Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Daya Dukung Air Untuk Proyeksi Kebutuhan Air Domestik Kota Kendari Tahun 2038

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 6 No. 1 (2022) · pp. 238–249

DOI
10.33772/jagat.v6i1.25275
ISSN
2684-6705
Published
2022-05-01
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Abstrak: Analisis daya dukung air untuk proyeksi kebutuhan air domestik tahun 2038 diperlukan untuk mengetahui kondisi daya dukung air 20 tahun kedepan apabila mengalami perubahan dari kategori aman, sedang dan buruk. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui daya dukung air di Kota Kendari tahun 2008; (2) mengetahui kebutuhan air domestik dan daya dukung air di Kota Kendari tahun 2038. Metode analisis data dalam penelitian ini: (1) Analisis ketersediaan air dan analisis kebutuhan air; (2) analisis pertumbuhan penduduk dan analisis proyeksi penduduk. Hasil penelitian ini antara lain: (1) Daya dukung air di Kota Kendari tahun 2018 berdasarkan Permen LH No.17 Tahun 2009 pada tujuh kecamatan masuk dalam kategori aman dan tiga daerah kecamatan yaitu Kecamatan Mandonga, Kadia, dan Kendari Barat masuk dalam kategori sedang, berdsarkan DPU Dirjen Cipta Karya Tahun 2001 daya dukung air Kota Kendari pada sepuluh kecamatan masuk dalam kategori aman; (2) Kebutuhan air domestik tahun 2038 mengalami peningkatan kebutuhan diakibatkan oleh pertambahan jumlah penduduk yang semakin besar. Berdasarkan Permen LH No.17 Tahun 2009 kondisi daya dukung air tahun 2018 dan 2038 tidak terjadi perubahan yang mendasar, perubahan kondisi hanya terjadi pada Kecamatan Kendari Barat yang semula pada tahun 2018 sebesar 2,05 (sedang) tahun 2038 sebesar 0,94 (buruk).Kata Kunci: Daya Dukung Air, Kebutuhan Air Domestik,, Pertumbuhan Penduduk Abstract: Analysis of water carrying capacity for the projection of domestic water needs in 2038 to find out water carrying capacity for the next 20 years if it changes from the safe, medium and bad categories. This study aims to: (1) determinan the carrying capacity of water in Kendari city in 2018; (2) Know domestic water needs and water carrying capacity in Kendari city in 2038. Data analysis methods in this study: (1) analysis of water availability and analysis of water demand; (2) analysis of population growth and analysis of population projections. The results of study are: (1) water carrying capacity in Kendari City in 2018 based on LH No. 17 year 2009 in seven districts in the safe category, namely Baruga, Puwatu,Wua-wua, Poasia, Abeli, Kambu and Kendari districts, and three districts namely Mandonga, Kadia, and West Kendari districts fall into the medium category, based on the 2001 DPU Directorate General of Human Settlements, the water capacity of Kendari city in ten districts falls into safe category namely Mandonga, Baruga, Puwatu, Kadia, Wua-wua districts, Poasia, Abeli, Kambu, Kendari, and West Kendari; (2) domestic water demand in 2038 has increased due to the increasing population. Based on LH Regulation No. 17 Year 2009 the carrying capacity of water in 2018 and 2038 did not occur in a fundamental change, the change in condition only occurred in the district of West Kendari wich was originally in 2018 for 2.05 (moderate) in 2038 of 0.94 (bad).Keywords: water support, domestic water needs, population growth

