Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH LOW IMPACT AEROBIC TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPARINGA KABUPATEN KONAWE UTARA TAHUN 2021

Endemis Journal · Vol. 3 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/ej.v3i3.33875
ISSN
2723-0139
Published
2023-02-22
Publisher
FKM Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Peningkatan kasus Hipertensi di Kabupaten Konawe Utara terjadi dari tahun ke tahun. Menurut Data Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara menunjukkan adanya tren peningkatan penyakit hipertensi. Seperti pada tahun 2017 jumlah kasus hipertensi di Kabupaten Konawe Utara sebanyak sebanyak 4865 kasus, tahun 2018 jumlah kasus meningkat sebanyak 5037 kasus dan tahun 2019 juga mengalami peningkatan yakni sebanyak 5139 kasus.Tujuan yang ingin dicapai dari Penelitian ini adalah untuk mengetahu Pengaruh Low Impact Aerobic Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jenis penelitian ini yaitu Quasy Experimental dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah pasien hipertensi pada periode januari-februari 2020 sebanyak 68 orang dengan jumlah sampel yaitu 58 responden. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik maupun diastolik sebelum dan sesudah dilakukan senam Aerobik Low Impact mengalami penurunan secara signifikan sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata tekanan darah sistolik maupun diastolik tanpa melakukan senam Aerobik Low Impact tidak mengalami penurunan secara signifikan, titik penurunan tekanan darah sistolik yang terbaik setelah melakukan senam Aerobik Low Impact yaitu pada minggu ke-2 dan ke-6 dan titik penurunan tekanan darah diastolik yang terbaik setelah melakukan senam Aerobik Low Impact yaitu pada minggu ke-2 dan ke-6, dan perubahan tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah di berikan senam aerobik low impact pada minggu I, II, dan VI terdapat perubahan penurunan tekanan darah yang signifikan sedangkan tekanan darah sistolik setelah dilakukan senam Aerobik Low Impact pada minggu ke III, IV dan V tidak mengalami penurunan. Kesimpulan yaitu ada penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi pada tekanan darah sistolik dan diastolik setelah melakukan senam Aerobik Low Impact Selama 6 minggu, titik penurunan terbaik tekanan darah sistolik dan diastolik yaitu pada minggu ke II dan IV dan ada pengaruh sebelum dan sesudah melakukan senam aerobik terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Saran Bagi instansi petugas kesehatan Puskesmas Lamparinga pelaksanaan low impact aerobic dapat menjadi terapi komplementer sebagai terapi non farmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah pasien dengan hipertensi.

Collaboration network of the authors

40 authors · 123 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Indonesia Open University
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suhadi SuhadiAffiliation unknown6
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo4
Rahman RahmanAffiliation unknown3
La Ode Ali Imran AhmadAffiliation unknown3
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo3
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo2
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo2
Sartiah YusranAffiliation unknown2
Riska JalilAffiliation unknown2
Pitrah AsfianAffiliation unknown2
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo1
Gabriel KaempeUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo1
Ince Ummi Kalsum AzisAffiliation unknown1
Delistiani DelistianiAffiliation unknown1
Amira Shafa MaisarahAffiliation unknown1
Wa Ode Sofyan KartinaAffiliation unknown1
Ahmad YaniIndonesia Open University1
Nuur Faridah Maimunah SamidaAffiliation unknown1
Wa Ode Nur Amalia AzisAffiliation unknown1
Kurdiyanto HasariyAffiliation unknown1
Fitriani FitrianiAffiliation unknown1
Nilam Shari DewiAffiliation unknown1
Nurmeliana Retno MangestiAffiliation unknown1
Asgita BuanginAffiliation unknown1
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo1
Wulandi TongaAffiliation unknown1
Uchi Fauziah TombiliAffiliation unknown1
Jeni SusbiantiAffiliation unknown1
Silva NursiamiAffiliation unknown1
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo1
Ramli RamliUniversitas Sulawesi Tenggara1
Reski Desiauliani RohendiAffiliation unknown1
Haisa HaisaAffiliation unknown1
Dian Nurlitasari Dula AlbahAffiliation unknown1
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo1
Nur Rohmah SartikaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH LOW IMPACT AEROBIC TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPARINGA KABUPATEN KONAWE UTARA TAHUN 2021</dc:title>
	<dc:creator>Elvionita, Elvionita</dc:creator>
	<dc:creator>Sety, La Ode Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Kalza, Lade Albar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Peningkatan kasus Hipertensi di Kabupaten Konawe Utara terjadi dari tahun ke tahun. Menurut Data Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara menunjukkan adanya tren peningkatan penyakit hipertensi. Seperti pada tahun 2017 jumlah kasus hipertensi di Kabupaten Konawe Utara sebanyak sebanyak 4865 kasus, tahun 2018 jumlah kasus meningkat sebanyak 5037 kasus dan tahun 2019 juga mengalami peningkatan yakni sebanyak 5139 kasus.Tujuan yang ingin dicapai dari Penelitian ini adalah untuk mengetahu Pengaruh Low Impact Aerobic Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jenis penelitian ini yaitu Quasy Experimental dengan pendekatan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah pasien hipertensi pada periode januari-februari 2020 sebanyak 68 orang dengan jumlah sampel yaitu 58 responden. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik maupun diastolik sebelum dan sesudah dilakukan senam Aerobik Low Impact mengalami penurunan secara signifikan sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata tekanan darah sistolik maupun diastolik tanpa melakukan senam Aerobik Low Impact tidak mengalami penurunan secara signifikan, titik penurunan tekanan darah sistolik yang terbaik setelah melakukan senam Aerobik Low Impact yaitu pada minggu ke-2 dan ke-6 dan titik penurunan tekanan darah diastolik yang terbaik setelah melakukan senam Aerobik Low Impact yaitu pada minggu ke-2 dan ke-6, dan perubahan tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah di berikan senam aerobik low impact pada minggu I, II, dan VI terdapat perubahan penurunan tekanan darah yang signifikan sedangkan tekanan darah sistolik setelah dilakukan senam Aerobik Low Impact pada minggu ke III, IV dan V tidak mengalami penurunan. Kesimpulan yaitu ada penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi pada tekanan darah sistolik dan diastolik setelah melakukan senam Aerobik Low Impact Selama 6 minggu, titik penurunan terbaik tekanan darah sistolik dan diastolik yaitu pada minggu ke II dan IV dan ada pengaruh sebelum dan sesudah melakukan senam aerobik terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Saran Bagi instansi petugas kesehatan Puskesmas Lamparinga pelaksanaan low impact aerobic dapat menjadi terapi komplementer sebagai terapi non farmakologi yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah pasien dengan hipertensi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">FKM Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-02-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/33875</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/ej.v3i3.33875</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Endemis Journal; Vol 3, No 3 (2022): Endemis Journal</dc:source>
	<dc:source>2723-0139</dc:source>
	<dc:source>10.37887/ej.v3i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/Endemis/article/view/33875/17659</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Endemis Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>