Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Spasial Kasus Suspek Campak-Rubella Di Kabupaten Kolaka Tahun 2019-2022

Endemis Journal · Vol. 4 No. 1 (2023)

DOI
10.37887/ej.v4i1.42404
ISSN
2723-0139
Published
2023-07-05
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Suspek campak atau rubella adalah setiap kasus dengan gejala minimal demam dan ruam makulopapular, kecuali terbukti secara laboratorium disebabkan oleh penyebab lain. Pemetaan penyakit yang dihasilkan dari analisis spasial dalam bentuk peta digital dapat menjadi salah satu alternatif dalam investigasi epidemiologi dengan menggunakan sistem informasi geografis untuk meningkatkan pemahaman dan membantu pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persebaran kasus suspek campak-rubella di Kabupaten Kolaka pada tahun 2019-2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis spasial. Populasi penelitian ini adalah seluruh kasus suspek campak-rubella selama tahun 2019-2022 sebanyak 134 kasus yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah yang selalu terdapat kasus suspek campak-rubella selama empat tahun terakhir adalah Kecamatan Watubangga. Sebaran spasial suspek campakrubella berdasarkan cakupan imunisasi MR menunjukkan bahwa pada tahun 2019 terdapat 37 suspek dan pada tahun 2020 terdapat 45 suspek yang ditemukan di wilayah dengan cakupan rendah, yaitu Kecamatan Watubangga dan Polinggona. Pada tahun 2021 terdapat 16 kasus suspek dan pada tahun 2022 terdapat 36 kasus suspek pada wilayah dengan cakupan imunisasi MR yang baik, namun status imunisasi setiap suspek tidak lengkap bahkan ada yang tidak melakukan imunisasi yaitu Kecamatan Watubangga dan Polinggona. Persebaran kasus suspek campak-rubella berdasarkan kepadatan penduduk Kabupaten Kolaka pada tahun 2019-2021 cenderung tidak mengikuti kepadatan penduduk karena terjadi pada wilayah kecematan yang kurang padat. Peneliti berharap penelitian ini dapat memberikan manfaat berupa informasi mengenai wilayah yang selalu ditemukan kasus suspek campak-rubella dan menjadi acuan bagi Dinas Kesehatan setempat untuk mengambil keputusan intervensi terhadap penyakit tersebut. Kata Kunci: Spasial, Campak, Rubella, Cakupan Imunisasi, Kepadatan Penduduk

Collaboration network of the authors

40 authors · 230 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo9
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo9
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo7
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo6
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo6
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo5
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo5
Lymbran TinaAffiliation unknown5
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo4
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo4
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo4
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown4
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Dimas Melianto Saputra BahtiarAffiliation unknown4
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo3
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo3
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo3
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo3
Melly ErdanaAffiliation unknown2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Novita Indria SariAffiliation unknown2
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo2
Febriana MuchtarAffiliation unknown2
Ambo SakkaAffiliation unknown2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Aurel Amelia Putri TaohaAffiliation unknown1
Nurhijrianti AkibAffiliation unknown1
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo1
Syaifuddin S. KasimAffiliation unknown1
inen mpungiAffiliation unknown1
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown1
Fera AtmawatiAffiliation unknown1
Athisa Dwi Junisa RizkijantiAffiliation unknown1
Wa Ode Fati AzahraAffiliation unknown1
nuradinda lestariAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Spasial Kasus Suspek Campak-Rubella Di Kabupaten Kolaka Tahun 2019-2022</dc:title>
	<dc:creator>Andini, Yusti</dc:creator>
	<dc:creator>Jumakil, Jumakil</dc:creator>
	<dc:creator>Irma, Irma</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Suspek campak atau rubella adalah setiap kasus dengan gejala minimal demam dan ruam makulopapular, kecuali terbukti secara laboratorium disebabkan oleh penyebab lain. Pemetaan penyakit yang dihasilkan dari analisis spasial dalam bentuk peta digital dapat menjadi salah satu alternatif dalam investigasi epidemiologi dengan menggunakan sistem informasi geografis untuk meningkatkan pemahaman dan membantu pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persebaran kasus suspek campak-rubella di Kabupaten Kolaka pada tahun 2019-2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis spasial. Populasi penelitian ini adalah seluruh kasus suspek campak-rubella selama tahun 2019-2022 sebanyak 134 kasus yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah yang selalu terdapat kasus suspek campak-rubella selama empat tahun terakhir adalah Kecamatan Watubangga. Sebaran spasial suspek campakrubella berdasarkan cakupan imunisasi MR menunjukkan bahwa pada tahun 2019 terdapat 37 suspek dan pada tahun 2020 terdapat 45 suspek yang ditemukan di wilayah dengan cakupan rendah, yaitu Kecamatan Watubangga dan Polinggona. Pada tahun 2021 terdapat 16 kasus suspek dan pada tahun 2022 terdapat 36 kasus suspek pada wilayah dengan cakupan imunisasi MR yang baik, namun status imunisasi setiap suspek tidak lengkap bahkan ada yang tidak melakukan imunisasi yaitu Kecamatan Watubangga dan Polinggona. Persebaran kasus suspek campak-rubella berdasarkan kepadatan penduduk Kabupaten Kolaka pada tahun 2019-2021 cenderung tidak mengikuti kepadatan penduduk karena terjadi pada wilayah kecematan yang kurang padat. Peneliti berharap penelitian ini dapat memberikan manfaat berupa informasi mengenai wilayah yang selalu ditemukan kasus suspek campak-rubella dan menjadi acuan bagi Dinas Kesehatan setempat untuk mengambil keputusan intervensi terhadap penyakit tersebut. 

Kata Kunci : Spasial, Campak, Rubella, Cakupan Imunisasi, Kepadatan Penduduk</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-07-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/42404</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/ej.v4i1.42404</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Endemis Journal; Vol 4, No 1 (2023): ENDEMIS JOURNAL</dc:source>
	<dc:source>2723-0139</dc:source>
	<dc:source>10.37887/ej.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/42404/18627</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Endemis Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>