Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Kesesuaian Lahan Pariwisata Pantai Di Pulau Kapota Kabupaten Wakatobi

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 1 No. 2 (2017) · pp. 53–58

DOI
10.33772/jagat.v1i2.6347
ISSN
2684-6705
Published
2017-10-27
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Kesesuain Lahan Pariwisata Pantai sangat penting dalam pengembangan kegiatan wisata, salah satunya pantai di Pulau Kapota yang merupakan salah satu pulau kecil yang berada dalam lingkaran pulau Wangi-Wangi, memiliki potensi wisata pantai yang di prioritaskan sebagai pengembangan pariwisata, mengingat hal yang diperoleh dari kegiatan wisata tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengindetifikasi lokasi pantai di Pulau Kapota yang memiliki potensi pengembangan pariwisata pantai di Pulau Kapota Kabupaten Wakatobi, (2) mengetahui wilayah yang sesuai digunakan sebagai lahan pariwisata pantai di Pulau Kapota Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan metode pembobotan dan skoring tujuannya untuk memberikan skor (nilai) terhadap masing-masing parameter lahan untuk menentukan tingkat kemampuan lahannya, metode analisis kesesuain kawasan pantai yang bertujuan untuk mengetahui kecocokan atau kemampuan kawasan wisata pantai yang di kategorikan dalam 3 (tiga) kelas yaitu S1 (Sangat Sesuai), S2 (Sesuai bersyarat) dan N (Tidak Sesuai). Selain itu digunakan metode survei lapangan untuk mengetahui kondisi Pantai di Pulau Kapota. Hasil penelitian menunjukkan kawasan pantai di Pulau Kapota yaitu Pantai Awolio, Pantai Bata, Pantai Kampa dan Pantai Onomeha sangat sesuai (S1), sehingga dapat di kategorikan sesuai untuk kegiatan wisata pantai dan sebagai pengembangan pariwisata pantai.Kata Kunci: Pariwisata Pantai, Pulau Kapota, Analisis Spasial DOI: 10.5281/zenodo.2658822

Collaboration network of the authors

40 authors · 117 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fitra SalehAffiliation unknown9
Fitriani FitrianiAffiliation unknown9
Jufri KarimUniversitas Halu Oleo6
Weka WidayatiAffiliation unknown6
La Ode ResteleAffiliation unknown3
Ahmad HidayatAffiliation unknown3
la Ode RustamAffiliation unknown2
Ahmad IskandarAffiliation unknown2
Anita IndriasaryAffiliation unknown2
Irfan IdoAffiliation unknown2
Nurgiantoro NurgiantoroAffiliation unknown2
Hasbullah SyafAffiliation unknown2
Safrudin SaharAffiliation unknown2
Agus SupriatnoAffiliation unknown1
La Ode M Golok JayaAffiliation unknown1
Amira IsmiaAffiliation unknown1
wa Ode YusriaAffiliation unknown1
Wa Ode UlianaAffiliation unknown1
Najar NajarAffiliation unknown1
Salahudin SalahudinAffiliation unknown1
La Ode Muh. Iradat SalihinAffiliation unknown1
Asis LawaAffiliation unknown1
Ramli HadunAffiliation unknown1
Aqshan SadikinAffiliation unknown1
Eka AprianaAffiliation unknown1
Rika Ristiani AsniaAffiliation unknown1
Anita IndirasaryAffiliation unknown1
Deriyawan DeriyawanAffiliation unknown1
Melsi MelsiAffiliation unknown1
Golok JayaAffiliation unknown1
Maryatun MucolifahAffiliation unknown1
Irawati IrawatiAffiliation unknown1
Ari antoAffiliation unknown1
Isyati AndrianiAffiliation unknown1
Ade Rahmasari HarsonoAffiliation unknown1
Sri Fera RahayuAffiliation unknown1
Muh. MagribiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Kesesuaian Lahan Pariwisata Pantai Di Pulau Kapota Kabupaten Wakatobi</dc:title>
	<dc:creator>Wati, Wa Ode Sunyia</dc:creator>
	<dc:creator>Mey, Djafar</dc:creator>
	<dc:creator>Harimudin, Jamal</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kesesuain Lahan Pariwisata Pantai sangat penting dalam pengembangan kegiatan wisata, salah satunya pantai di Pulau Kapota yang merupakan salah satu pulau kecil yang berada dalam lingkaran pulau Wangi-Wangi, memiliki potensi wisata pantai yang di prioritaskan sebagai pengembangan pariwisata, mengingat hal yang diperoleh dari kegiatan wisata tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengindetifikasi lokasi pantai di Pulau Kapota yang memiliki potensi pengembangan pariwisata pantai di Pulau Kapota Kabupaten Wakatobi, (2) mengetahui wilayah yang sesuai digunakan sebagai lahan pariwisata pantai di Pulau Kapota Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan metode pembobotan dan skoring tujuannya untuk memberikan skor  (nilai) terhadap masing-masing parameter lahan untuk menentukan tingkat kemampuan lahannya, metode analisis kesesuain kawasan pantai yang bertujuan untuk mengetahui kecocokan atau kemampuan kawasan wisata pantai yang di kategorikan dalam 3 (tiga) kelas yaitu S1 (Sangat Sesuai), S2 (Sesuai bersyarat) dan N (Tidak Sesuai). Selain itu digunakan metode survei lapangan untuk mengetahui kondisi Pantai di Pulau Kapota. Hasil penelitian menunjukkan kawasan pantai di Pulau Kapota yaitu Pantai Awolio, Pantai Bata, Pantai Kampa dan Pantai Onomeha sangat sesuai (S1), sehingga dapat di kategorikan sesuai untuk kegiatan wisata pantai dan sebagai pengembangan pariwisata pantai.Kata Kunci : Pariwisata Pantai, Pulau Kapota, Analisis Spasial  DOI : 10.5281/zenodo.2658822</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-10-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/6347</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v1i2.6347</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 1, No 2 (2017): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 53-58</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/6347/4639</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>