Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Mitigasi Penyebaran Covid-19 Melalui Pemetaan Kepadatan Pemukiman, Mobilitas Penduduk dan Lingkungan Kelurahan Kadia Kota Kendari

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) · Vol. 5 No. 2 (2021) · pp. 126–132

DOI
10.33772/jagat.v5i2.21510
ISSN
2684-6705
Published
2021-10-28
Publisher
Halu Oleo University
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Abstrak: Isu pandemi Covid-19 menjadi perhatian dunia dan sampai saat ini belum diprediksi kapan akan berakhir. Penyebaran Covid-19 merubah pola interaksi dalam kurun waktu yang cepat dan drastis karena adanya pemberlakukan pembatasan pergerakan dan kegiatan manusia. Kota Kendari termasuk daerah yang terdampak penyebaran Covid-19 dan salah satu kelurahan yang terdampak dengan status zona merah adalah kelurahan Kadia. Dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kelurahan Kadia, perlu dilakukan mitigasi melalui pemetaan kepadatan pemukiman, mobilitas penduduk dan lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan mitigasi penyebaran Covid-19 melalui pemetaan kepadatan pemukiman, mobilitas penduduk dan lingkungan kelurahan Kadia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dan overlay peta. Hasil penelitian menunjukan kepadatan pemukiman di kelurahan Kadia pada tingkat yang tinggi (25-34) pada RW 002, RW 007 dan RW 008. Kepadatan penduduk di kelurahan Kadia yang tinggi pada (62-92) pada RW 001 RT 002, RW 002, RW 007 RT 001 dan 003, RW 008 RT 003, dan RW 009 RT 003. Tingkat mobilitas penduduk dikelurahan Kadia yang tinggi (90-174) pada RW 002 RT 002, RW 003 RT 001 dan 002, RW 004 RT 001, 002 dan 003, RW 005 RT 001, RW 006 RT 001, dan RW 007. Secara spasial kondisi lingkungan kelurahan Kadia didominasi oleh lahan terbangun dengan jumlah penduduk sebanyak 7775 jiwa. Berdasarkan hasil pemetaan kepadatan pemukiman, kepadatan penduduk, mobilitas penduduk dan lingkungan maka mitigasi tingkat potensial penyebaran Covid-19 di kelurahan Kadia difokuskan pada titik potensial yang tinggi (RW 002) dan titik potensial yang sedang (RW 007). Beberapa langkah mitgasi penyebaran Covid-19 yang dilakukan adalah memasang poster mitigasi penerapan protokol kesehatan dengan memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.Kata kunci: Mitigasi, Pandemi Covid-19, Pemetaan, Kelurahan Kadia Abstract: The issue of the Covid-19 pandemic has become a worldwide concern and until now it has not been predicted when it will end. The spread of Covid-19 changed the pattern of interaction in a fast and drastic period due to the imposition of restrictions on human movement and activities. Kendari City is one of the areas affected by the spread of Covid-19 and one of the ward affected by the red zone status is Kadia Ward. In anticipating the spread of Covid-19 in the Kadia sub-district, it is necessary to carry out mitigation through mapping the density of settlements, population mobility, and the environment. The purpose of this activity is to mitigate the spread of Covid-19 through mapping the density of settlements, population mobility, and the Kadia urban village environment. The method used in this research is survey and map overlay. The results showed that the density of settlements in the Kadia village was at a high level (25-34) in RW 002, RW 007, and RW 008. The population density in the Kadia ward was high at (62-92) in RW 001, RT 002, RW 002, RW. 007 RT 001 and 003, RW 008 RT 003, and RW 009 RT 003. The level of population mobility in Kadia kelurahan is high (90-174) in RW 002 RT 002, RW 003 RT 001 and 002, RW 004 RT 001, 002 and 003, RW 005, RT 001, RW 006, RT 001, and RW 007. Spatially, the environmental condition of the Kadia ward is dominated by built-up land with a population of 7775 people. Based on the results of mapping settlement density, population density, population mobility, and the environment, mitigation of the potential level of Covid-19 spread in the Kadia ward is focused on high potential points (RW 002) and medium potential points (RW 007). Some of the steps to mitigate the spread of Covid-19 were putting up a mitigation poster for the implementation of the health protocol by wearing a mask, always washing hands with soap, and keeping a distance.Keywords: Mitigation, Covid-19 Pandemic, Mapping, Kelurahan Kadia

