Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pemetaan Komponen Ekosistem Untuk Pengembangan Edu-Ekowisata (Studi Kasus: Kebun Raya Universitas Halu Oleo)

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 2 No. 1 (2018) · pp. 33–40

DOI
10.33772/jagat.v2i1.6352
ISSN
2684-6705
Published
2018-04-27
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Pemetaan Komponen Ekosistem untuk pengembangan Edu-ekowisata di Kebun Raya UHO merupakan kegiatan pemetaan komponen ekosistem yang dapat dilakukan dengan menggunakan survey topografi, teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis, Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam menganalisis data untuk pengembangan Edu-Ekowisata. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2017 sampai dengan Januari 2018, dengan lokasi di Kebun Raya UHO, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Pada penelitian ini komponen ekosistem yang akan di identifikasi (dipetakan) antara lain: peta sebaran flora dan peta koleksi tumbuhan dikebun raya UHO. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, Hasil topografi diperoleh menggunakan data pengukuran theodolit untuk peta kontur. Identifikasi jenis flora menggunakan Sistem Informasi Geografis dengan memanfaatkan data hasil pengukuruan lapangan. Komponen ekosistem yang potensial untuk dikembangkan di kebun raya UHO yaitu wisata flora dan wisata alam. Wisata flora meliputi tumbuhan endemik Sulawesi yang berada di beberapa di daerah Sulawesi Tenggara. Wisata Alam meliputi kenampakan alamiah bentang lahan di Kebun raya UHO yang berpotensi dikembangkan menjadi tracking flora Kata Kunci: Edu-Ekowisata, Kebun Raya UHO, Komponen Ekosistem, PemetaanDOI: 10.5281/zenodo.2667845

Collaboration network of the authors

40 authors · 144 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown7
Djafar MeyAffiliation unknown5
Saban RahimAffiliation unknown5
La Ode ResteleAffiliation unknown4
Weka Gusmiarty AbdullahUniversitas Halu Oleo3
Jamal HarimudinAffiliation unknown3
Fitriani FitrianiAffiliation unknown3
Sitti Aida Adha TaridalaUniversitas Halu Oleo2
Usman RianseAffiliation unknown2
Ine FausayanaUniversitas Halu Oleo2
Zulfikar La ZulfikarAffiliation unknown2
Wa Ode UlianaAffiliation unknown2
La RiandaAffiliation unknown2
Irfan IdoAffiliation unknown2
Jamal HarimuddinAffiliation unknown2
Lukman YunusUniversitas Halu Oleo1
Marsuki IswandiAffiliation unknown1
M Arif DirgantoroAffiliation unknown1
Ilma Sarimustaqiyma RianseAffiliation unknown1
Usman RianseAffiliation unknown1
La Ode SyukurUniversitas Halu Oleo1
Dasmin SiduAffiliation unknown1
WA KUASAAffiliation unknown1
Abdi La AbdiAffiliation unknown1
Ilma Sarimustaqiyma RianseUniversitas Halu Oleo1
Wa Kuasa BakaUniversitas Halu Oleo1
La Ode MidiUniversitas Halu Oleo1
Fitra SalehAffiliation unknown1
Mega Azniar ZuhersaAffiliation unknown1
Defi DefiAffiliation unknown1
Ahmad IskandarAffiliation unknown1
Asis LawaAffiliation unknown1
La Ode KimonAffiliation unknown1
Darlis DarlisAffiliation unknown1
Ilma Sarimustaqyma RianseAffiliation unknown1
Budiyanto BudiyantoUniversitas Muhammadiyah Jakarta1
Israwan IsrawanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemetaan Komponen Ekosistem Untuk Pengembangan Edu-Ekowisata  (Studi Kasus : Kebun Raya Universitas Halu Oleo)</dc:title>
	<dc:creator>Rahayu, Sry</dc:creator>
	<dc:creator>Widayati, Weka</dc:creator>
	<dc:creator>Indriasary, Anita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemetaan Komponen Ekosistem untuk pengembangan Edu-ekowisata di Kebun Raya UHO merupakan kegiatan pemetaan komponen ekosistem yang dapat dilakukan dengan menggunakan survey topografi, teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis, Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam menganalisis data untuk pengembangan Edu-Ekowisata. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2017 sampai dengan Januari 2018, dengan lokasi di Kebun Raya UHO, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Pada penelitian ini komponen ekosistem yang akan di identifikasi (dipetakan) antara lain: peta sebaran flora dan peta koleksi tumbuhan dikebun raya UHO. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, Hasil topografi diperoleh menggunakan data pengukuran theodolit untuk peta kontur. Identifikasi jenis flora menggunakan Sistem Informasi Geografis dengan memanfaatkan data hasil pengukuruan lapangan. Komponen ekosistem yang potensial untuk dikembangkan di kebun raya UHO yaitu wisata flora dan wisata alam.  Wisata flora meliputi tumbuhan endemik Sulawesi yang berada di beberapa di daerah  Sulawesi Tenggara. Wisata Alam meliputi kenampakan alamiah bentang lahan di Kebun raya UHO yang berpotensi dikembangkan menjadi tracking flora Kata Kunci : Edu-Ekowisata, Kebun Raya UHO, Komponen Ekosistem, PemetaanDOI : 10.5281/zenodo.2667845</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-04-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/6352</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v2i1.6352</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 2, No 1 (2018): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 33-40</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/6352/4644</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>