Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Tingkat Kebutuhan Sarana Dan Prasarana Permukiman Wilayah Pesisir Lingkar Tambang Desa Tapunggaya

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 3 No. 2 (2019) · pp. 57–68

DOI
10.33772/jagat.v3i2.9269
ISSN
2684-6705
Published
2019-10-31
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Sarana dan prasarana yang ada di Desa Tapunggaya belum memadai sehingga dibutuhkan adanya penyediaan sarana dan prasarana untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Tapunggaya dan melihat kontribusi perusahaan pertambangan terhadap sarana dan prasarana permukiman. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana dasar permukiman di wilayah pesisir lingkar tambang Desa Tapunggaya. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yakni berupa analisis skoring dan analisis proyeksi penduduk. Hasil kebutuhan sarana Permukiman Pesisir di Desa Tapunggaya dalam kurun waktu 5 tahun kedepan dengan menggunakan analisis proyeksi penduduk di perlukan 1 unit posyandu untuk pelayanan kesehatan anak-anak usia belita dan 1 unit TPI agar para nelayan bisa memasarkan dan menjual hasil tangkapan mereka dan perlu adanya pembangunan dari setiap prasarana yang belum ada. Peningkatan dari beberapa sarana dan prasarana maka dibutuhkan pemeliharaan untuk pengoptimalan fungsi setiap sarana prasarana yang ada di Permukiman Pesisir Desa Tapunggaya. Melihat segi kontribusi adanya perusahaan tambang di Desa Tapunggaya Pihak perusahaan tambang hanya berkontribusi berupa pembangunan teras mesjid di Desa Tapunggaya, yang artinya bahwa pihak perusahaan pertambangan kurang berkontribusi terhadap saran dan prasrana yang ada di Desa Tapunggaya.Kata Kunci: Permukiman Pesisir, Sarana Prasaran, dan Lingkar Tambang DOI: 10.5281/zenodo.3607286

Collaboration network of the authors

40 authors · 142 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Djafar MeyAffiliation unknown6
Hasbullah SyafAffiliation unknown4
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown4
La Ode HadiniAffiliation unknown4
Fitriani FitrianiAffiliation unknown3
SYAMSU ALAMAffiliation unknown3
MUH TUFAILAAffiliation unknown3
Wahab WahabUniversitas Halu Oleo3
La Ode ResteleAffiliation unknown3
Sarini sariniAffiliation unknown2
la Ode RustamAffiliation unknown2
Jamal HarimuddinAffiliation unknown2
Anita IndriasaryAffiliation unknown2
Jamal HarimudinAffiliation unknown2
Ardi ArdiAffiliation unknown2
Nurgiantoro NurgiantoroAffiliation unknown2
Ahmad HidayatAffiliation unknown2
La Ode AlwiUniversitas Halu Oleo2
Jahidin JahidinAffiliation unknown2
YUnarni YunarniAffiliation unknown2
Golok JayaAffiliation unknown2
Iradat SalihinAffiliation unknown2
Noor Husna KhairisaAffiliation unknown2
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo1
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo1
M. Tufaila .Affiliation unknown1
Lies IndriyaniAffiliation unknown1
Marwan Zam MiliAffiliation unknown1
Fais SharfanAffiliation unknown1
La ToberAffiliation unknown1
Amira IsmiaAffiliation unknown1
wa Ode YusriaAffiliation unknown1
Ahmad IskandarAffiliation unknown1
Najar NajarAffiliation unknown1
Analuddin AnaluddinUniversitas Halu Oleo1
Lukman YunusAffiliation unknown1
Muliddin MuliddinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Tingkat Kebutuhan Sarana Dan Prasarana Permukiman Wilayah Pesisir Lingkar Tambang Desa Tapunggaya</dc:title>
	<dc:creator>Pratama, Muhammad Arya</dc:creator>
	<dc:creator>Ido, Irfan</dc:creator>
	<dc:creator>Karim, Jufri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sarana dan prasarana yang ada di Desa Tapunggaya belum memadai sehingga dibutuhkan adanya penyediaan sarana dan prasarana untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Tapunggaya dan melihat kontribusi perusahaan pertambangan terhadap sarana dan prasarana permukiman. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana dasar permukiman di wilayah pesisir lingkar tambang Desa Tapunggaya. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yakni berupa analisis skoring dan analisis proyeksi penduduk. Hasil kebutuhan sarana Permukiman Pesisir di Desa Tapunggaya dalam kurun waktu 5 tahun kedepan dengan menggunakan analisis proyeksi penduduk di perlukan 1 unit posyandu untuk pelayanan kesehatan anak-anak usia belita dan 1 unit TPI agar para nelayan bisa memasarkan dan menjual hasil tangkapan mereka dan perlu adanya pembangunan dari setiap prasarana yang belum ada. Peningkatan dari beberapa sarana dan prasarana maka dibutuhkan pemeliharaan untuk pengoptimalan fungsi setiap sarana prasarana yang ada di Permukiman Pesisir Desa Tapunggaya. Melihat segi kontribusi adanya perusahaan tambang di Desa Tapunggaya Pihak perusahaan tambang hanya berkontribusi berupa pembangunan teras mesjid di Desa Tapunggaya, yang artinya bahwa pihak perusahaan pertambangan kurang berkontribusi terhadap saran dan prasrana yang ada di Desa Tapunggaya.Kata Kunci : Permukiman Pesisir, Sarana Prasaran, dan Lingkar Tambang DOI: 10.5281/zenodo.3607286</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/9269</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v3i2.9269</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 3, No 2 (2019): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 57-68</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/9269/6572</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>