Collaboration network of the authors

40 authors · 156 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode ResteleAffiliation unknown6
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown6
Anita IndriasaryAffiliation unknown5
Jufri KarimUniversitas Halu Oleo4
Weka WidayatiAffiliation unknown4
Fitriani FitrianiAffiliation unknown4
Jamal HarimudinAffiliation unknown3
Nurgiantoro NurgiantoroAffiliation unknown3
Wahab WahabUniversitas Halu Oleo2
Sarini sariniAffiliation unknown2
Ardi ArdiAffiliation unknown2
Ahmad HidayatAffiliation unknown2
La Ode AlwiUniversitas Halu Oleo2
Jahidin JahidinAffiliation unknown2
Muliddin MuliddinAffiliation unknown2
Hazriani HazrianiAffiliation unknown2
Fitra SalehAffiliation unknown2
La Ode HadiniAffiliation unknown2
Golok JayaAffiliation unknown2
Noor Husna KhairisaAffiliation unknown2
Marwan Zam MiliAffiliation unknown1
Fais SharfanAffiliation unknown1
La ToberAffiliation unknown1
Erlin SarfidarAffiliation unknown1
YUnarni YunarniAffiliation unknown1
Analuddin AnaluddinUniversitas Halu Oleo1
Lukman YunusAffiliation unknown1
Hasbullah SyafAffiliation unknown1
Ansyahrul MukmininAffiliation unknown1
Adin Fitra IrawanAffiliation unknown1
Maryatun MucolifahAffiliation unknown1
Nuning ApriliaAffiliation unknown1
L.O. NgkoimaniAffiliation unknown1
Kamrullah KamrullahAffiliation unknown1
Irfan YunandarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Daya Dukung Air Untuk Proyeksi Kebutuhan Air Domestik Kota Kendari Tahun 2038</dc:title>
	<dc:creator>Melani, Wa Ode Yuni</dc:creator>
	<dc:creator>Ido, irfan</dc:creator>
	<dc:creator>Harimuddin, Jamal</dc:creator>
	<dc:creator>Salihin, Iradat</dc:creator>
	<dc:creator>Rahim, Saban</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Analisis daya dukung air untuk proyeksi kebutuhan air domestik tahun 2038 diperlukan  untuk mengetahui kondisi daya  dukung air 20 tahun kedepan apabila mengalami perubahan dari kategori aman, sedang dan buruk. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui daya dukung air di Kota Kendari tahun 2008; (2) mengetahui kebutuhan air domestik dan daya dukung air di Kota Kendari tahun 2038. Metode analisis data dalam penelitian ini : (1) Analisis ketersediaan air dan analisis kebutuhan air; (2) analisis pertumbuhan penduduk dan analisis proyeksi penduduk. Hasil penelitian ini antara lain: (1) Daya dukung air di Kota Kendari tahun 2018 berdasarkan Permen LH No.17 Tahun 2009 pada tujuh kecamatan masuk dalam kategori aman dan tiga daerah kecamatan yaitu Kecamatan Mandonga, Kadia, dan Kendari Barat masuk dalam kategori sedang, berdsarkan DPU Dirjen Cipta Karya Tahun 2001 daya dukung air Kota Kendari pada sepuluh kecamatan masuk dalam kategori aman; (2) Kebutuhan air domestik tahun 2038 mengalami peningkatan kebutuhan diakibatkan oleh pertambahan jumlah penduduk yang semakin besar. Berdasarkan Permen LH No.17 Tahun 2009 kondisi daya dukung air tahun 2018 dan 2038 tidak terjadi perubahan yang mendasar, perubahan kondisi hanya terjadi pada Kecamatan Kendari Barat yang semula pada tahun 2018 sebesar 2,05 (sedang) tahun 2038 sebesar 0,94 (buruk).Kata Kunci : Daya Dukung Air, Kebutuhan Air Domestik, , Pertumbuhan Penduduk Abstract: Analysis of water carrying capacity for the projection of domestic water needs in 2038 to find out water carrying capacity for the next 20 years if it changes from the safe, medium and bad categories. This study aims to: (1) determinan the carrying capacity of water in Kendari city in 2018; (2) Know domestic water needs and water carrying capacity in Kendari city in 2038. Data analysis methods in this study: (1) analysis of water availability and analysis of water demand; (2) analysis of population growth  and analysis of population projections. The results of study are: (1) water carrying capacity in Kendari City in 2018 based on LH No. 17 year 2009 in seven districts in the safe category , namely Baruga, Puwatu,Wua-wua, Poasia, Abeli, Kambu and Kendari districts, and three districts namely Mandonga, Kadia, and West Kendari districts fall into the medium category, based on the 2001  DPU Directorate General of Human Settlements, the water capacity of Kendari city in ten districts falls into safe category namely Mandonga, Baruga, Puwatu, Kadia, Wua-wua districts, Poasia, Abeli, Kambu, Kendari, and West Kendari; (2) domestic water demand in 2038 has increased due to the increasing population. Based on LH Regulation No. 17 Year 2009 the carrying capacity of water in 2018 and 2038 did not occur in a fundamental change, the change in condition only occurred in the district of West Kendari wich was originally in 2018 for 2.05 (moderate) in 2038 of 0.94 (bad) .Keywords: water support, domestic water needs, population growth </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/25275</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v6i1.25275</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 6, No 1 (2022): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 238-249</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/25275/14939</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>