Jurnal
KONFLIK ANTARA PENGUSAHA KARAOKE DENGAN MASYARAKAT DI DESA FONGKAINIWA KECAMATAN TONGKUNO KABUPATEN MUNA
SOCIETAL · Vol. 10 No. 2 (2023) · pp. 163–168
- Published
- 2023-10-22
- Publisher
- SOCIETAL
- Language
- eng
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor apa saja yang melatar belakangi konflik antara pengusaha karaoke dengan masyarakat di Desa Fongkainiwa Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna dan mengetahui cara penyelesaian konflik antara pengusaha karaoke dengan masyarakat di Desa Fongkainiwa Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh melalui data primer dan data sekunder. Data primer yaitu diperoleh langsung dari lapangan melalui metode observasi, atau wawancara dengan 13 informan yakni masyarakat yang terlibat dalam konflik karaoke. Data sekunder berupa data yang diperoleh dari masyarakat setempat, dokumen dan laporan yang terkait dengan konflik antara pengusaha karaoke. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif. Analisis berlangsung melalui empat tahap yaitu tahap pengumpulan data, tahap reduksi data, tahap penyajian data dan tahap pemerisaan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat beberapa faktor- Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif. Analisis berlangsung melalui empat tahap yaitu tahap pengumpulan data, tahap reduksi data, tahap penyajian data dan tahap pemerisaan kesimpulanfaktor yang menyebabkan terjadinya konflik antara pengusaha karaoke dengan masyarakat yaitu 1) Mengalami konflik antar perbedaan pendapat antara individu dengan kelompok mengenai adanya konflik antara pengusaha karaoke dengan masyarakat. Disini ada individu dengan kelompok yang tidak setuju dengan adanya pengusaha karaoke tersebut karena masyarakat merasa terganggu dengan musik karaoke tidak bisa terkontrol. Sehingga dari perbedaan tersebut akan menimbulkan perselisihan atau konflik yang berkepanjangan ataupun sementara dikalangan masyarakat 2) Secara teoritis perubahan sosial timbul karena beberapa faktor penyebab perubahan sosial yakni bertambah atau berkurangnya penduduk, penemuan-penemuan baru, pertentangan (conflict) masyarakat, terjadinya pemberontakan atau revolusi. Kemudian proses penyelesaian konflik yaitu 1) Mediasi (Mediation). Masyarakat menganggap pemimpin sebagai tumpuan dan harapan dalam setiap penyelesaian masalah konflik yang terjadi didalam penyelesaian konflik yang terjadi maka menggunakan mediasi atau penghubung mediasi yang yang bertikai juga sebagai pelapor yang menyumbangkan pemikiran-pemikiran dan saran bagi tercapainya suatu masalah 2) Konsiliasi (Conciliation), merupakan usaha mempertemukan keinginan yang berselisih untuk mencapai persetujuan dan penyelesaian. Dalam penyelesaian perselisihan, konsiliator memiliki hak dan kewenangan untuk menyampaikan pendapat secara terbuka dan tidak memihak kepada yang bersangketa 3) Arbitrase (Artibation), Istilah arbitrasi berasal dari kata “Arbitrase” (Bahasa Latin yang berarti “Kekuasaan untuk menyelesaikan sesuatu perkara menurut kebijaksanaan”. Arbitrase usaha perantara dalam meleraikan sengketa.
Collaboration network of the authors
40 authors · 208 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Poltekkes Kemenkes Kendari
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Jamaluddin Hos | Universitas Halu Oleo | 9 |
| Sulsalman Moita | Universitas Halu Oleo | 9 |
| Darmin Tuwu | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Ratna Supiyah | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Juhaepa Juhaepa | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Bakri Yusuf | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Bahtiar Bahtiar | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Muhammad Rusli | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Sarmadan Sarmadan | Affiliation unknown | 4 |
| Megawati Asrul Tawulo | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Sarpin Sarpin | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Sarmadan Sarmadan | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Peribadi Peribadi | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Masrul Masrul | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Muhammad Ali Badaruddin | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Suharty Roslan | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Ambo Upe | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Syaifudin S. Kasim | Affiliation unknown | 2 |
| Damsid Damsid | Affiliation unknown | 2 |
| Jopang Jopang | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Nila Andriani | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Efendi Efendi | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Harnina Ridwan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Tarifu | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Faturachman Alputra Sudirman | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Rajab | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Rosnah Rosnah | Poltekkes Kemenkes Kendari | 1 |
| Rofiqoh Rofiqoh | Poltekkes Kemenkes Kendari | 1 |
| Purnomo Leksono | Poltekkes Kemenkes Kendari | 1 |
| Imanuddin Imanuddin | Poltekkes Kemenkes Kendari | 1 |
| Teguh Faturrahman | Poltekkes Kemenkes Kendari | 1 |
| Henni Amaliah | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Santriani Santriani | Affiliation unknown | 1 |
| Muhamad Nur Ikhsan | Affiliation unknown | 1 |
| Syaifuddin S. Kasim | Affiliation unknown | 1 |
| Irma Irma | Affiliation unknown | 1 |
| Pirda Wahyuningsi | Universitas Halu Oleo | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.