Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

FITUR BERBASIS FRAKTAL DARI KOEFISIEN WAVELET UNTUK KLASIFIKASI CITRA DAUN

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi · Vol. 15 No. 2 (2017) · pp. 238–247

DOI
10.12962/j24068535.v15i2.a672
ISSN
2406-8535, 1412-6389
Published
2017-07-01
Publisher
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Language
eng

Abstract

Semakin banyak dan beragamnya jenis tanaman di dunia mengakibatkan semakin sulit untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi tanaman secara manual. Daun merupakan bagian dari tanaman yang sering dipakai untuk identifikasi dan klasifikasi tanaman. Metode klasifikasi daun secara automatis telah banyak dikembangkan oleh para peneliti. Pada penelitian sebelumnya sistem klasifikasi daun otomatis dibangun menggunakan fitur berbasis fraktal yaitu dimensi fraktal dan lacunarity. Sistem klasifikasi daun otomatis berbasis dimensi fraktal dan lacunarity dapat mengklasifikasi daun dengan akurasi tinggi namun memerlukan banyak langkah preprocessing sehingga mengakibatkan komputasi sistem meningkat. Pada penelitian ini diusulkan penggunaan metode praproses dan ekstraksi wavelet pada ekstraksi fitur citra daun. Ekstraksi fitur menggunakan teknik perhitungan statistika sederhana pada koefisien wavelet sehingga komputasi menjadi lebih ringan. Hasil ekstraksi fitur citra daun akan menjadi data masukan untuk sistem klasifikasi Support Vector Machine (SVM). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa metode ekstraksi fitur statistik pada dekomposisi wavelet lebih unggul dibandingkan dengan metode ekstraksi fitur berbasis fraktal (dimensi fraktal dan lacunarity) dari penelitian sebelumnya dengan akurasi 96.66% dan waktu komputasi 329.33 detik.

Collaboration network of the authors

40 authors · 87 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Islamic University of Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Chastine FatichahInstitut Teknologi Sepuluh Nopember9
Agus Zainal ArifinInstitut Teknologi Sepuluh Nopember5
Anny YuniartiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember3
Yuna SugianelaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Rarasmaya IndraswariInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Imam KuswardayanInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Handayani TjandrasaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Isye ArieshantiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Syavira Tiara ZulkarnainInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Diana PurwitasariInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Arya Yudhi WijayaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Wijayanti Nurul KhotimahInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Jayanti Yusmah SariInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Mutmainnah MuchtarInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Biandina MeidyaniInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Lailly S. QolbyInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Ahmad Miftah FajrinInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Khairiyyah Nur AisyahInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Syadza AnggrainiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Novi Nur PutriwijayaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Bernardinus ArisandiAffiliation unknown1
Lim Yohanes StefanusAffiliation unknown1
Faida RoyaniAffiliation unknown1
Tri Anggraeny FettyAffiliation unknown1
Lalu Muhammad DzakiAffiliation unknown1
Dewi RosidaAffiliation unknown1
Rosdiana RahmawatiAffiliation unknown1
Rizky Yuniar HakkunAffiliation unknown1
Darlis Heru MurtiInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Daru Jani NanjayaAffiliation unknown1
Dody Rachmat WicaksonoAffiliation unknown1
Nunut Priyo JatmikoAffiliation unknown1
Kavin AndiAffiliation unknown1
Sarwosri SarwosriInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Myke Noor ArianiAffiliation unknown1
Ricky Eka PutraAffiliation unknown1
Arrie KurniawardhaniIslamic University of Indonesia1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/oai, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">FITUR BERBASIS FRAKTAL DARI KOEFISIEN WAVELET UNTUK KLASIFIKASI CITRA DAUN</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Rakhmadi, Ardhon</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Suciati, Nanik</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Navastara, Dini Adni</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Semakin banyak dan beragamnya jenis tanaman di dunia mengakibatkan semakin sulit untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi tanaman secara manual.  Daun merupakan bagian dari tanaman yang sering dipakai untuk identifikasi dan klasifikasi tanaman. Metode klasifikasi daun secara automatis telah banyak dikembangkan oleh para peneliti. Pada penelitian sebelumnya sistem klasifikasi daun otomatis dibangun menggunakan fitur berbasis fraktal yaitu dimensi fraktal dan lacunarity. Sistem klasifikasi daun otomatis berbasis dimensi fraktal dan lacunarity dapat mengklasifikasi daun dengan akurasi tinggi namun memerlukan banyak langkah preprocessing sehingga mengakibatkan komputasi sistem meningkat. Pada penelitian ini diusulkan penggunaan metode praproses dan ekstraksi wavelet pada ekstraksi fitur citra daun. Ekstraksi fitur menggunakan teknik perhitungan statistika sederhana pada koefisien wavelet sehingga komputasi menjadi lebih ringan. Hasil ekstraksi fitur citra daun akan menjadi data masukan untuk sistem klasifikasi Support Vector Machine (SVM). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa metode ekstraksi fitur statistik pada dekomposisi wavelet lebih unggul dibandingkan dengan metode ekstraksi fitur berbasis fraktal (dimensi fraktal dan lacunarity) dari penelitian sebelumnya dengan akurasi 96.66% dan waktu komputasi 329.33 detik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Institut Teknologi Sepuluh Nopember</dc:publisher>
	<dc:date>2017-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/672</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.12962/j24068535.v15i2.a672</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi; Vol 15, No. 2, Juli 2017; 238-247</dc:source>
	<dc:source>2406-8535</dc:source>
	<dc:source>1412-6389</dc:source>
	<dc:source>10.12962/j24068535.v15i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://juti.if.its.ac.id/index.php/juti/article/view/672/352</dc:relation>
</oai_dc:dc>