Jurnal SINTA 2
PEMODELAN GRANULARITAS TEMPORAL UNTUK MENCARI RELASI ANTAR OBJEK WARISAN BUDAYA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN ONTOLOGI
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 15 No. 1 (2017) · pp. 72–83
- ISSN
- 2406-8535, 1412-6389
- Published
- 2017-01-01
- Publisher
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Language
- eng
Abstract
Waktu adalah sebuah konsep penting dalam pencatatan objek-objek warisan budaya dan peristiwa sejarah. Contoh konsep waktu yang sering digunakan dalam pencatatan objek-objek warisan budaya dan sejarah adalah waktu interval (time-interval) dan waktu titik (time-point). Informasi waktu disajikan dalam granularitas waktu primitif yang berbeda seperti tanggal, bulan, tahun dan abad atau bisa juga disajikan dengan hanya menyebutkan keterangan waktu tertentu seperti zaman, era, masa serta keterangan waktu lainnya yang tidak diketahui secara pasti kapan terjadinya. Salah satu cara untuk mencari kedekatan waktu dengan satuan yang beragam adalah dengan memanfaatkan ontologi. Dalam penelitian ini dibuat sebuah skema ontologi untuk pencarian relasi waktu antar entitas warisan budaya. Skema ini merupakan gabungan dari ontologi yang sudah ada yakni OWL-Time dan CIDOC-CRM. Penggabungan ontologi ter-sebut dilakukan menggunakan bahasa Ontology Web Language (OWL) dan dengan bantuan aplikasi Protégé. Berdasar-kan uji coba yang dilakukan, skema ontologi ini dapat menghasilkan fakta-fakta baru mengenai kesamaan dan kedekatan waktu dari objek-objek yang diinputkan. Sehingga relasi temporal antar objek dapat diketahui dengan tepat. Pendokumentasian relasi temporal warisan budaya dapat dijadikan salah satu sumber pembelajaran maupun penelitian terkait dengan warisan budaya. Untuk memudahkan pengujian skema ontologi beserta rule penalarannya, hasil dari pen-carian relasi temporal ini ditampilkan dalam aplikasi berbasis web.
Collaboration network of the authors
30 authors · 50 co-authorship links · 8 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- University of Brawijaya
- Universitas Dian Nuswantoro
- Politeknik Negeri Malang
- Universiti Malaysia Terengganu
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Tohari Ahmad | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Solichul Huda | Universitas Dian Nuswantoro | 1 |
| Reza Fauzan | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Daniel Siahaan | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Nanang Yudi Setiawan | University of Brawijaya | 1 |
| Aulia Bahar | Affiliation unknown | 1 |
| Faisal Rahutomo | Politeknik Negeri Malang | 1 |
| Ahmad Hoirul Basori | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyu Budi Surastyo | Affiliation unknown | 1 |
| Ahmad Saikhu | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Nur Laila | Affiliation unknown | 1 |
| Bilqis Amaliah | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Margo Pudjiantara | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Rully Soelaiman | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Esther Hanaja | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Nanik Suciati | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Myke Noor Ariani | Affiliation unknown | 1 |
| Bayu Priyambadha | University of Brawijaya | 1 |
| Rizky Januar Akbar | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Adistya Azhar | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Andika Andra | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Abdul Munif | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Khairunnisa’ Rahma Mardiyani | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Kelly Rossa Sungkono | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| I Gusti Agung Chintya Prema Dewi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 1 |
| Muhammad Suzuri Hitam | Universiti Malaysia Terengganu | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.