Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Studi Karakteristik Banjir Dan Genangan (Studi Kasus: Daerah Sekitar Jembatan Jl. MT. Haryono, Jl. Sungai Wanggu dan Jl. Boulevard)

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 2 No. 1 (2019) · pp. 1–8

DOI
10.33772/jagat.v2i1.6349
ISSN
2684-6705
Published
2019-04-27
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Saat musim hujan, beberapa tempat di DAS Wanggu rawan tergenang air. Hal ini terjadi karena tempat-tempat tersebut merupakan daerah yang lebih rendah daripada daerah sekitarnya dan kapasitas drainase yang kurang memadai juga menjadi akibat tempat-tempat tersebut tergenang air. Penelitian di DAS Wanggu dilakukan pada tiga titik, yaitu daerah di sekitar jembatan yang berada di Jl. MT. Haryono, Jl. Sungai Wanggu, dan Jl. Boulevard. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui besaran debit banjir rencana di daerah penelitian (2) memberikan solusi untuk menangani masalah banjir dan genangan di daerah penelitian. Penelitian ini menggunakan metode rasional dengan menghitung debit banjir rencana di daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan debit banjir rencana di sekitar jembatan di Jl. Boulevard pada periode ulang 2 tahun adalah 2.164,63 m3/detik dan periode ulang 5 tahun adalah 3.424,4 m3/detik. Debit banjir rencana daerah sekitar jembatan di Jl. M.T. Haryono pada periode ulang 2 tahun adalah 1.384,32 m3/detik dan periode ulang 5 tahun adalah 2.189,97 m3/detik. Dan debit banjir rencana daerah sekitar jembatan di Jl. Sungai Wanggu pada periode ulang 2 tahun adalah 1.116,73 m3/detik dan periode ulang 5 tahun adalah 1.766,64 m3/detik.Kata Kunci: Metode Rasional, Debit Banji RencanaDOI: 10.5281/zenodo.2667820

Collaboration network of the authors

40 authors · 118 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad AnasAffiliation unknown2
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown2
Ahmad HidayatAffiliation unknown2
Ruslan RuslanAffiliation unknown2
Nurgiantoro NurgiantoroAffiliation unknown2
Noor Husna KhairisaAffiliation unknown2
Jufri KarimUniversitas Halu Oleo2
Made KusumayasaAffiliation unknown1
Purwo Adi SetyoAffiliation unknown1
Waode Sukmawati ArsyadAffiliation unknown1
Wa Ode Sukmawati ArsyadAffiliation unknown1
Dicky Berthus ChristoAffiliation unknown1
Desy SusilowatiAffiliation unknown1
Fitrianingsih FitrianingsihGunadarma University1
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo1
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo1
La Ode SahabaUniversitas Halu Oleo1
Yamin YaddiAffiliation unknown1
La Ode Muh. MunadiAffiliation unknown1
Restu LibrianiAffiliation unknown1
La Ode KadidaeAffiliation unknown1
Waode Sukmawati ArsyadAffiliation unknown1
Sani FitrianiAffiliation unknown1
Fitra SalehAffiliation unknown1
Sulpiana SulpianaAffiliation unknown1
Al FirmanAffiliation unknown1
Nur AlfianiAffiliation unknown1
Loade Muh. Iradat SalihinAffiliation unknown1
Fitriani FitrianiAffiliation unknown1
Jamal HarimudinAffiliation unknown1
Sawaluddin SawaluddinAffiliation unknown1
Anita IndriasaryAffiliation unknown1
Alfirman AlfirmanAffiliation unknown1
La Ode Andi GusmanAffiliation unknown1
Irfan IdoAffiliation unknown1
Jamal HarimuddinAffiliation unknown1
Wa Ode Yuni MelaniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Karakteristik Banjir Dan Genangan (Studi Kasus : Daerah Sekitar Jembatan Jl. MT. Haryono, Jl. Sungai Wanggu dan Jl. Boulevard)</dc:title>
	<dc:creator>Salihin, Iradat</dc:creator>
	<dc:creator>Darise, Marina Evana Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Usman, Ida</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Saat musim hujan, beberapa tempat di DAS Wanggu rawan tergenang air. Hal ini terjadi karena tempat-tempat tersebut merupakan daerah yang lebih rendah daripada daerah sekitarnya dan  kapasitas drainase yang kurang memadai juga menjadi akibat tempat-tempat tersebut tergenang air.  Penelitian di DAS Wanggu dilakukan pada tiga titik, yaitu daerah di sekitar jembatan yang berada di  Jl. MT. Haryono, Jl. Sungai Wanggu, dan Jl. Boulevard. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui besaran debit banjir rencana di daerah penelitian (2) memberikan solusi untuk menangani  masalah banjir dan genangan di daerah penelitian. Penelitian ini menggunakan metode rasional  dengan menghitung debit banjir rencana di daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan debit  banjir rencana di sekitar jembatan di Jl. Boulevard pada periode ulang 2 tahun adalah 2.164,63  m3/detik dan periode ulang 5 tahun adalah 3.424,4 m3/detik. Debit banjir rencana daerah sekitar  jembatan di Jl. M.T. Haryono pada periode ulang 2 tahun adalah 1.384,32 m3/detik dan periode ulang 5 tahun adalah 2.189,97 m3/detik. Dan debit banjir rencana daerah sekitar jembatan di Jl. Sungai  Wanggu pada periode ulang 2 tahun adalah 1.116,73 m3/detik dan periode ulang 5 tahun adalah  1.766,64 m3/detik.Kata Kunci : Metode Rasional, Debit Banji  RencanaDOI : 10.5281/zenodo.2667820</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-04-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/6349</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v2i1.6349</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 2, No 1 (2018): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 1-8</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/6349/4641</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>