Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

UANG PANAI DALAM PERKAWINAN SUKU BUGIS (Studi Di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana)

SOCIETAL · Vol. 8 No. 1 (2021) · pp. 63–69

Published
2021-04-10
Publisher
SOCIETAL
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana dan untuk mengetahui dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara langsung, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai dan dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai yaitu: status ekonomi, jenjang pendidikan, kehormatan, dan kondisi fisik calon istri. Faktor-faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap penentuan uang panai karena semakin tinggi perekonomian, pendidikan, dan semakin sempurna fisik seorang perempuan maka semakin tinggi pula uang panai yang akan dipatok oleh pihak perempuan dan merupakan kehormatan tersendiri oleh kedua belah pihak apabila perkawinan dapat terlaksana. Dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis memiliki dua dampak yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif yaitu timbulnya semangat kerja laki-laki yang ingin melaksanakan perkawinan. Sedangkan dampak negatif yaitu pernikahan dibatalkan, menjual harta benda dan bahkan terjadi kawin lari.

Collaboration network of the authors

40 authors · 130 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo6
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo5
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo4
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo4
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo3
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo3
Muhammad RusliUniversitas Halu Oleo3
Muhammad Fajar PurnamaAffiliation unknown3
Rety Reka MerlinsAffiliation unknown3
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo3
Eka SuaibUniversitas Halu Oleo2
Wa Ode SifatuUniversitas Halu Oleo2
La Ode DirmanAffiliation unknown2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
La Ode Monto BautoUniversitas Halu Oleo2
Nur AyniAffiliation unknown2
Irpan EfendiAffiliation unknown2
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo2
Jamal BakeAffiliation unknown2
M Najib HusainAffiliation unknown2
Sumarlin SumarlinUniversitas Halu Oleo2
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo2
Dewi AnggrainiAffiliation unknown1
Rahman TandiAffiliation unknown1
Ratnawati RatnawatiAffiliation unknown1
Amin TundaUniversitas Halu Oleo1
lutfiana Nur AzizahAffiliation unknown1
Nadiah ImasturahmaAffiliation unknown1
Arniyanti ArniyantiUniversitas Halu Oleo1
Nurhasia LaubaUniversitas Halu Oleo1
La SadilaUniversitas Halu Oleo1
Hanani Firdhotul JannahUniversitas Halu Oleo1
Fahrudin FahrudinAffiliation unknown1
Bahari BahariUniversitas Sulawesi Tenggara1
Hadi MekuoAffiliation unknown1
Megawati MegawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/societal/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">UANG PANAI DALAM PERKAWINAN SUKU BUGIS  (Studi Di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana)</dc:title>
	<dc:creator>Nirmawati, Nirmawati</dc:creator>
	<dc:creator>Bahtiar, Bahtiar</dc:creator>
	<dc:creator>Anggraini, Dewi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana dan untuk mengetahui dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara langsung, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai dan dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai yaitu: status ekonomi, jenjang pendidikan, kehormatan, dan kondisi fisik calon istri. Faktor-faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap penentuan uang panai karena semakin tinggi perekonomian, pendidikan, dan semakin sempurna fisik seorang perempuan maka semakin tinggi pula uang panai yang akan dipatok oleh pihak perempuan dan merupakan kehormatan tersendiri oleh kedua belah pihak apabila perkawinan dapat terlaksana. Dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis memiliki dua dampak yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif yaitu timbulnya semangat kerja laki-laki yang ingin melaksanakan perkawinan. Sedangkan dampak negatif yaitu pernikahan dibatalkan, menjual harta benda dan bahkan terjadi kawin lari.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">SOCIETAL</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-04-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/societal/article/view/20082</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">SOCIETAL; Vol 8, No 1 (2021): Edisi April; 63-69</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/societal/article/view/20082/12663</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 SOCIETAL</dc:rights>
</oai_dc:dc>