Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

EKSISTENSI TRADISI KAFEENA DALAM PERNIKAHAN SUKU MUNA DI KELURAHAN WASOLANGKA KECAMATAN PARIGI

SOCIETAL · Vol. 7 No. 2 (2020) · pp. 122–128

Published
2020-10-28
Publisher
SOCIETAL
Language
eng

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui eksistensi, makna, dan fungsi tradisi Kafeena dalam pernikahan suku Muna. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Kafeena dalam pernikahan suku Muna terbagi menjadi 2 yakni: 1. Tradisi Kafeena dalam pernikahan suku Muna adalah kebiasaan khas pada masyarakat Muna yang berupa seperangkat pakaian putri dari ujung kaki sampai ujung rambut, sebagai tanda syukur calon pengantin laki-laki apabila lamaranya telah diterima. Nilai sosial tradisi Kafeena dalam pernikahan suku Muna masih tetap ada sampai sekarang karena mengandung unsur tradisi dimana Kafeena merupakan warisan budaya dari nenek moyang hingga masyarakat; 2. Makna Kafeena dalam pernikahan suku Muna, yaitu sebagai bentuk pertanyaan yang ditujukan kepada pihak perempuan atau biasa disebut khabentano pongke atau pelubang telinga. Dengan itu untuk mengetahui apabila benda-benda pada proses pinangan (Kafeena) diterima dengan baik oleh pihak perempuan, maka tahap pelakasanaan pernikahan dapat dilakukan dan apabila Kafeena tersebut belum atau tidak diterima oleh pihak perempuan, maka tahap pelakasanaan pernikahan tidak dapat dilakukan; 3. Fungsi Kafeena dalam pernikahan suku Muna yaitu: fungsi sosial, sebagai solidaritas dan sebagai adat.

Collaboration network of the authors

40 authors · 235 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo5
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo5
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo5
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo5
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo5
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Dewi AnggrainiAffiliation unknown4
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo4
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo4
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo4
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo4
Muhammad Fajar PurnamaAffiliation unknown3
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo3
Amin TundaUniversitas Halu Oleo3
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo3
Damsid DamsidAffiliation unknown3
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo3
Syaifuddin S. KasimAffiliation unknown2
Eka SuaibUniversitas Halu Oleo2
Wa Ode SifatuUniversitas Halu Oleo2
La Ode DirmanAffiliation unknown2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Nur AyniAffiliation unknown2
Irpan EfendiAffiliation unknown2
La Ode Monto BautoUniversitas Halu Oleo2
Jamal BakeAffiliation unknown2
lutfiana Nur AzizahAffiliation unknown2
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo2
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo2
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo2
Hj Ratna SupiahAffiliation unknown2
Adrian TawaiUniversitas Halu Oleo1
Megawati Asrul TawuloAffiliation unknown1
Aris RahmatAffiliation unknown1
Sulkifli Ananda DewantaraUniversitas Halu Oleo1
Ghery Safitra FahrunAffiliation unknown1
Nada KusumaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/societal/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EKSISTENSI TRADISI KAFEENA DALAM PERNIKAHAN SUKU MUNA DI KELURAHAN WASOLANGKA KECAMATAN PARIGI</dc:title>
	<dc:creator>Hijra, Hijra</dc:creator>
	<dc:creator>Bahtiar, Bahtiar</dc:creator>
	<dc:creator>Sarmadan, Sarmadan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian bertujuan untuk mengetahui eksistensi, makna, dan fungsi tradisi Kafeena dalam pernikahan suku Muna. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Kafeena dalam pernikahan suku Muna terbagi menjadi 2 yakni: 1. Tradisi Kafeena dalam pernikahan suku Muna adalah kebiasaan khas pada masyarakat Muna yang berupa seperangkat pakaian putri dari ujung kaki sampai ujung rambut, sebagai tanda syukur calon pengantin laki-laki apabila lamaranya telah diterima. Nilai sosial tradisi Kafeena dalam pernikahan suku Muna masih tetap ada sampai sekarang karena mengandung unsur tradisi dimana Kafeena merupakan warisan budaya dari nenek moyang hingga masyarakat; 2. Makna Kafeena dalam pernikahan suku Muna, yaitu sebagai bentuk pertanyaan yang ditujukan kepada pihak perempuan atau biasa disebut khabentano pongke atau pelubang telinga. Dengan itu untuk mengetahui apabila benda-benda pada proses pinangan (Kafeena) diterima dengan baik oleh pihak perempuan, maka tahap pelakasanaan pernikahan dapat dilakukan dan apabila Kafeena tersebut belum atau tidak diterima oleh pihak perempuan, maka tahap pelakasanaan pernikahan tidak dapat dilakukan; 3. Fungsi Kafeena dalam pernikahan suku Muna yaitu: fungsi sosial, sebagai solidaritas dan sebagai adat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">SOCIETAL</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/societal/article/view/15285</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">SOCIETAL; Vol 7, No 2 (2020): Edisi Oktober; 122-128</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/societal/article/view/15285/10360</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 SOCIETAL</dc:rights>
</oai_dc:dc>