Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

STRATEGI PETANI JAGUNG DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN EKONOMI KELUARGA (Studi di Desa Walengkabola Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna)

SOCIETAL · Vol. 7 No. 2 (2020) · pp. 129–133

Published
2020-10-28
Publisher
SOCIETAL
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi petani jagung dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga di Desa Walengkabola Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna. Teknik analisa yang akan di gunakan dalam penelitia ini adalah teknik domain dan taksonomi. Teknik domain merupakan salah satu teknik dalam penelitian kaulitatif, dimana teknik penulisannya memaparkan secara umum dengan rincian namun tanpa ada penjelasan lebih lanjut. Sedangkan taksonomi merupakan teknik penulisannya bersifat terperinci dengan penjelasan yang akurat dan mampu menjelaskan elemen yang ada. Hasil penelitian ini adalah strategi petani jagung dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga terdapat tiga poin strategi yaitu: 1. Strategi aktif merupakan strategi bertahan hidup yang dilakukan dengan cara memanfaatkan segala potensi yang dimiliki. 2. Strategi pasif adalah strategi bertahan hidup dengan cara mengurangi pengeluaran keluarga, misalnya biaya untuk primer, sekunder, dan tersier. 3. Strategi jaringan merupakan strategi bertahan hidup yang di-lakukan dengan cara menjalin relasi, baik formal maupun dengan lingkungan sosialnya dan lingkungan kelembagaan (misalnya meminjam uang kepada tetangga, mengutang di warung atau toko, memanfaatkan program kemiskinan, meminjam uang ke rentenir atau bank dan sebagainya). Kehidupan ekonomi keluarga petani jagung dapat dikatakan cukup baik atau menengah kebawah, akan tetapi dengan kehidupan ekonomi tersebut keluarga petani jagung harus mempunyai strategi. Berdasarkan indikator ekonomi, keluarga petani jagung memiliki tingkat pendidikan rendah (SD-SMP) dan sedang (SMA). Memiliki tingkat pendapatan rendah dan sedang yaitu sekitar Rp 1.000.000 - Rp 1.250.000 yang telah ditambah dari penghasilan sumber lainnya seperti anggota keluarga lain ikut bekerja.

Collaboration network of the authors

40 authors · 222 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo12
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo9
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo6
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo5
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo5
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo4
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo4
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown4
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo4
Megawati A. TawuloAffiliation unknown4
Dewi AnggrainiAffiliation unknown4
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo3
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo3
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo3
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo3
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo3
Sarmadan SarmadanUniversitas Halu Oleo3
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo3
Muhammad Ali BadaruddinUniversitas Halu Oleo2
Herlin RosdianaAffiliation unknown2
Amin TundaUniversitas Halu Oleo2
Damsid DamsidAffiliation unknown2
Samsul SamsulUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Rizal ArsyadUniversitas Halu Oleo1
La Ode MontasirAffiliation unknown1
Harnianti HarniantiAffiliation unknown1
Yoenita JayadisastraUniversitas Halu Oleo1
Harita HaritaAffiliation unknown1
Akfan AkfanUniversitas Halu Oleo1
Dian HardiantiAffiliation unknown1
Hasmi HasmiUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo1
Asrul JayaUniversitas Halu Oleo1
La IbaAffiliation unknown1
Marsia Sumule GenggongAffiliation unknown1
La Ode HermanAffiliation unknown1
La Ode Muhammad UmranAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/societal/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STRATEGI PETANI JAGUNG DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN EKONOMI KELUARGA (Studi di Desa Walengkabola Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna)</dc:title>
	<dc:creator>Munarti, Munarti</dc:creator>
	<dc:creator>Hos, Jamaluddin</dc:creator>
	<dc:creator>Juhaepa, Juhaepa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi petani jagung dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga di Desa Walengkabola Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna. Teknik analisa yang akan di gunakan dalam penelitia ini adalah teknik domain dan taksonomi. Teknik domain merupakan salah satu teknik dalam penelitian kaulitatif, dimana teknik penulisannya  memaparkan  secara umum dengan rincian namun tanpa ada penjelasan lebih lanjut. Sedangkan taksonomi merupakan teknik penulisannya bersifat terperinci dengan penjelasan yang akurat dan mampu menjelaskan elemen yang ada. Hasil penelitian ini adalah strategi petani jagung dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga terdapat tiga poin strategi yaitu:  1. Strategi aktif merupakan strategi bertahan hidup yang dilakukan dengan cara memanfaatkan segala potensi yang dimiliki. 2. Strategi pasif adalah strategi bertahan hidup dengan cara mengurangi pengeluaran keluarga, misalnya biaya untuk primer, sekunder, dan tersier. 3. Strategi jaringan merupakan strategi bertahan hidup yang di-lakukan dengan cara menjalin relasi, baik formal maupun dengan lingkungan sosialnya dan lingkungan kelembagaan (misalnya meminjam uang kepada tetangga, mengutang di warung atau toko, memanfaatkan program kemiskinan, meminjam uang ke rentenir atau bank dan sebagainya). Kehidupan ekonomi keluarga petani jagung dapat dikatakan cukup baik atau menengah kebawah, akan tetapi dengan kehidupan ekonomi tersebut keluarga petani jagung harus mempunyai strategi. Berdasarkan indikator  ekonomi, keluarga petani jagung memiliki tingkat pendidikan rendah (SD-SMP) dan sedang (SMA). Memiliki tingkat pendapatan rendah dan sedang yaitu sekitar Rp 1.000.000 - Rp 1.250.000 yang telah ditambah dari penghasilan sumber lainnya seperti anggota keluarga lain ikut bekerja.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">SOCIETAL</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/societal/article/view/15288</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">SOCIETAL; Vol 7, No 2 (2020): Edisi Oktober; 129-133</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/societal/article/view/15288/10363</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/societal/article/view/15288/10364</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 SOCIETAL</dc:rights>
</oai_dc:dc>