Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Lahan Gambut di Kabupaten Barito Kuala

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 5 No. 1 (2021) · pp. 87–94

DOI
10.33772/jagat.v5i1.17857
ISSN
2684-6705
Published
2021-04-25
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Abstrak: Pertambahan jumlah penduduk, peningkatan kebutuhan, perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan diikuti dengan perkembangan usaha peningkatan kesejahteraan penduduk mengakibatkan pemusatan perhatian lebih kepada fungsi sosial ekonomi dan pemanfaatan lahan gambut dibandingkan dengan fungsi ekologinya. Masyarakat lahan gambut pada umumnya bekerja sebagai petani yang merupakan pekerjaan yang diwariskan secara turun temurun sejak awal penggunaannya. Lahan gambut di Kabupaten Barito Kuala dominan digunakan sebagai lahan pertanian padi, perkebunan karet dan perkebunan kelapa sawit dengan jumlah penduduk yang bekerja pada sektor pertanian sebanyak 18.023 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sosial ekonomi petani yang menggunakan lahan gambut untuk pertanian di Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini menggunakan metode survei. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan Accidential Sampling. Metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk menganalisis sosial ekonomi data petani yang dibagi menjadi 3 kelas data berdasarkan komoditas yang dominan diusahakan, yaitu padi, karet dan kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman usaha tani yang paling lama dimiliki oleh petani padi. Umur petani pada ketiga komoditas yang diusahakan adalah 45-59 tahun, anggota keluarga petani berkisar antara 2-6 orang. Petani memiliki tingkat pendidikan yang rendah, terutama petani padi, mereka dominan bahkan tidak lulus Sekolah Dasar (SD). Luas kepemilikan lahan adalah sedang (0,5 - 1 ha) dan luas (1 ha). Semua petani memiliki pendapatan rendah ( 1.500.000 Rupiah), sehingga petani perlu memiliki pekerjaan tambahan entah yang masih dalam maupun diluar sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kontribusi pendapatan dari pekerjaan lain pada keseluruhan pendapatan petani adalah sebesar 70% - 91%. Kata kunci: Petani, Lahan Gambut, Sosial-Ekonomi, Pertanian

Collaboration network of the authors

24 authors · 77 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ida UsmanAffiliation unknown1
Nur AlfianiAffiliation unknown1
Loade Muh. Iradat SalihinAffiliation unknown1
Fitriani FitrianiAffiliation unknown1
La Ode ResteleAffiliation unknown1
Anita IndriasaryAffiliation unknown1
Putri HadiyatinAffiliation unknown1
Nurgiantoro NurgiantoroAffiliation unknown1
Hardianto HardiantoAffiliation unknown1
La Ode, Muh Golok JayaAffiliation unknown1
Jufri KarimUniversitas Halu Oleo1
Djafar MeyAffiliation unknown1
Roma IramaAffiliation unknown1
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown1
Arif ArifAffiliation unknown1
Irfan IdoAffiliation unknown1
Putri HerfaAffiliation unknown1
Hasnawati HasnawatiUniversitas Halu Oleo1
Muliddin MuliddinAffiliation unknown1
Ahmad HidayatAffiliation unknown1
Iradat SalihinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Karakteristik Sosial Ekonomi Petani  Lahan Gambut di Kabupaten Barito Kuala</dc:title>
	<dc:creator>Khairisa, Noor Husna</dc:creator>
	<dc:creator>Sartohadi, Junun</dc:creator>
	<dc:creator>Setiawan, M.Anggri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Pertambahan jumlah penduduk, peningkatan kebutuhan, perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan diikuti dengan perkembangan usaha peningkatan kesejahteraan penduduk mengakibatkan pemusatan perhatian lebih kepada fungsi sosial ekonomi dan pemanfaatan lahan gambut dibandingkan dengan fungsi ekologinya. Masyarakat lahan gambut pada umumnya bekerja sebagai petani yang merupakan pekerjaan yang diwariskan secara turun temurun sejak awal penggunaannya. Lahan gambut di Kabupaten Barito Kuala dominan digunakan sebagai lahan pertanian padi, perkebunan karet dan perkebunan kelapa sawit dengan jumlah penduduk yang bekerja pada sektor pertanian sebanyak 18.023 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sosial ekonomi petani yang menggunakan lahan gambut untuk pertanian di Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini menggunakan metode survei. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan Accidential Sampling. Metode deskriptif kuantitatif digunakan untuk menganalisis sosial ekonomi data petani yang dibagi menjadi 3 kelas data berdasarkan komoditas yang dominan diusahakan, yaitu padi, karet dan kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman usaha tani yang paling lama dimiliki oleh petani padi. Umur petani pada ketiga komoditas yang diusahakan adalah 45-59 tahun, anggota keluarga petani berkisar antara 2-6 orang. Petani memiliki tingkat pendidikan yang rendah, terutama petani padi, mereka dominan bahkan tidak lulus Sekolah Dasar (SD). Luas kepemilikan lahan adalah sedang (0,5 - 1 ha) dan luas (1 ha). Semua petani memiliki pendapatan rendah ( 1.500.000 Rupiah), sehingga petani perlu memiliki pekerjaan tambahan entah yang masih dalam maupun diluar sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kontribusi pendapatan dari pekerjaan lain pada keseluruhan pendapatan petani adalah sebesar 70% - 91%. Kata kunci: Petani, Lahan Gambut, Sosial-Ekonomi, Pertanian</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-04-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/17857</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v5i1.17857</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 5, No 1 (2021): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 87-94</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/17857/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>