Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Penataan Permukiman Di Benteng Liya Sebagai Kawasan Konservasi Dan Cagar Budaya

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 1 No. 1 (2017) · pp. 63–70

DOI
10.33772/jagat.v1i1.6341
ISSN
2684-6705
Published
2017-04-27
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk penataan permukiman masyarakat di Benteng Liya sebagai kawasan konservasi dan cagar budaya dan mengkaji pengembangan permukiman yang sesuai dengan besaran peruntukan ruang terbangun dan ruang terbuka hijau di kawasan Benteng Liya sebagai kawasan Konservasi dan Cagar Budaya. Metode analisis data yaitu teknik zonasi dan peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 41 Tahun 2007 tentang Pedoman Kriteria Teknis Kawasan Budi Daya. Bentuk penataan permukiman masyarakat di Benteng liya dibagi menjadi zona inti 1, zona inti 2, zona penyangga, zona pengembangan dan zona penunjang. Besaran peruntukan ruang terbangun dan ruang terbuka hijau adalah 519.012,8 m2: 353.665,2 m2 dari luas kawasan Benteng Liya seluruhnya adalah 872.678 m2.Kata Kunci:Penataan, Permukiman, Benteng LiyaDOI: 10.5281/zenodo.2658800

Collaboration network of the authors

40 authors · 114 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Sorong
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jamal HarimudinAffiliation unknown6
Munirwan ZaniUniversitas Halu Oleo5
Muhammad Aswar LimiUniversitas Halu Oleo5
La Ode ResteleAffiliation unknown4
Hasbullah SyafAffiliation unknown4
Jufri KarimUniversitas Halu Oleo3
Djafar MeyAffiliation unknown3
Surni SurniAffiliation unknown3
Samsul Alam FykaUniversitas Halu Oleo3
Marsuki IswandiAffiliation unknown2
la Ode RustamAffiliation unknown2
Yoo Eka Yana KansilUniversitas Halu Oleo2
M. TUFAILA HEMONUniversitas Halu Oleo2
Safrudin SaharAffiliation unknown2
Ahmad HidayatAffiliation unknown2
Weka WidayatiAffiliation unknown2
Jamal HarimuddinAffiliation unknown2
Darwan DarwanAffiliation unknown2
Akbardiansyah AkbardiansyahAffiliation unknown2
wa Ode YusriaAffiliation unknown2
Sarinah SarinahAffiliation unknown1
La Ode Arfan DeduAffiliation unknown1
Muhammad RamliInstitut Agama Islam Negeri Sorong1
Yusnaeni YusnaeniAffiliation unknown1
Muhammad AnasAffiliation unknown1
Erniwati ErniwatiAffiliation unknown1
Muhibudin MuhibudinAffiliation unknown1
Ahmad IskandarAffiliation unknown1
Analuddin AnaluddinUniversitas Halu Oleo1
Irfan IdoAffiliation unknown1
Muliddin MuliddinAffiliation unknown1
Ansyahrul MukmininAffiliation unknown1
La Ode KaimudinAffiliation unknown1
Suriana SurianaAffiliation unknown1
Musadar MappasombaAffiliation unknown1
Fayadh Mahdi HalidaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penataan Permukiman Di Benteng Liya  Sebagai Kawasan Konservasi Dan Cagar Budaya</dc:title>
	<dc:creator>Eulisa, Eulisa</dc:creator>
	<dc:creator>Ola, La Onu</dc:creator>
	<dc:creator>Yunus, Lukman</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriani, Fitriani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk penataan permukiman masyarakat di Benteng Liya sebagai kawasan konservasi dan cagar budaya dan mengkaji pengembangan permukiman yang sesuai dengan besaran peruntukan ruang terbangun dan ruang terbuka hijau di kawasan Benteng Liya sebagai kawasan Konservasi dan Cagar Budaya. Metode analisis data yaitu teknik zonasi dan peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 41 Tahun 2007 tentang Pedoman Kriteria Teknis Kawasan Budi Daya. Bentuk penataan permukiman masyarakat di Benteng liya dibagi menjadi zona inti 1, zona inti 2, zona penyangga, zona pengembangan dan zona penunjang. Besaran peruntukan ruang terbangun dan ruang terbuka hijau adalah 519.012,8 m2 : 353.665,2 m2 dari luas kawasan Benteng Liya seluruhnya adalah 872.678 m2.Kata Kunci:Penataan, Permukiman, Benteng LiyaDOI : 10.5281/zenodo.2658800</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-04-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/6341</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v1i1.6341</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 1, No 1 (2017): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 63-70</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/6341/4633</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>