Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Karakteristik penderita tuberkulosis paru di wilayah Kerja puskesmas poasia kendari tahun 2022

Endemis Journal · Vol. 4 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/ej.v4i3.46531
ISSN
2723-0139
Published
2023-12-19
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Indonesia memiliki jumlah penderita TB tertinggi di seluruh dunia, menempati peringkat ketiga, tahun 2022 kasus TB sebanyak 10,1 juta kasus. Data Sulawesi Tenggara, 2022 meningkat sebanyak 1181 kasus. Dari 15 puskesmas kota Kendari, Puskesmas Poasia berada pada urutan pertama tertinggi pada kasus tuberkulosis (TB) jumlah kasus terduga tuberkulosis sebanyak 465 kasus. Karakteristik individu, faktor lingkungan, dan faktor perilaku adalah faktor penentu penyakit tuberkulosis paru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien TB paru di wilayah kerja puskesmas Poasia Kendari pada tahun 2022. Penelitian jenis deskriptif observasional ini. Data variabel penelitian ini diperoleh dari 101 sampel rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 101 penderita, kelompok umur 19 hingga 45 tahun (dewasa) adalah yang paling rentan: 46 orang (45,5%), 55 orang (54,5%), dan 46 orang (45,5%). Jumlah orang yang memiliki pekerjaan wiraswasta adalah 34 orang (33,7%), dengan 3 orang (3,0%). Jumlah orang yang memiliki status gizi baik adalah 55 orang (54,5%), dengan 1 orang (1,0%). Hasil pengobatan terakhir adalah lengkap 37 orang (36,6%), putus berobat 29 orang (28,7%), dan sembuh 35 orang (34,7%). Tipe diagnosis terkonfirmasi bakteriologis 92 orang (91,1%) menerima diagnosis bakteriologis, dan 9 orang (8,9%) menerima diagnosis klinis. Hasil: Penderita TB di wilayah kerja puskesmas poasia Kendari lebih banyak berasal dari usia produktif (19 hingga 45 tahun) (45,5%), berjenis kelamin laki-laki (55,5%), bekerja sebagian besar sebagai wiraswasta (31,7%), memiliki status gizi yang baik (sebagian besar dewasa) (54,5%), dan hasil akhir pengobatan (sebagian besar pengobatan lengkap) (36,6%). Kata Kunci: TB Paru, Karakteristik penderita TB Paru

Collaboration network of the authors

40 authors · 159 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Febriana MuchtarAffiliation unknown6
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown5
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo4
Pitrah AsfianAffiliation unknown4
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo4
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo3
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo2
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown2
Sri SusantyAffiliation unknown2
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo2
Putu Eka Meiyana ErawanUniversitas Halu Oleo2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
Nurfatimah NurfatimahUniversitas Halu Oleo1
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo1
Azzahra Ayu Jelita MujahidinUniversitas Halu Oleo1
Talita Putri SyairaUniversitas Halu Oleo1
Putriana PutrianaAffiliation unknown1
Adinda ValentinaAffiliation unknown1
Idha Rezky IratamaAffiliation unknown1
Ratna KombaisAffiliation unknown1
Safbrin Burton SaffiruAffiliation unknown1
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo1
Etin Rahmaniar EliAffiliation unknown1
Siti SarbiaAffiliation unknown1
yftinan azizaAffiliation unknown1
Santriwati SantriwatiAffiliation unknown1
Okta ReskiAffiliation unknown1
Rosnah NingsihAffiliation unknown1
Sukma RizkiAffiliation unknown1
Indriati PratiwiAffiliation unknown1
Reifa AmaliaAffiliation unknown1
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo1
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Karakteristik penderita tuberkulosis paru di wilayah  Kerja puskesmas poasia kendari tahun 2022</dc:title>
	<dc:creator>Puspita, Yuyun</dc:creator>
	<dc:creator>Effendy, Devi Savitri</dc:creator>
	<dc:creator>Meliahsari, Renni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Indonesia memiliki jumlah penderita TB tertinggi di seluruh dunia, menempati peringkat ketiga, tahun 2022 kasus TB sebanyak 10,1 juta kasus. Data Sulawesi Tenggara, 2022 meningkat sebanyak 1181 kasus. Dari 15 puskesmas kota Kendari, Puskesmas Poasia berada pada urutan pertama tertinggi pada kasus tuberkulosis (TB) jumlah kasus terduga tuberkulosis sebanyak 465 kasus. Karakteristik individu, faktor lingkungan, dan faktor perilaku adalah faktor penentu penyakit tuberkulosis paru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien TB paru di wilayah kerja puskesmas Poasia Kendari pada tahun 2022. Penelitian jenis deskriptif observasional ini. Data variabel penelitian ini diperoleh dari 101 sampel rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 101 penderita, kelompok umur 19 hingga 45 tahun (dewasa) adalah yang paling rentan: 46 orang (45,5%), 55 orang (54,5%), dan 46 orang (45,5%). Jumlah orang yang memiliki pekerjaan wiraswasta adalah 34 orang (33,7%), dengan 3 orang (3,0%). Jumlah orang yang memiliki status gizi baik adalah 55 orang (54,5%), dengan 1 orang (1,0%). Hasil pengobatan terakhir adalah lengkap 37 orang (36,6%), putus berobat 29 orang (28,7%), dan sembuh 35 orang (34,7%). Tipe diagnosis terkonfirmasi bakteriologis 92 orang (91,1%) menerima diagnosis bakteriologis, dan 9 orang (8,9%) menerima diagnosis klinis. Hasil: Penderita TB di wilayah kerja puskesmas poasia Kendari lebih banyak berasal dari usia produktif (19 hingga 45 tahun) (45,5%), berjenis kelamin laki-laki (55,5%), bekerja sebagian besar sebagai wiraswasta (31,7%), memiliki status gizi yang baik (sebagian besar dewasa) (54,5%), dan hasil akhir pengobatan (sebagian besar pengobatan lengkap) (36,6%).

Kata Kunci : TB Paru, Karakteristik penderita TB Paru</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-12-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/46531</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/ej.v4i3.46531</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Endemis Journal; Vol 4, No 3 (2023): ENDEMIS JOURNAL</dc:source>
	<dc:source>2723-0139</dc:source>
	<dc:source>10.37887/ej.v4i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/46531/19478</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Endemis Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>