
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown4
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo4
La Ode Liaumin AzimUniversitas Halu Oleo3
Lymbran TinaAffiliation unknown3
Farit RezalAffiliation unknown3
Karma IbrahimAffiliation unknown3
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo3
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo3
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo3
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo3
Listy HandayaniUniversitas Halu Oleo2
Farming FarmingAffiliation unknown2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Alyssa Destiana AdnanAffiliation unknown2
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo2
Nurdian NurdianAffiliation unknown2
APRIANI APRIANIAffiliation unknown2
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
Kamrin KamrinUniversitas Halu Oleo2
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo2
Sabril MunandarAffiliation unknown2
Putu Eka ErawanAffiliation unknown2
Farid RezalAffiliation unknown2
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo2
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
Rasma RasmaAffiliation unknown2
Andi Faizal FachlevyAffiliation unknown2
Gita Shanida Putri DSUniversitas Halu Oleo1
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo1
Reski RamdanaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMETAAN KASUS COVID-19 DI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2020</dc:title>
	<dc:creator>Lestari, Hariati</dc:creator>
	<dc:creator>Bahar, Hartati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakCorona virus adalah salah satu patogen utama yang pada umumnya menyerang sistem pernapasan manusia. Wabah Corona Virus (CoV) sebelumnya termasuk Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) -CoV dan - Middle East Respiratory Syndrome (MERS) -CoV yang telah ditandai sebagai agen yang merupakan ancaman kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepadatan penduduk dengan kejadian covid-19 di Sulawesi Tenggara Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik. Penelitian ini di laksanakan di beberapa kecamatan yang ada di Sulawesi tenggara. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita covid-19 yang tinggal Sulawesi Tenggara. Teknik Sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Sampel penelitian ini diambil menggunakan data sekunder berdasarkan data Kasus Per 11 Mei 2020 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Data diolah menggunakan perangkat lunak GIS untuk mendapatkan pemetaan. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kejadian Covid-19 dengan kepadatan penduduk (p = 0,133, r = 0,380). Angka kumulatif penemuan kasus Covid-19 tertinggi pada Kabupaten Bombana dengan rincian 65 kasus dan beberapa daerah belum ditemukan kasus sama sekali seperti Muna Barat, Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, Buton Utara, Konawe Kepualauan dan Konawe Utara, kepadatan penduduk tertinggi yaitu di Kota Kendari dan terendah di Konawe Utara. Secara statistic tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepdatan pendudukdengan kejadian COVID-19 Sulawesi Tenggara.Kata Kunci : Pemetaan, Covid-19 </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/16663</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/ej.v1i4.16663</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Endemis Journal; Vol 1, No 4 (2021): Endemis Journal</dc:source>
	<dc:source>2723-0139</dc:source>
	<dc:source>10.37887/ej.v1i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/16663/11148</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Endemis Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>