Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai Di Kecamatan Nambo Kota Kendari (Studi Kasus: Pantai Nambo)

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 5 No. 2 (2021) · pp. 133–140

DOI
10.33772/jagat.v5i2.21511
ISSN
2684-6705
Published
2021-10-28
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Abstrak: Pariwisata adalah segala hal yang berhubungan dengan perjalanan untuk rekreasi, pelancongan, dan hiburan yang dilakukan dengan sukarela dan bersifat sementara serta didukung oleh berbagai fasilitas dan layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, dan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kondisi lingkungan kegiatan pariwisata di Kecamatan Nambo; (2) mengetahui daya dukung lingkungan pariwisata Di Kecamatan Nambo. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk menjawab tujuan penelitian yaitu mengetahui kondisi lingkungan kegiatan pariwisata dan menganalisis daya dukung lingkungan pariwisata pantai di Kecamatan Nambo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pantai Nambo merupakan Pantai yang terdiri dari pasir putih dengan topografi yang tidak curam,memiliki suasana yang tenang, udara yang dingin dan pemandangan yang indah. Pantai Nambo sendiri telah menyediakan fasilitas seperti tempat parkir, gazebo, tempat bilas mandi dan tempat sampah. Namun masih terdapat pengunjung yang membuang sampah sembarangan sehinggah mengotori lingkungan Pantai Nambo; (2) Berdasarkan perhitungan daya dukung lingkungan objek wisata Pantai Nambo, maka diperoleh nilai daya dukung fisik (PCC) atau jumlah maksimum wisatawan yang dapat diterima di area wisata dengan luas 10,3 ha sebesar 3.961 wisatawan/hari dengan nilai kapasitas manajemen (MC) sebesar 0,54 dan nilai daya dukung efektif (ECC) sebesar 2.138 wisatawan/hari dengan mempertimbangkan nilai PCC dan MC.Kata kunci: Analisis, Daya Dukung, Kawasan Wisata PantaiAbstract: Tourism is all things related to travel for recreation,travel, and entertainment which is carried out on a voluntary basis and is temporary andsupported by various facilities and services provided by the community,entrepreneurs, and local governments. This study aims to: (1) determine the conditionsthe environment of tourism activities in Nambo District, (2) know the carrying capacitytourism environment in Nambo district. The method in this research is quantitative research methods.Quantitative research method is used to answer objectivesresearch, namely knowing environmental conditions of tourism activities and analyzing carrying capacity of the coastal tourism environment in Nambo District.The results showed that: (1) Nambo Beach is a beach consisting of white sand with a topography that is not steep, has a calm atmosphere, cold air and beautiful scenery. Nambo Beach itself has provided facilities such as parking, gazebo, shower and trash cans. But there are still visitors who throw garbage carelessly so that they pollute the neighborhood of Nambo;(2) Based on the calculation of the environmental carrying capacity of the Nambo Beach tourist attraction,then obtained the value of the physical carrying capacity (PCC), the maximum number of touristswhich can be accepted in the tourist area with an area of 10.3 acre for 3,961 tourists/daywith a value of management capacity (MC) of 0.54 and an effective carrying capacity (ECC) of 2,138 tourists/day by considering the value of PCC and MC.Keywords: Analysis, Carrying Capacity, Beach Tourism Area

