Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

DETERMINAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA MASYARAKAT SUKU BAJAU PULAU BONTU – BONTU KABUPATEN MUNA TAHUN 2020

Endemis Journal · Vol. 1 No. 4 (2021)

DOI
10.37887/ej.v1i4.16625
ISSN
2723-0139
Published
2021-01-30
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

AbstrakGizi kurang adalah keadaan seseorang yang mengalami kekurangan atau ketidakseimbangan zat gizi. Gizi kurang padabalita, membawa dampak negatif terhadap pertumbuhan fisik maupun mental. Dampak paling serius dari gizi kurangadalah timbulnya kecacatan, tingginya angka kesakitan dan percepatan kematian. Untuk mencapai target internasionalatau target SDGs tahun 2030 dalam mengakhiri segala bentuk malnutrisi (kekurangan gizi), maka program nasional diIndonesia akan difokuskan pada peningkatan gizi masyarakat yang telah tercantum pada Rencana Strategis (Renstra)Kemenkes 2020-2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan dari gizi kurang dengan melihathubunganya dengan asupan energi, pola asuh pemberian makan, sanitasi lingkungan, dan berat badan lahir rendah padabalita masyarakat suku bajau pulau Bontu-bontu Kabupaten Muna tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakanpenelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini menggunakan teknik penarikan sampel simplerandom sampling. Sampel dari penelitian ini sebanyak 102 balita dari 139 populasi. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa dari asupan energi diperoleh nilai (p value = 0,001), pola asuh pemberian makan diperoleh nilai (p value = 0,037),sanitasi lingkungan (p value = 0,593), berat badan lahir rendah (p value = 0,201). Kesimpulan dari hasil penelitian iniyaitu adanya hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan kejadian gizi kurang, pola asuh pemberian makandan kejadian gizi kurang, serta tidak adanya hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian gizikurang, dan berat badan lahir rendah dengan kejadian gizi kurang.Kata Kunci: asupan energi, pola asuh pemberian makan, sanitasi lingkungan, BBLR, dan gizi kurang.

Collaboration network of the authors

40 authors · 304 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo14
Irma IrmaAffiliation unknown8
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo7
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo7
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo6
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo6
Lymbran TinaAffiliation unknown6
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo5
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo4
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo4
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo4
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo4
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown4
La Ode Liaumin AzimUniversitas Halu Oleo3
Febriana MuchtarAffiliation unknown3
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo3
Karma IbrahimAffiliation unknown3
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo3
Listy HandayaniUniversitas Halu Oleo2
Alyssa Destiana AdnanAffiliation unknown2
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo2
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown2
Nurdian NurdianAffiliation unknown2
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Dimas Melianto Saputra BahtiarAffiliation unknown2
Sartiah YusranAffiliation unknown2
Novita Indria SariAffiliation unknown2
APRIANI APRIANIAffiliation unknown2
Kamrin KamrinUniversitas Halu Oleo2
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo2
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo2
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo2
Pitrah AsfianAffiliation unknown2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
Akifah AkifahUniversitas Halu Oleo2
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">DETERMINAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA MASYARAKAT SUKU BAJAU PULAU BONTU – BONTU KABUPATEN MUNA TAHUN 2020</dc:title>
	<dc:creator>Khatimah, Sitti Husnul</dc:creator>
	<dc:creator>Lestari, Hariati</dc:creator>
	<dc:creator>Jumakil, Jumakil</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakGizi kurang adalah keadaan seseorang yang mengalami kekurangan atau ketidakseimbangan zat gizi. Gizi kurang padabalita, membawa dampak negatif terhadap pertumbuhan fisik maupun mental. Dampak paling serius dari gizi kurangadalah timbulnya kecacatan, tingginya angka kesakitan dan percepatan kematian. Untuk mencapai target internasionalatau target SDGs tahun 2030 dalam mengakhiri segala bentuk malnutrisi (kekurangan gizi), maka program nasional diIndonesia akan difokuskan pada peningkatan gizi masyarakat yang telah tercantum pada Rencana Strategis (Renstra)Kemenkes 2020-2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan dari gizi kurang dengan melihathubunganya dengan asupan energi, pola asuh pemberian makan, sanitasi lingkungan, dan berat badan lahir rendah padabalita masyarakat suku bajau pulau Bontu-bontu Kabupaten Muna tahun 2020. Metode penelitian ini menggunakanpenelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini menggunakan teknik penarikan sampel simplerandom sampling. Sampel dari penelitian ini sebanyak 102 balita dari 139 populasi. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa dari asupan energi diperoleh nilai (p value = 0,001), pola asuh pemberian makan diperoleh nilai (p value = 0,037),sanitasi lingkungan (p value = 0,593), berat badan lahir rendah (p value = 0,201). Kesimpulan dari hasil penelitian iniyaitu adanya hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan kejadian gizi kurang, pola asuh pemberian makandan kejadian gizi kurang, serta tidak adanya hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian gizikurang, dan berat badan lahir rendah dengan kejadian gizi kurang.Kata Kunci : asupan energi, pola asuh pemberian makan, sanitasi lingkungan, BBLR, dan gizi kurang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/16625</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/ej.v1i4.16625</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Endemis Journal; Vol 1, No 4 (2021): Endemis Journal</dc:source>
	<dc:source>2723-0139</dc:source>
	<dc:source>10.37887/ej.v1i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/16625/11121</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Endemis Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>