Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Identifikasi Pusat Pertumbuhan dan Wilayah Pendukungnya dalam Pengembangan Wilayah Kota Kendari

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 5 No. 2 (2021) · pp. 118–125

DOI
10.33772/jagat.v5i2.21509
ISSN
2684-6705
Published
2021-10-28
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Abstrak Pusat pertumbuhan ialah wilayah atau kawasan yang pertumbuhannya sangat pesat sehingga dijadikan sebagai pusat pembangunan yang mempengaruhi wilayah lain di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui wilayah mana saja yang termasuk dalam kategori orde I sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kota Kendari; (2) mengetahui interaksi antara pusat pertumbuhan dan wilayah pendukung disekitarnya. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis skalogram untuk mengetahui pusat pertumbuhan wilayah dan analisis gravitasi untuk mengetahui interaksi antara pusat pertumbuhan dan wilayah pendukung. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) wilayah yang termasuk dalam kategori orde I sebagai pusat pertumbuhan utama di Kota Kendari adalah Kelurahan Bende, Korumba dan Kambu; (2) pusat pertumbuhan Kelurahan Bende memiliki hubungan interaksi yang paling erat dengan Kelurahan Pondambea sebagai daerah sekitarnya (hinterland), pusat pertumbuhan Kelurahan Korumba memiliki hubungan interaksi yang paling erat dengan Kelurahan Alolama sebagai daerah hinterland, dan pusat pertumbuhan Kelurahan Kambu memiliki hubungan interaksi yang paling erat dengan Kelurahan Padaleu sebagai hinterland. Kata Kunci: Pusat pertumbuhan, Interaksi wilayah, Analisis Skalogram, Analisis Gravitasi Abstract The growth center is a region or area that is very rapidly growing so that it is made as a development center affecting other regions around it. The research aims to: (1) Know which areas are intended in the category I order as the center of economic growth in the city of Kendari; (2) Know the interaction between the growth center and the surrounding area supporting. Data analysis methods used in this study: Analysis of Skalogram to find out the regional growth and Gravity analysis to know the interaction between growth centres and support areas. The results of the research include: (1) The region that belongs to the category of order I as the main growth center in the district of Kendari is Bende village, Korumba and Kambu; (2) village Bende Growth Center has the most closely related interaction with the village Pondambea as the surrounding area (hinterland), village Korumba Growth Center has the most closely related interaction with Alolama village as its surrounding area (hinterland) and village Kambu Growth Center has the most close interaction relationship with Padaleu village as its surrounding area (hinterland).Keywords: Growth Center, Area Interactions, Analysis Skalogram, Analysis Gravity

Collaboration network of the authors

40 authors · 121 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jamal HarimudinAffiliation unknown9
Anita IndriasaryAffiliation unknown6
Jufri KarimUniversitas Halu Oleo4
Irfan IdoAffiliation unknown4
Djafar MeyAffiliation unknown3
Weka WidayatiAffiliation unknown3
Saban RahimAffiliation unknown3
la Ode RustamAffiliation unknown2
Erwin AnshariAffiliation unknown2
Hasria HasriaAffiliation unknown2
Muliddin MuliddinAffiliation unknown2
Yoo Eka Yana KansilUniversitas Halu Oleo2
Safrudin SaharAffiliation unknown2
Ahmad HidayatAffiliation unknown2
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown2
Akbardiansyah AkbardiansyahAffiliation unknown2
Erlin SarfidarAffiliation unknown2
Hasbullah SyafAffiliation unknown2
Eka AprianaAffiliation unknown2
Iradat SalihinAffiliation unknown2
Muhammad AnasAffiliation unknown1
Erniwati ErniwatiAffiliation unknown1
wa Ode YusriaAffiliation unknown1
Ahmad IskandarAffiliation unknown1
Harziman NingratAffiliation unknown1
La Ode KaimudinAffiliation unknown1
Suriana SurianaAffiliation unknown1
Musadar MappasombaAffiliation unknown1
Fahyuddin FahyuddinAffiliation unknown1
Jamili JamiliAffiliation unknown1
Karsadi KarsadiAffiliation unknown1
Hamuni HamuniAffiliation unknown1
Azhar BafadalUniversitas Halu Oleo1
Mukhtar AbuUniversitas Halu Oleo1
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo1
Suhadi SuhadiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Identifikasi Pusat Pertumbuhan dan Wilayah Pendukungnya dalam Pengembangan Wilayah  Kota Kendari</dc:title>
	<dc:creator>Yahya, Fifi</dc:creator>
	<dc:creator>Harimuddin, Jamal</dc:creator>
	<dc:creator>Restele, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriani, Fitriani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak Pusat pertumbuhan ialah wilayah atau kawasan yang pertumbuhannya sangat pesat sehingga dijadikan sebagai pusat pembangunan yang mempengaruhi wilayah lain di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui wilayah mana saja yang termasuk dalam kategori orde I sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kota Kendari; (2) mengetahui interaksi antara pusat pertumbuhan dan wilayah pendukung disekitarnya. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis skalogram untuk mengetahui pusat pertumbuhan wilayah dan analisis gravitasi untuk mengetahui interaksi antara pusat pertumbuhan dan wilayah pendukung. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) wilayah yang termasuk dalam kategori orde I sebagai pusat pertumbuhan utama di Kota Kendari adalah Kelurahan Bende, Korumba dan Kambu; (2) pusat pertumbuhan Kelurahan Bende memiliki hubungan interaksi yang paling erat dengan Kelurahan Pondambea sebagai daerah sekitarnya (hinterland), pusat pertumbuhan Kelurahan Korumba memiliki hubungan interaksi yang paling erat dengan Kelurahan Alolama sebagai daerah hinterland, dan  pusat pertumbuhan Kelurahan Kambu memiliki hubungan interaksi yang paling erat dengan Kelurahan Padaleu sebagai hinterland. Kata Kunci: Pusat pertumbuhan, Interaksi wilayah, Analisis Skalogram, Analisis Gravitasi Abstract The growth center is a region or area that is very rapidly growing so that it is made as a development center affecting other regions around it. The research aims to: (1) Know which areas are intended in the category I order as the center of economic growth in the city of Kendari; (2) Know the interaction between the growth center and the surrounding area supporting. Data analysis methods used in this study: Analysis of Skalogram to find out the regional growth and Gravity analysis to know the interaction between growth centres and support areas. The results of the research include: (1) The region that belongs to the category of order I as the main growth center in the district of Kendari is Bende village, Korumba and Kambu; (2) village Bende Growth Center has the most closely related interaction with the village Pondambea as the surrounding area (hinterland), village Korumba Growth Center has the most closely related interaction with Alolama village as its surrounding area (hinterland) and village Kambu Growth Center has the most close interaction relationship with Padaleu village as its surrounding area (hinterland).Keywords: Growth Center, Area Interactions, Analysis Skalogram, Analysis Gravity</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/21509</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v5i2.21509</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 5, No 2 (2021): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 118-125</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/21509/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>