Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

POTENSI EKONOMI WILAYAH PESISIR KABUPATEN WAKATOBI

JEP (Jurnal Ekonomi Pembangunan) · Vol. 6 No. 2 (2016) · pp. 32–42

DOI
10.57206/jep_uho.v6i2.996
ISSN
2503-2089, 1979-231X
Published
2016-12-31
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ekonomi di kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan di 7 kecamatan pesisir Kabupaten Wakatobi Karena luasnya wilayah penelitian, dan besarnya jumlah desa pantai maka penentuan lokasi sampel dilakukan sebnyak 3 desa pada masing-masing kecamatan. Data yang digunakan merupakan data primer yaitu data yang langsung diperoleh dari lapangan dengan menggunakan daftar wawancara terpadu (guide interview). Wawancara responden kunci yang terdiri atas: tokoh informal dan tokoh formal di masing-masing desa, serta Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Potensi ekonomi yang paling dominan di Kabupaten Wakatobi adalah sektor pertanian dalam arti luas, sektor perikanan dan kelautan terutama penangkapan ikan laut, budidaya hasil laut dan budidaya perikanan. Adapun potensi wisata Wakatobi yaitu pantai pasir putih, wisata gua, mata ait dan panorama laut. Potensi wisata ini masih sangat asli sehingga perlu terus dijaga keasliannya

Collaboration network of the authors

5 authors · 5 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hasan AedyAffiliation unknown1
Muh Festuka IslambayAffiliation unknown1
Ahmad AhmadAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JEP/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">POTENSI EKONOMI  WILAYAH  PESISIR KABUPATEN WAKATOBI</dc:title>
	<dc:creator>La Tondi, La Tondi</dc:creator>
	<dc:creator>Ahmad, Ahmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ekonomi di kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan di 7 kecamatan  pesisir Kabupaten Wakatobi Karena luasnya wilayah penelitian, dan besarnya jumlah desa pantai maka penentuan lokasi sampel dilakukan sebnyak 3 desa pada masing-masing kecamatan.  Data yang digunakan merupakan data primer  yaitu data yang langsung diperoleh dari lapangan dengan menggunakan daftar wawancara terpadu (guide interview). Wawancara responden kunci yang terdiri atas: tokoh informal dan tokoh formal di masing-masing desa, serta Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Potensi ekonomi yang paling dominan di Kabupaten Wakatobi  adalah sektor pertanian dalam arti luas, sektor perikanan dan kelautan terutama penangkapan ikan laut, budidaya hasil laut dan budidaya perikanan. Adapun potensi wisata Wakatobi yaitu  pantai pasir putih, wisata gua,  mata ait dan panorama laut. Potensi wisata ini masih sangat asli sehingga perlu terus dijaga keasliannya</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-12-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JEP/article/view/996</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.57206/jep_uho.v6i2.996</dc:identifier>
	<dc:identifier>urn:nbn:de:10.57206jep_uho.v6i2.9963</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">JEP (Jurnal Ekonomi Pembangunan); Vol 6, No 2 (2016): JEP (Jurnal Ekonomi Pembangunan); 32-42</dc:source>
	<dc:source>2503-2089</dc:source>
	<dc:source>1979-231X</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JEP/article/view/996/649</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 La Tondi La Tondi, Ahmad Ahmad</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>