Jurnal SINTA 2
KLASIFIKASI DATA EEG UNTUK MENDETEKSI KEADAAN TIDUR DAN BANGUN MENGGUNAKAN AUTOREGRESSIVE MODEL DAN SUPPORT VECTOR MACHINE
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 15 No. 1 (2017) · pp. 35–42
- ISSN
- 2406-8535, 1412-6389
- Published
- 2017-01-01
- Publisher
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Language
- eng
Abstract
Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia. Salah satu gangguan tidur yang cukup berbahaya adalah narkolepsi, yaitu gangguan tidur kronis yang ditandai dengan rasa kantuk yang luar biasa di siang hari dan serangan tidur yang terjadi secara tiba-tiba. Salah satu metode dokter untuk mendiagnosis penyakit narkolepsi adalah dengan melihat aktivitas gelombang otak (melalui sinyal EEG) pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat lunak yang dapat mengklasifikasikan keadaan tidur dan bangun melalui sinyal EEG secara otomatis. Dataset EEG yang digunakan tersedia di Physionet. Pertama-tama data EEG yang menjadi masukan dilakukan normalisasi dan filtering. Proses filtering dilakukan untuk membagi data menjadi 3 subband yaitu theta, alpha, dan beta. Setelah itu pada masing-masing subband dilakukan tahap ekstraksi fitur menggunakan Autoregressive Model. Hasil estimasi koefisien AR model digunakan sebagai fitur. Metode yang digunakan untuk mengestimasi koefisien AR model yaitu metode Yule-Walker dan metode Burg. Dataset dibagi menjadi data latih dan data uji menggunakan 10-fold cross validation. Data training digunakan untuk membuat SVM Model. SVM Model digunakan untuk mengklasifikasikan data testing sehingga menghasilkan keluaran label 1 untuk tidur dan label 0 untuk bangun. Untuk menentukan kelas final dilakukan majority vote dari hasil klasifikasi masing-masing subband. Performa sistem diperoleh dengan menghitung akurasi, presisi, dan sensitivitas pada setiap skenario uji coba. Skenario uji coba yang dilakukan antara lain dengan memvariasikan order AR, fungsi kernel, dan parameter C pada SVM. Dari hasil uji coba yang dilakukan, metode Yule-Walker menghasilkan rata-rata akurasi 80.60%, presisi 78.19%, dan sensitivitas 77.56%. Metode Burg menghasilkan akurasi 94.01%, presisi 95.70%, dan sensitivitas 93.39%. Hasil tersebut menunjukkan metode Burg memiliki performa lebih baik dibandingan dengan metode Yule-Walker.
Collaboration network of the authors
40 authors · 69 co-authorship links · 15 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- University of Brawijaya
- Universitas Airlangga
- Hasanuddin University
- University of Indonesia
- Universitas Muhammadiyah Malang
- UIN Sunan Ampel Surabaya
- Other organisations
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Nanik Suciati | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 11 |
| Diana Purwitasari | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 8 |
| Siti Rochimah | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 4 |
| Hendra Mesra | Hasanuddin University | 4 |
| Anny Yuniarti | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 3 |
| Hari Ginardi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Ahmad Saikhu | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Hilya Tsaniya | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Riyanarto Sarno | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Eha Renwi Astuti | Universitas Airlangga | 2 |
| Ramadhan Hardani Putra | Universitas Airlangga | 2 |
| Ahmad Hayam Brilian | Affiliation unknown | 2 |
| Aditya Bagusmulya | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Bilqis Amaliah | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| M. Rahmat Widyanto | University of Indonesia | 1 |
| Jayanti Yusmah Sari | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Mutmainnah Muchtar | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Evan Tanuwijaya | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Yuita Arum Sari | University of Brawijaya | 1 |
| Ratih Kartika Dewi | University of Brawijaya | 1 |
| Yudhi Purwananto | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Junaidi Junaidi | Affiliation unknown | 1 |
| Faida Royani | Affiliation unknown | 1 |
| Dewi Rosida | Affiliation unknown | 1 |
| Ricky Eka Putra | Affiliation unknown | 1 |
| Evy Kamilah Ratnasari | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Michael Ndung'u | Affiliation unknown | 1 |
| Gigih Prasetyo Cahyono | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Hayatin | Universitas Muhammadiyah Malang | 1 |
| Mustika Mentari | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Ahmad Hifdhul Abror | UIN Sunan Ampel Surabaya | 1 |
| Gama Wisnu Fajarianto | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Rizal Setya Perdana | University of Brawijaya | 1 |
| Fahrur Rozi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Stendy Budi Hartono Sakur | Politeknik Negeri Nusa Utara | 1 |
| Mirza Galih Kurniawan | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Christian Sri Kusuma Aditya | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.