Jurnal SINTA 2
PEMILIHAN NODE REBROADCAST UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PROTOKOL MULTICAST AODV (MAODV) PADA VANETS
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 14 No. 2 (2016) · pp. 198–206
- ISSN
- 2406-8535, 1412-6389
- Published
- 2016-07-01
- Publisher
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Language
- eng
Abstract
MAODV merupakan routing protokol yang dapat digunakan pada VANETs. Setiap paket RREQ yang diterima node pada protokol MAODV dikirim secara broadcast. Proses ini dapat mengakibatkan flooding pada jaringan yang dapat mengakibatkan congestion. Selain itu, hal ini juga mengakibatkan routing overhead pada setiap node. Jumlah node yang melakukan broadcast dapat dikurangi dengan menentukan node tertentu yang dapat melakukan rebroadcast paket RREQ. Algoritma PGB digunakan untuk mengurangi jumlah node yang melakukan broadcast paket RREQ. Pemilihan node yang melakukan broadcast paket RREQ didasarkan pada signal strength. Protokol MAODV yang menggunakan algoritma PGB pada proses route discovery bertujuan untuk mengurangi jumlah node yang melakukan rebroadcast. Network Simulator 2 (NS-2) digunakan untuk menyimulasikan penggunaan protokol MAODV-PGB dan Simulation of Urban Mobility (SUMO) digunakan untuk menyimulasikan mobilitas kendaraan. Hasil pengujian pada protokol MAODV-PGB kemudian dibandingkan dengan protokol MAODV. Pengujian dilakukan dengan beberapa skenario untuk menguji kinerja protokol MAODV-PGB. Hasil uji coba yang dilakukan menunjukan peningkatan kinerja protokol MAODV-PGB yang ditunjukkan dengan meningkatnya nilai PDR, menurunnya average end-to-end delay, berkurangnya routing overhead dan mening-katnya goodput ratio. Oleh karena itu penggunaan protokol MAODV pada VANETs dapat mengurangi congestion yang diakibatkan oleh broadcast paket RREQ.
Collaboration network of the authors
31 authors · 56 co-authorship links · 4 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
- University of Brawijaya
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Supeno Djanali | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 6 |
| Fajar Baskoro | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Royyana Muslim Ijtihadie | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Johan Ericka Wahyu Prakasa | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Ary Mazharuddin Shiddiqi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Wahyu Suadi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Annisaa Sri Indrawanti | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Muchammad Husni | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Wahyu Nugroho | Affiliation unknown | 1 |
| Septian Geges | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Indera Zainul Muttaqien | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Asad Arismadhani | Affiliation unknown | 1 |
| I Nyoman Trisna Wirawan | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Lidya Amalia Rahmania | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Ziki Elfirman | Universitas Muhammadiyah Banjarmasin | 1 |
| Dian Hanifudin Subhi | Affiliation unknown | 1 |
| Rachmat Rachmat | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Nurdiansyah Rezkinanda | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Dian Rahma Hayun | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Pascal Maniriho | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Maurice Ntahobari | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Faishal Halim Saputra | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Rizky Fenaldo Maulana | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Kharisma Monika Dian Pertiwi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Fuad Dary Rosyadi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Baskoro Adi Pratomo | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Fariz Andri Bakhtiar | University of Brawijaya | 1 |
| Listyanti Dewi Astuti | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.