Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Optimalisasi Nilai Parameter Segmentasi Untuk Pemetaan Tutupan Lahan Menggunakan Citra Sentinel 2-A Di Kabupaten Konawe

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 4 No. 2 (2020) · pp. 61–68

DOI
10.33772/jagat.v4i2.13088
ISSN
2684-6705
Published
2020-12-02
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Teknik klasifikasi berbasis objek sangat baik digunakan dalam mengidentifikasi objek tutupan lahan. Salah satu teknik klasifikasi yang banyak digunakan adalah Object-Based Image Analysis (OBIA) dengan menggunakan metode segmentasi. Metode segmentasi memiliki keunggulan yaitu sangat presisi dan akurat dalam memisahkan objek oleh karena itu metode ini sangat cocok untuk mengidentifikasi objek tutupan lahan di Kabupaten konawe yang beragam. Pada metode segmentasi terdapat tiga parameter yang menjadi penentu keakuratan dalam memisahkan objek yaitu parameter skala, bentuk dan kekompakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kombinasi parameter segmentasi yang paling optimal untuk pemetaan penutup lahan di Kabupaten Konawe; (2) mengetahui sebaran penutup lahan di Kabupaten Konawe. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini: (1) simulasi parameter segmentasi untuk memperoleh kombinasi parameter segmentasi yang paling optimal; (2) klasifikasi OBIA dengan metode segmentasi untuk memperoleh sebaran penutup lahan di Kabupaten Konawe. Hasil penelitian ini antaralain: (1) kombinasi nilai parameter yang paling optimal, yaitu kombinasi nilai skala 20 dan bentuk 0,8 dengan total akurasi tutupan lahan mencapai 92.20%; (2) tutupan lahan yang ada di Kabupaten Konawe didominasi oleh hutan primer yang berada di Kecamatan Amonggedo dengan luas 5.552,2 ha, lahan persawahan untuk Kecamatan Wonggeduku dengan luas 7.142,10 ha dan lahan kebun campuran untuk Kecamatan Pondidaha dengan luas 3.298,60 ha. Kata kunci: Tutupan Lahan, OBIA, Segmentasi

Collaboration network of the authors

40 authors · 111 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Djafar MeyAffiliation unknown8
Golok JayaAffiliation unknown5
Laode M Golok JayaAffiliation unknown3
Ahmad HidayatAffiliation unknown3
Nurgiantoro NurgiantoroAffiliation unknown3
L. M. Iradat SalihinAffiliation unknown2
Derick Christopher Ambo MasseAffiliation unknown1
Weka WidayatiAffiliation unknown1
Sri HastiAffiliation unknown1
Salahudin SalahudinAffiliation unknown1
La Ode Muh. Iradat SalihinAffiliation unknown1
Syamsul Razak HaratyUniversitas Halu Oleo1
Al RubaiynAffiliation unknown1
Jahidin JahidinAffiliation unknown1
Adnan Maulana El-Mi’RajAffiliation unknown1
Deriyawan DeriyawanAffiliation unknown1
Irfan IdoAffiliation unknown1
Adin Fitra IrawanAffiliation unknown1
La Ode HadiniAffiliation unknown1
Wahab WahabUniversitas Halu Oleo1
Marzuki MarzukiAffiliation unknown1
La Ode ResteleAffiliation unknown1
Muliati MuliatiAffiliation unknown1
Isyati AndrianiAffiliation unknown1
Suriani SurianiAffiliation unknown1
Sulpiana SulpianaAffiliation unknown1
Iradat SalihinAffiliation unknown1
Al FirmanAffiliation unknown1
Hacrawati HacrawatiAffiliation unknown1
Jamal HarimudinAffiliation unknown1
Amilusri AmilusriAffiliation unknown1
Hariyanto ArifAffiliation unknown1
Anitawati AnitawatiAffiliation unknown1
La Ode, Muh Golok JayaAffiliation unknown1
Safrina T Safrina TAffiliation unknown1
Muhammad ApdalAffiliation unknown1
Ulfah RafsenjaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Optimalisasi Nilai Parameter Segmentasi Untuk Pemetaan Tutupan Lahan Menggunakan Citra Sentinel 2-A Di Kabupaten Konawe</dc:title>
	<dc:creator>Jusmianto, Jusmianto</dc:creator>
	<dc:creator>Golok Jaya, Laode Muh.</dc:creator>
	<dc:creator>Saleh, Fitra</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Teknik klasifikasi berbasis objek sangat baik digunakan dalam mengidentifikasi objek tutupan lahan. Salah satu teknik klasifikasi yang banyak digunakan adalah Object-Based Image Analysis (OBIA) dengan menggunakan metode segmentasi. Metode segmentasi memiliki keunggulan yaitu sangat presisi dan akurat dalam memisahkan objek oleh karena itu metode ini sangat cocok untuk mengidentifikasi objek tutupan lahan di Kabupaten konawe yang beragam. Pada metode segmentasi terdapat tiga parameter yang menjadi penentu keakuratan dalam memisahkan objek yaitu parameter skala, bentuk dan kekompakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kombinasi parameter segmentasi yang paling optimal untuk pemetaan penutup lahan di Kabupaten Konawe; (2) mengetahui sebaran penutup lahan di Kabupaten Konawe. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini: (1) simulasi parameter segmentasi untuk memperoleh kombinasi parameter segmentasi yang paling optimal; (2) klasifikasi OBIA dengan metode segmentasi untuk memperoleh sebaran penutup lahan di Kabupaten Konawe. Hasil penelitian ini antaralain:  (1) kombinasi nilai parameter yang paling optimal, yaitu kombinasi nilai skala 20 dan bentuk 0,8 dengan total akurasi tutupan lahan mencapai 92.20%; (2) tutupan lahan yang ada di Kabupaten Konawe didominasi oleh hutan primer yang berada di Kecamatan Amonggedo dengan luas 5.552,2 ha, lahan persawahan untuk Kecamatan Wonggeduku dengan luas 7.142,10 ha dan lahan kebun campuran untuk Kecamatan Pondidaha dengan luas 3.298,60 ha. Kata kunci: Tutupan Lahan, OBIA, Segmentasi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-12-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/13088</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v4i2.13088</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 4, No 2 (2020): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 61-68</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/13088/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>