Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Pemetaan Tingkat Kekritisan Lahan Dengan Pemanfatan Sistem Informasi Geografis (SIG) Di Kecamatan Pondidaha

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 4 No. 1 (2020) · pp. 53–62

DOI
10.33772/jagat.v4i1.11890
ISSN
2684-6705
Published
2020-05-01
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Abstrak: Lahan kritis merupakan soiltanah yang mengalami atau dalam proses kerusakan kimia, fisik dan biologi yang dapat mengganggu atau kehilangan fungsinya di dalam lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1)mengetahui tingkat kekritisan lahan kawasan budidaya pertanian dan kawasan hutan lindung di luar kawasan hutan di Kecamatan Pondidaha (2) memetakan sebaran tingkat kekritisan lahan kawasan budidaya pertanian dan kawasan hutan lindung diluar kawasan hutan di Kecamatan Pondidaha. Penelitian ini menggunakan metode skoring dan pembobotan dengan menggunakan analisis sistem informasi geografis. Hasil penelitian antara lain: (1)Tingkat kekritisan lahan Kecamatan Pondidaha terbagi menjadi dua, yaitu tingkat kekritisan lahan kawasan budidaya pertanian dan tingkat kekritisan lahan kawasan hutan lindung di luar kawasan hutan, kawasan budidaya pertanian tingkat kekritisan lahannya terbagi menjadi lima, yaitu sangat kritis seluas 66,64 Ha (0,83%), kritis seluas 3127,28 ha (41,69%), agak kritis seluas 219,02 ha (2,92%), potensial kritis seluas 3457,22 ha (43,51%), dan tidak kritis seluas 1074,68 ha (13,52%). Kawasan hutan lindung diluar kawasan hutan terbagi menjadi empat kelas yaitu sangat kritis seluas 7,78 ha (0,73), kritis seluas 22,18 ha (2,10%), agak kritis seluas 98,98 ha (9,37%) dan potensial kritis seluas 926,47 ha (87,78%).(2) Sebaran tingkat kekritisan di Kecamatan Pondidaha pada fungsi kawasan budidaya pertanian, lahan dengan kategori potensial kritis memiliki proporsi luas terbesar yaitu 3457,22 ha, dan kawasan lindung di luar kawasan hutan lahan dengan kategori potensial kritis juga memiliki proporsi luas terbesar yaitu 926,47 ha. Kata Kunci: Lahan Kritis, Sistem Informasi geografis, Kecamatan PondidahaDOI: 10.5281/zenodo.3875959

Collaboration network of the authors

40 authors · 126 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Fitra SalehAffiliation unknown8
Fitriani FitrianiAffiliation unknown7
Hasbullah SyafAffiliation unknown4
Irfan IdoAffiliation unknown4
la Ode RustamAffiliation unknown4
Weka WidayatiAffiliation unknown3
SYAMSU ALAMAffiliation unknown3
La Ode HadiniAffiliation unknown3
MUH TUFAILAAffiliation unknown3
Ahmad IskandarAffiliation unknown3
Anita IndriasaryAffiliation unknown3
Ahmad HidayatAffiliation unknown3
Amira IsmiaAffiliation unknown2
wa Ode YusriaAffiliation unknown2
Najar NajarAffiliation unknown2
Ramli HadunAffiliation unknown2
Aqshan SadikinAffiliation unknown2
Ida UsmanAffiliation unknown2
La Ode ResteleAffiliation unknown2
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown2
Iradat SalihinAffiliation unknown2
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo1
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo1
M. Tufaila .Affiliation unknown1
Lies IndriyaniAffiliation unknown1
Wa Ode UlianaAffiliation unknown1
Salahudin SalahudinAffiliation unknown1
La Ode Muh. Iradat SalihinAffiliation unknown1
Asis LawaAffiliation unknown1
YUnarni YunarniAffiliation unknown1
Wahab WahabUniversitas Halu Oleo1
Erwin AnshariUniversitas Halu Oleo1
Fitra SalehUniversitas Halu Oleo1
Marwan ZamiliUniversitas Halu Oleo1
Irvandi Arya BrataAffiliation unknown1
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemetaan Tingkat Kekritisan Lahan Dengan  Pemanfatan Sistem Informasi Geografis (SIG) Di Kecamatan Pondidaha</dc:title>
	<dc:creator>Irama, Roma</dc:creator>
	<dc:creator>Mey, Djafar</dc:creator>
	<dc:creator>Karim, Jufri</dc:creator>
	<dc:creator>Khairisa, Noor Husna</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Lahan kritis merupakan soiltanah yang mengalami atau dalam proses kerusakan kimia, fisik dan biologi yang dapat mengganggu atau kehilangan fungsinya di dalam lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1)mengetahui tingkat kekritisan lahan kawasan budidaya pertanian dan kawasan hutan lindung di luar kawasan hutan di Kecamatan Pondidaha (2) memetakan sebaran tingkat kekritisan lahan kawasan budidaya pertanian dan kawasan hutan lindung diluar kawasan hutan di Kecamatan Pondidaha. Penelitian ini menggunakan metode skoring dan pembobotan dengan menggunakan analisis sistem informasi geografis. Hasil penelitian antara lain : (1)Tingkat kekritisan lahan Kecamatan Pondidaha terbagi menjadi dua, yaitu tingkat kekritisan lahan kawasan budidaya pertanian dan tingkat kekritisan lahan kawasan hutan lindung di luar kawasan hutan, kawasan budidaya pertanian tingkat kekritisan lahannya terbagi menjadi lima, yaitu sangat kritis seluas 66,64 Ha (0,83%), kritis seluas 3127,28 ha (41,69%), agak kritis seluas 219,02 ha (2,92%), potensial kritis seluas 3457,22 ha (43,51%), dan tidak kritis seluas 1074,68 ha (13,52%). Kawasan hutan lindung diluar kawasan hutan terbagi menjadi empat kelas yaitu sangat kritis seluas 7,78 ha (0,73), kritis seluas 22,18 ha (2,10%), agak kritis seluas 98,98 ha (9,37%) dan potensial kritis seluas 926,47 ha (87,78%).(2) Sebaran tingkat kekritisan di Kecamatan Pondidaha pada fungsi kawasan budidaya pertanian, lahan dengan kategori potensial kritis memiliki proporsi luas terbesar yaitu 3457,22 ha, dan kawasan lindung di luar kawasan hutan lahan dengan kategori potensial kritis juga memiliki proporsi luas terbesar yaitu 926,47 ha. Kata Kunci : Lahan Kritis, Sistem Informasi geografis, Kecamatan PondidahaDOI: 10.5281/zenodo.3875959</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/11890</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v4i1.11890</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 4, No 1 (2020): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 53-62</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/11890/8368</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>