Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pengaruh Struktur Geologi Terhadap Endapan Nikel Laterit Di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 5 No. 1 (2021) · pp. 95–104

DOI
10.33772/jagat.v5i1.17079
ISSN
2684-6705
Published
2021-04-25
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Abstrak: Penelitian yang dilakukan di daerah Morombo, Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara, Indonesia bertujuan untuk mengindentifikasi struktur geologi yang berkembang dan menganalisis hubungan struktur geologi dengan kadar nikel (Ni) dan besi (Fe) pada endapan nikel laterit daerah penelitian. Penelitian ini melakukan pengamatan dan pengambilan sampel yang representatif secara langsung di lapangan pada bulan Juli-Desember tahun 2019. Sampel dianalisis menggunakan analisis X-Ray Fluoresence (XRF), untuk mengetahui sebaran kadar nikel (Ni) dan (Fe) dan pengaruh struktur terhadap endapan nikel laterit. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebaran kadar Ni dan Fe sangat bervariasi dengan kadar rata-rata sebesar 15.42 %. Struktur geologi yang berkembang adalah kekar berupa kekar gerus dan kekar tarik. Hasil analisis tegasan umum struktur geologi dengan kadar Ni dan Fe menunjukkan bahwa kadar Ni meningkat pada daerah yang memiliki struktur dengan mengikuti orientasi struktur geologi karena unsur ini memiliki tingkat daya larut yang tinggi sehingga mudah bergerak ke arah sepanjang struktur geologi. Sebaliknya, kadar Fe tidak terlalu berpengaruh terhadap orientasi struktur geologi karena unsur ini bersifat immobile dan tidak mudah larut karena memiliki kestabilan yang lebih tinggi. Kata Kunci: Struktur geologi, nikel, besi, nikel laterit, X-Ray Fluoresence.

Collaboration network of the authors

40 authors · 119 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muliddin MuliddinUniversitas Halu Oleo6
Harziman NingratAffiliation unknown6
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown5
Jamal HarimuddinAffiliation unknown4
Fitriani FitrianiAffiliation unknown4
Anita IndriasaryAffiliation unknown4
Jamal HarimudinAffiliation unknown4
Marwan Zam MiliAffiliation unknown4
Wd Rizky AwaliahAffiliation unknown4
Irfan IdoAffiliation unknown3
Hasnawati HasnawatiUniversitas Halu Oleo3
Hasria HasriaUniversitas Halu Oleo2
Andi MakkawaruUniversitas Sulawesi Tenggara2
Suryawan AsfarAffiliation unknown2
Haliq Tri AndonoAffiliation unknown2
Laode Muhammad BuyungAffiliation unknown2
Ali ArsadAffiliation unknown2
Ahmad ZulhijjahAffiliation unknown2
La Ode NgkoimaniUniversitas Halu Oleo2
Hasbullah SyafAffiliation unknown2
Noor Husna KhairisaAffiliation unknown2
Nurgiantoro NurgiantoroAffiliation unknown2
Laode KasmanAffiliation unknown1
Almin AlminAffiliation unknown1
Muhammad AchidaAffiliation unknown1
Aldina AldinaAffiliation unknown1
Ahmad RamalAffiliation unknown1
Bahdad BahdadAffiliation unknown1
Wahab WahabUniversitas Halu Oleo1
Alfian Hendra SaputraAffiliation unknown1
Erlin SarfidarAffiliation unknown1
Laode Irsyad DatiUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Struktur Geologi Terhadap Endapan Nikel Laterit Di Kabupaten Konawe Utara,  Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Hasria, Hasria</dc:creator>
	<dc:creator>Anshari, Erwin</dc:creator>
	<dc:creator>Restele, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Deniyatno, Deniyatno</dc:creator>
	<dc:creator>Firdaus, Firdaus</dc:creator>
	<dc:creator>Muliddin, Muliddin</dc:creator>
	<dc:creator>Okto, Ali</dc:creator>
	<dc:creator>Suparwi, Suparwi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Penelitian yang dilakukan di daerah Morombo, Kabupaten Konawe Utara  Sulawesi Tenggara, Indonesia  bertujuan untuk mengindentifikasi struktur geologi yang berkembang dan menganalisis hubungan struktur geologi dengan kadar nikel (Ni) dan besi (Fe) pada endapan nikel laterit daerah penelitian. Penelitian ini melakukan  pengamatan dan pengambilan sampel yang representatif secara langsung di lapangan pada bulan Juli-Desember tahun 2019.  Sampel dianalisis menggunakan analisis X-Ray Fluoresence (XRF), untuk mengetahui sebaran kadar nikel (Ni) dan (Fe) dan pengaruh struktur terhadap endapan nikel laterit. Hasil analisis  menunjukkan bahwa sebaran kadar  Ni dan Fe sangat bervariasi dengan kadar rata-rata sebesar 15.42 %.  Struktur geologi yang berkembang  adalah kekar berupa kekar gerus dan kekar tarik. Hasil analisis tegasan umum struktur geologi dengan kadar Ni dan  Fe menunjukkan bahwa kadar  Ni  meningkat  pada daerah yang memiliki struktur dengan mengikuti orientasi struktur geologi karena unsur ini memiliki tingkat daya larut yang tinggi sehingga mudah bergerak ke arah sepanjang struktur geologi. Sebaliknya, kadar Fe tidak terlalu berpengaruh terhadap orientasi struktur geologi karena unsur ini bersifat immobile dan tidak mudah larut karena memiliki kestabilan yang lebih tinggi. Kata Kunci : Struktur geologi, nikel, besi, nikel laterit, X-Ray Fluoresence.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-04-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/17079</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v5i1.17079</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 5, No 1 (2021): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 95-104</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/17079/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>