Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

TREND EPIDEMILOGI PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI BUTON UTARA

Endemis Journal · Vol. 1 No. 3 (2020)

DOI
10.37887/ej.v1i3.16657
ISSN
2723-0139
Published
2020-10-30
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

AbstrakDemam Berdarah Dengue (DBD) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarkat yang jumlah penderitanya dari tahun ketahun terus meningkat serta penyebarannya semakin meluas. DBD juga masih endemis dan terus menyebar di beberapa daerah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tenggara termasuk Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitaif deskriptif dengan populasi dan sampel yang digunakan adalah seluruh data penderita kasus DBD di Kabupaten Buton Utara yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk periode tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 sebanyak 186 kasus. Data yang sudah dikumpulkan selanjutnya dianalisis melalui program Micrsoft Excel untuk menggambarkan trend kasus DBD berdasarkan ukuran epidemiologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa trend kasus DBD di Buton Utara berdasarkan angka prevalensi, Isidence Rate (IR) dan Case Fatality Rate (CFR) untuk periode tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 bersifat fluktuatif yang memuncak pada tahun 2016 untuk angka prevalensi yaiitu sebesar 0,143% dan IR sebesar 136,1 per 10.000 penduduk sedangkan angka CFR memuncak pada tahun 2017 sebesar 9,6%. Hal ini mengandung makna bahwa kasus kejadian DBD di Buton Utara belum sepenuhnya dapat dikendalikan dan masih perlu upaya pencegahan yang lebih optimal serta masih perlu penelitian lebih lanjut untuk melihar faktor risiko kejadian DBD di Kabupaten Buton Utara.Kata kunci: DBD, Trend, Prevalence, IR, CF

Collaboration network of the authors

40 authors · 303 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo15
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo11
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo10
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo9
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo7
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo6
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo5
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo5
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown5
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo4
Suhadi SuhadiAffiliation unknown4
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo4
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo4
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown4
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo3
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo3
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo3
Febriana MuchtarAffiliation unknown3
Melly ErdanaAffiliation unknown2
Syawal Kamiluddin SaptaputaAffiliation unknown2
La Ode Muhammad SetyAffiliation unknown2
Dimas Melianto Saputra BahtiarAffiliation unknown2
APRIANI APRIANIAffiliation unknown2
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo2
Ruwiah RuwiahAffiliation unknown2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
Fikki PrasetyaAffiliation unknown2
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo2
Junaid JunaidAffiliation unknown2
Agis Indri LestaryUniversitas Halu Oleo1
Swaidatul Masluhiya AfUniversitas Tribhuwana Tunggadewi1
IrmaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TREND EPIDEMILOGI PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI BUTON UTARA</dc:title>
	<dc:creator>Irma, Irma</dc:creator>
	<dc:creator>Tina, Lymbran</dc:creator>
	<dc:creator>Harleli, Harleli</dc:creator>
	<dc:creator>Masluhiya, Swaidatul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakDemam Berdarah Dengue (DBD) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarkat yang jumlah penderitanya dari tahun ketahun terus meningkat serta penyebarannya semakin meluas. DBD juga masih endemis dan terus menyebar di beberapa daerah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tenggara termasuk Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitaif deskriptif dengan populasi dan sampel yang digunakan adalah seluruh data penderita kasus DBD di Kabupaten Buton Utara yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk periode tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 sebanyak 186 kasus. Data yang sudah dikumpulkan selanjutnya dianalisis melalui program Micrsoft Excel untuk menggambarkan trend kasus DBD berdasarkan ukuran epidemiologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa trend kasus DBD di Buton Utara berdasarkan angka prevalensi, Isidence Rate (IR) dan Case Fatality Rate (CFR) untuk periode tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 bersifat fluktuatif yang memuncak pada tahun 2016 untuk angka prevalensi yaiitu sebesar 0,143% dan IR sebesar 136,1 per 10.000 penduduk sedangkan angka CFR memuncak pada tahun 2017 sebesar 9,6%. Hal ini mengandung makna bahwa kasus kejadian DBD di Buton Utara belum sepenuhnya dapat dikendalikan dan masih perlu upaya pencegahan yang lebih optimal serta masih perlu penelitian lebih lanjut untuk melihar faktor risiko kejadian DBD di Kabupaten Buton Utara.Kata kunci : DBD, Trend, Prevalence, IR, CF </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/16657</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/ej.v1i3.16657</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Endemis Journal; Vol 1, No 3 (2020): Endemis Journal</dc:source>
	<dc:source>2723-0139</dc:source>
	<dc:source>10.37887/ej.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/16657/11143</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Endemis Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>