Collaboration network of the authors

40 authors · 132 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Djafar MeyAffiliation unknown8
Golok JayaAffiliation unknown5
Jamal HarimuddinAffiliation unknown4
Fitriani FitrianiAffiliation unknown4
Anita IndriasaryAffiliation unknown4
Jamal HarimudinAffiliation unknown4
Nurgiantoro NurgiantoroAffiliation unknown4
Laode M Golok JayaAffiliation unknown3
Ahmad HidayatAffiliation unknown3
Irfan IdoAffiliation unknown3
Erwin AnshariAffiliation unknown2
Hasria HasriaAffiliation unknown2
Muliddin MuliddinAffiliation unknown2
L. M. Iradat SalihinAffiliation unknown2
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown2
Erlin SarfidarAffiliation unknown1
Derick Christopher Ambo MasseAffiliation unknown1
Weka WidayatiAffiliation unknown1
Sri HastiAffiliation unknown1
Salahudin SalahudinAffiliation unknown1
La Ode Muh. Iradat SalihinAffiliation unknown1
Harziman NingratAffiliation unknown1
Syamsul Razak HaratyUniversitas Halu Oleo1
Al RubaiynAffiliation unknown1
Jahidin JahidinAffiliation unknown1
Hasbullah SyafAffiliation unknown1
Eka AprianaAffiliation unknown1
Adnan Maulana El-Mi’RajAffiliation unknown1
Deriyawan DeriyawanAffiliation unknown1
Hazriani HazrianiAffiliation unknown1
Adin Fitra IrawanAffiliation unknown1
La Ode HadiniAffiliation unknown1
Wahab WahabUniversitas Halu Oleo1
Marzuki MarzukiAffiliation unknown1
Isyati AndrianiAffiliation unknown1
Ade Rahmasari HarsonoAffiliation unknown1
Suriani SurianiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai  Di Kecamatan Nambo Kota Kendari (Studi Kasus: Pantai Nambo)</dc:title>
	<dc:creator>Muliati, Muliati</dc:creator>
	<dc:creator>Restele, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Saleh, Fitra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Pariwisata adalah segala hal yang berhubungan dengan perjalanan untuk rekreasi, pelancongan, dan hiburan yang dilakukan dengan sukarela dan bersifat sementara serta didukung oleh berbagai fasilitas dan layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, dan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kondisi lingkungan kegiatan pariwisata di Kecamatan Nambo; (2) mengetahui daya dukung lingkungan pariwisata Di Kecamatan Nambo. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk menjawab tujuan penelitian yaitu mengetahui kondisi lingkungan kegiatan pariwisata dan menganalisis daya dukung lingkungan pariwisata pantai di Kecamatan Nambo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pantai Nambo merupakan Pantai yang terdiri dari pasir putih dengan topografi yang tidak curam,memiliki suasana yang tenang, udara yang dingin dan pemandangan yang indah. Pantai Nambo sendiri telah menyediakan fasilitas seperti tempat parkir, gazebo, tempat bilas mandi  dan tempat sampah. Namun masih terdapat pengunjung yang membuang sampah sembarangan sehinggah mengotori lingkungan  Pantai Nambo;  (2) Berdasarkan perhitungan daya dukung lingkungan objek wisata Pantai Nambo, maka diperoleh nilai daya dukung fisik (PCC) atau jumlah maksimum wisatawan yang dapat diterima di area wisata dengan luas 10,3 ha sebesar 3.961 wisatawan/hari dengan  nilai kapasitas manajemen (MC) sebesar 0,54 dan nilai daya dukung efektif (ECC) sebesar 2.138 wisatawan/hari dengan mempertimbangkan nilai PCC dan MC.Kata kunci: Analisis, Daya Dukung, Kawasan Wisata PantaiAbstract: Tourism is all things related to travel for recreation,travel, and entertainment which is carried out on a voluntary basis and is temporary andsupported by various facilities and services provided by the community,entrepreneurs, and local governments. This study aims to: (1) determine the conditionsthe environment of tourism activities in Nambo District, (2) know the carrying capacitytourism environment in Nambo district. The method in this research is quantitative research methods.Quantitative research method is  used to answer objectivesresearch, namely knowing environmental conditions of tourism activities and analyzing carrying capacity of the coastal tourism environment in Nambo District.The results showed that: (1) Nambo Beach is a beach consisting of white sand with a topography that is not steep, has a calm atmosphere, cold air and beautiful scenery. Nambo Beach itself has provided facilities such as parking, gazebo, shower and trash cans. But there are still visitors who throw garbage carelessly so that they pollute the neighborhood of Nambo;(2) Based on the calculation of the environmental carrying capacity of the Nambo Beach tourist attraction,then obtained the value of the physical carrying capacity (PCC), the maximum number of touristswhich can be accepted in the tourist area with an area of 10.3 acre for 3,961 tourists/daywith a value of management capacity (MC) of 0.54 and an effective carrying capacity (ECC) of 2,138 tourists/day by considering the value of PCC and MC.Keywords: Analysis, Carrying Capacity, Beach Tourism Area</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/21511</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v5i2.21511</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 5, No 2 (2021): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 133-140</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/21511/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>