Collaboration network of the authors

40 authors · 149 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode ResteleAffiliation unknown6
Irfan IdoAffiliation unknown6
Djafar MeyAffiliation unknown5
Fitriani FitrianiAffiliation unknown4
Jamal HarimuddinAffiliation unknown4
Weka Gusmiarty AbdullahUniversitas Halu Oleo3
Jamal HarimudinAffiliation unknown3
Ida UsmanAffiliation unknown3
Sitti Aida Adha TaridalaUniversitas Halu Oleo2
Usman RianseAffiliation unknown2
Ine FausayanaUniversitas Halu Oleo2
Zulfikar La ZulfikarAffiliation unknown2
Sarini sariniAffiliation unknown2
Wa Ode UlianaAffiliation unknown2
La RiandaAffiliation unknown2
Mega Azniar ZuhersaAffiliation unknown2
Noor Husna KhairisaAffiliation unknown2
Alfirman AlfirmanAffiliation unknown2
Lukman YunusUniversitas Halu Oleo1
Marsuki IswandiAffiliation unknown1
M Arif DirgantoroAffiliation unknown1
Ilma Sarimustaqiyma RianseAffiliation unknown1
Usman RianseAffiliation unknown1
La Ode SyukurUniversitas Halu Oleo1
Dasmin SiduAffiliation unknown1
WA KUASAAffiliation unknown1
Abdi La AbdiAffiliation unknown1
Ilma Sarimustaqiyma RianseUniversitas Halu Oleo1
Wa Kuasa BakaUniversitas Halu Oleo1
La Ode MidiUniversitas Halu Oleo1
Fitra SalehAffiliation unknown1
Defi DefiAffiliation unknown1
Ahmad IskandarAffiliation unknown1
Asis LawaAffiliation unknown1
Dede AgustinaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Mitigasi Penyebaran Covid-19 Melalui Pemetaan Kepadatan Pemukiman, Mobilitas Penduduk dan Lingkungan Kelurahan Kadia Kota Kendari</dc:title>
	<dc:creator>Widayati, Weka</dc:creator>
	<dc:creator>Sawaludin, Sawaludin</dc:creator>
	<dc:creator>Indriasary, Anita</dc:creator>
	<dc:creator>Romanti Aulia, Weko Indira</dc:creator>
	<dc:creator>Rahim, Saban</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Isu pandemi Covid-19 menjadi perhatian dunia dan sampai saat ini belum diprediksi kapan akan berakhir. Penyebaran Covid-19 merubah pola interaksi dalam kurun waktu yang cepat dan drastis karena adanya pemberlakukan pembatasan pergerakan dan kegiatan manusia. Kota Kendari termasuk daerah yang terdampak penyebaran Covid-19 dan salah satu kelurahan yang terdampak dengan status zona merah adalah kelurahan Kadia. Dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kelurahan Kadia, perlu dilakukan mitigasi melalui pemetaan kepadatan pemukiman, mobilitas penduduk dan lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan mitigasi penyebaran Covid-19 melalui pemetaan kepadatan pemukiman, mobilitas penduduk dan lingkungan kelurahan Kadia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dan overlay peta. Hasil penelitian menunjukan kepadatan pemukiman di kelurahan Kadia pada tingkat yang tinggi (25-34) pada RW 002, RW 007 dan RW 008. Kepadatan penduduk di kelurahan Kadia yang tinggi pada (62-92) pada RW 001 RT 002, RW 002, RW 007 RT 001 dan 003, RW 008 RT 003, dan RW 009 RT 003. Tingkat mobilitas penduduk dikelurahan Kadia yang tinggi (90-174) pada RW 002 RT 002, RW 003 RT 001 dan 002, RW 004 RT 001, 002 dan 003, RW 005 RT 001, RW 006 RT 001, dan RW 007. Secara spasial kondisi lingkungan kelurahan Kadia didominasi oleh lahan terbangun dengan jumlah penduduk sebanyak 7775 jiwa. Berdasarkan hasil pemetaan kepadatan pemukiman, kepadatan penduduk, mobilitas penduduk dan lingkungan maka mitigasi tingkat potensial penyebaran Covid-19 di kelurahan Kadia difokuskan pada titik potensial yang tinggi (RW 002) dan titik potensial yang sedang (RW 007). Beberapa langkah mitgasi penyebaran Covid-19 yang dilakukan adalah memasang poster mitigasi penerapan protokol kesehatan dengan memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.Kata kunci : Mitigasi, Pandemi Covid-19, Pemetaan, Kelurahan Kadia Abstract: The issue of the Covid-19 pandemic has become a worldwide concern and until now it has not been predicted when it will end. The spread of Covid-19 changed the pattern of interaction in a fast and drastic period due to the imposition of restrictions on human movement and activities. Kendari City is one of the areas affected by the spread of Covid-19 and one of the ward affected by the red zone status is Kadia Ward. In anticipating the spread of Covid-19 in the Kadia sub-district, it is necessary to carry out mitigation through mapping the density of settlements, population mobility, and the environment. The purpose of this activity is to mitigate the spread of Covid-19 through mapping the density of settlements, population mobility, and the Kadia urban village environment. The method used in this research is survey and map overlay. The results showed that the density of settlements in the Kadia village was at a high level (25-34) in RW 002, RW 007, and RW 008. The population density in the Kadia ward was high at (62-92) in RW 001, RT 002, RW 002, RW. 007 RT 001 and 003, RW 008 RT 003, and RW 009 RT 003. The level of population mobility in Kadia kelurahan is high (90-174) in RW 002 RT 002, RW 003 RT 001 and 002, RW 004 RT 001, 002 and 003, RW 005, RT 001, RW 006, RT 001, and RW 007. Spatially, the environmental condition of the Kadia ward is dominated by built-up land with a population of 7775 people. Based on the results of mapping settlement density, population density, population mobility, and the environment, mitigation of the potential level of Covid-19 spread in the Kadia ward is focused on high potential points (RW 002) and medium potential points (RW 007). Some of the steps to mitigate the spread of Covid-19 were putting up a mitigation poster for the implementation of the health protocol by wearing a mask, always washing hands with soap, and keeping a distance.Keywords : Mitigation, Covid-19 Pandemic, Mapping, Kelurahan Kadia</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Halu Oleo University</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/21510</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jagat.v5i2.21510</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); Vol 5, No 2 (2021): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi); 126-132</dc:source>
	<dc:source>2684-6705</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jagat.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jagat/article/view/21510/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>